ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 182.


" Kau,,,,,."


Ayris mau pun vely terkejut ketika mereka saling pandang .


Yah, ia vely istri pertama faizal suami nya yang pertama.


" Apa ada masalah ? " Ucap ayris tersenyum meskipun ia pernah menjadi duri dalam hidup nya maupun rumah tangga nya .


" Apa kabar nona ,,,, oh nyonya faizal ?" Ucap Ayris mengulurkan tangan nya ketika melihat nya terdiam membisu .


" Ternyata ia sedang hamil . Huuhhh,,,,,."


" Mungkin kah itu anak nya ?." Vely yang tengah melamun tersadar dengan uluran tangan karena tertegun melihat secara tak sengaja bertemu dengan mantan istri dari mantan suani nya tersebut .


Perkataan ayris yang seakan menjadi sindiran keras untuk vely membuat nya terlihat tampak kesal .


" Kau tidak perlu basa basi mengatakan jika kau telah mengandung anak nya ." Ucap vely dengan ketus nya .


" Hahahaha,,, yah kau benar . Aku telah mengandung buah cinta dengan suami ku ." Ucap ayris membalas perkataan vely .


" Dasar brengsek !! Ternyata kau telah bersama nya , pantas saja kau bersikukuh meminta cerai ." Gumam vely dalam hati nya .


Ada sedikit tersimpan rasa sakit di hati vely melihat ayris yang tengah mengandung .


" Apa kau baik baik saja ?" Ayris yang melihat vely tampak sedang melamun menanyakan hal baik pada nya .


" Ya, aku baik baik saja meskipun tak lagi bersama nya." Ayris tertegun mendengar pernyataan vely yang seperti itu .


" Baiklah ,aku permisi !." Ucap ayris meninggalkan vely di tempat itu .


" Sampai kan salam ku untuk nya , aku akan segera mengirim surat cerai nya pada nya ." Sebuah suara lantang dari vely membuat ayris berbalik menoleh ke arah nya dan melambaikan tangan nya.


Meskipun ayris tak mengerti ucapan vely namun ayris hanya tersenyum . Senyuman ayris membuat hati vely seperti tersayat pisau .


Ayris berjalan berlalu meninggalkan nya sendiri , sementara ayris di ikuti dengan selly dan anton di belakang nya yang membawa barang belanjaan ayris .


" Nyonya mengenal nya ?" Bisik selly pada ayris .


Ayris tersenyum mendengar bisikan selly .


" Istri pertama suami ku dulu ." Ayris yang tak berkata dengan jelas membuat selly salah paham .


" Maksud nyonya tuan muda punya istri selain nyonya ? Itu tidak mungkin nyonya." Suara lantang sely membuat ayris terkejut mendengar nya .


" Tuan muda tidak mungkin melakukan itu , saya mengenal tuan muda dari umur sepuluh tahun ." Selly yang tersulut emosi membuat ayris menepuk dahi nya sendiri .


Sementara anton yang mencoba menenangkan nya tidak mendapat respon dari nya .


" Selly ,,, Selly ,,, ." Panggilan anton tidak mendapat respon dari selly .


" Selly ,,, diam selly ."


" Hei ,,, aku sedang membela tuan kita , kenapa kau menyuruhku diam .'' Sely tidak mau mengalah meskipun anton memanggil nya berulang kali .


" Selly,,,, ."


" Maaf nyonya muda , jangan menuduh sembarangan tuan muda kami hanya menikah dengan nyonya , tidak ada yang lain." Sely tidak mau mengalah tetap berbicara sepanjang jalan kenangan .


Ayris dan anton yang melihat dan mendengar selly berbicara membuat mereka mendengus kesal .


" Hei,,, gadis bodoh !! kau tidak tahu jika pacar mu itu yang menculikku dari suami pertama ku ." Ucapan ayris membuat selly diam seketika . Ia tampak terkejut melihat nyonya nya berbicara seperti itu.


" Apa maksud nyonya ? pacar ku ? Suami pertama nyonya ?" Selly yang memang tidak mengetahui tentang awal mula nyonya nya menjadi istri tuan nya menjadi bingung.


Ia menggaruk garuk kepala nya meskipun tidak gatal .


" Tanya kan pada nya ? " Jawab ayris menunjuk pada anton . Anton hanya tersenyum nyengir menggaruk kepala nya .


Ayris yang terlihat kesal kemudian berjalan menyusuri setiap toko hingga ia berhenti di depan toko kemeja pria .


Sementara anton dan selly saling pandang menatap tajam antara kedua nya .


" hei ,,, memang nya apa yang terjadi ? Kenapa aku tidak tahu ? Dan kau,,,,,pasti bilang pada nyonya tentang hubungan kita ?" Selly menunjuk nya dengan jari telunjuk nya dan menatap tajam pada anton .


" Kau itu kuper sekali , maka nya jangan berlatih bela diri terus hingga tak tahu tentang tuan yang membesarkan mu ." Ucap anton yang terlihat kesal .


" Tentu saja tuan yang memberitahu nyonya , bahkan tuan menyuruh ku menikahi mu secepat nya ." Anton tampak lebih kesal dengan selly karena tidak mengakui nya .


" Apaaaaaaaa,,,, ! Dan kau setuju ?." Selly terkejut mendengar pernyataan anton .


" Tentu saja ." Jawab anton mengedipkan sebelah mata nya .


" Apaaaaaaa,,,,! " Jawaban anton membuat nya terkejut sekaligus senang .


Ia menyembunyikan senyum nya dari pandangan anton agar laki laki tersebut tidak besar kepala.


" Hei,,, kalian bicara apa ? ayo cepat !!'' Nyonya mereka yang melihat perdebatan anton dan selly geram pada mereka .


" Auwww,,,,."


" Nyonya ,,,,."


Suara anton dan selly secara bersamaan jetika melihat ayris yang membalikkan badan nya tanpa sengaja menabrak orang yang berada di depan nya.


" Sayang ,,,,, " Ayris yang masih membenahi diri nya karena tas nya hampir saja terjatuh tidak melihat orang tersebut . Namun panggilan sayang yang di lontarkan orang tersebut membuat nya menolehkan pandangan nya pada orang tersebut .


Dug,,,dug,,,


Detak jantung ayris berdegup kencang melohat orang tersebut .Ia tidak pernah menyangka kalau akan bertemu dengan nya di tempat ini .


" Kau,,,,." Ayris terkejut melihat orang yang memanggil nya dengan sebutan sayang ternyata adalah faizal mantan suami nya .


" Sayang ,,, kau baik baik saja ." Faizal yang hendak memegang tangan ayris namun ditepis nya.


" Apa kau tidak salah memanggilku sayang ?" Ayris berbicara dengan nada sinis nya .


" Sayang , kau adalah istri ku . Apa salah nya aku memanggil mu sayang ?" Fai yang masih belum menerima jika ayris telah resmi bercerai dari nya . Ia menganggap semua adalah manipulasi vely agar tidak mencari nya .


'' Prok,,,, prok,,,prok,,,, Bagus sekali, Jadi ini alasan mu meminta cerai meskipun aku sudah minta maaf pada mu ?" Vely yang semula ingin pergi dari toko itu berhenti melihat suami nya faizal tanpa sengaja menolong ayris yang hampir terjatuh .


" Kau jangan mencampur adukkan urusan kita dengan nya , karena tidak ada hubungan nya ." Faizal yang bersikeras membuat vely tersulut emosi .


" Lalu ,,, apa yang tadi ku lihat ? Dasar !" Vely yang tidak mau kalah masih saja tidak terima .


" Dengar vely , Kesalahan mu sangat fatal bahkan sulit di maafkan . Bukan kah dulu kau yang menyuruh ku menikahi ayris ? Kau jangan lupa itu ." Perdebatan antara fai dan vely masih berlangsung membuat ayris pusing .


Ayris pergi melenggang begitu saja di ikuti selly dan juga anton .


Fai yang melihat ayris pergi meninggalkan tempat itu mengejar nya tetapi vely menarik tangan nya namun di hempas kan oleh fai hingga vely terjatuh .


" Sayang ,,, ayris tunggu !! ." Ayris yang tidak memperdulikan panggilan fai terus melangkah .


Hingga akhir nya fai berhasil meraih tangan ayris .


Ayris yang merasa tangan nya di pegang berhenti dan menghempaskan tangan tersebut namun fai yang memegang nya terlalu kuat hingga ayris berteriak .


" Lepaskan !!"


" Tidak ,,, aku tidak akan melepaskan mu lagi . Bahkan aku tidak akan membiarkan mu pergi lagi dari sisi ku ." Fai bersikeras memegang tangan ayris dan menggenggam nya sangat erat .


" Aku bilang lepaskan !!"


" Tidak." Fai bersikeras tidak melepaskan pegangan tangan nya .


" Hei tuan tolong lepaskan !! Aku bukan istri mu lagi ! Aku bahkan tidak peduli dengan drama kalian jadi menyingkirlah !!."


Ayris menatap tajam pada fai seperti ingin menerkam mangsanya namun tak diperdulikan oleh faizal .


" Sayang dengarkan aku !! Aku minta maaf karena menjadikan mu istri kedua tapi aku benar benar mencintai mu . Aku minta maaf , aku akan menebus semua kesalahan ku tapi aku mohon ijinkan aku bersama mu membesarkan anak kita ."


Fai yang tidak melepaskan genggaman tangan nya berbicara panjang lebar pada ayris .


" Apa kau sudah gila ? Kapan aku punya anak dengan mu ? Bahkan aku pun tidak sudi punya anak dari mu ." Ayris semakin tersulut emosi .


" Tidak sayang jangan berkata seperti itu . Aku yakin itu anak kita ." Fai masih saja bersikeras tidak mau mengalah . Disisi lain vely yang melihat dan mendengar nya merasa tersayat hati nya.


Ayris yang terlihat diam tak bereaksi sama sekali hanya menatap tajam pada fai .


Fai yang merasa tidak ada perlawanan dari ayris mendekatkan tubuh nya ingin memeluk ayris .


Anton dan selly yang bersiaga masih menunggu reaksi dari sang nyonya yang masih diam membisu .


" Antoooonnn,,,,, . Singkirkan orang ini dari hadapan ku !." Anton yang mendengar teriakan nyonya muda nya segera bergerak memegang kendali menarik fai dari hadapan nyonya nya .


Sementara selly memegang barang belanjaan nya dan berjalan memdekati sang nyonya yang ternyata terliihat tampak kesal .


Fai yang melawan pergerakan anton memvuat kedua nya terlibat baku hantam namun fai dengan mudah di lumpuhkan oleh anton .


Beberapa bodyguard segera menghalau fai menyingkirkan nya dari tempat itu .


Vely yang melihat nya terkejut berusaha menolong nya meskipun fai telah babak belur oleh bebarapa bodyguard anton .


" Kau tidak apa apa ?" Vely yang merasa prihatin membantu fai berdiri.


" Lepaskan ! Aku bisa sendiri .Jangan pernah dekati aku lagi !!." Ucap fai menunjuk vely dengan langkah yang terhuyung huyung meningalkan tempat itu .


" Dasar tak tahu diri ! Sudah di tolong nggak ada terima kasih nya ." Vely berdecak kesal pada fai .


" Tapi siapa sebenar nya ayris dan suami nya siapa ? Seperti nya orang yang sangat penting, banyak bodyguard yang mengawal nya ."


Vely bermonolog sendiri melihat kejadian tadi .


Sementara ayris yang berjalan lebih dulu dengan selly merasa kesal dengan kejadian tadi . Ia tidak melanjutkan belanja nya namun pulang ke kantor suami nya di ikuti anton yang telah selesai membereskan masalah nya .


Dengan raut muka yang kesal ayris kembali ke kantor suami nya , ia membanting pintu ruang kerja suami nya ketika sudah sampai di sana


Jederrrrrrr,,,,,


Bersambung 😊😊🙏🙏