ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 245.


Setelah beberapa saat lily yang keluar dari kamar mandi berjalan menghampiri dave namun dave memilih menghindari nya karena rambut basah yang di miliki sang kekasih akan membuat nya hilang kendali .


" Hei ,,, sayang , kenapa kau menghindari ku ?"


Lily memandang dave yang memilih jalan lain ketika melihat lily keluar dari kamar mandi .


" Aku tidak akan tahan dengan rambut basah mu ."


Ucap dave dengan santai nya berjalan ke kamar mandi membersihkan diri nya.


Sementara lily tersenyum dengan sikap dave dan ia pun mengetahui sisi lemah dari seorang casanova.


Lily yang segera memakai gaun yang di berikan dave tersenyum melihat gaun dan underware nya pas di tubuh nya .


Ia merasa heran dan berpikir ke alam jauh bagaimana seorang seperti nya bisa mengetahui ukuran nya .


Beberapa saat kemudian ia baru menyadari jika orang yang ia sukai adalah seorang casanova .


" Huh,,,, Aku pikir kau mengetahui detail tentang ku tapi kau seorang casanova . Bagaimana mungkin tidak tahu ukuran wanita ?"


Gumam lily yang memoles natural wajah nya di cermin meja rias.


" Aku cuma dapat sisa saja . Sudahlah setidak nya aku mencintai nya ."


" Tapi,,, bagaimana dengan orang tua nya ? Apa mereka setuju dengan kebersamaan kami ?"


" Kenapa tidak ? papa dan mama tidak memaksakan kehendak pada anak anak . Kau cantik sekali , aku sudah tidak sabar memakan mu ."


Dave yang tiba tiba muncul dari belakang dan memeluk lily membuat nya merasa malu dan juga membuat pipi nya memerah .


" Ehh,,,, kenapa memakan ku ? Kau ingin jadi psikopat ya makan daging manusia ? Tidak ,, tidak,,, menjauhlah dari ku !!"


Bukan reaksi baik yang dave terima tapi sebuah dorongan yang hampir membuat nya tersungkur di lantai .


" Aduh,,, Sayang , kau hampir membuatku jatuh. Memang nya kenapa jika aku memakan mu ?"


Ucap dave yang tengah memakai baju nya kembali .


" Tidak ,,,,tidak , lebih baik aku jadi perawan tua daripada harus mati di tangan mu ."


Ucap lily yang kemudian berjalan hendak meninggalkan kamar tersebut namun langkah nya terhenti oleh tarikan dave yang berujung pelukan .


Dave mulai mengerti arah pembicaraan lily yang absurd dan ia pun tak percaya orang yang di cintai nya ternyata punya sifat barbar .


" Sayang , maksud aku ini ,,,. Belah duren atau bisa di bilang malam pertama . Apa kau mengerti sekarang ?"


Mendengar penjelasan dave lily baru mengerti tentang arti memakan mu , ia pun menundukkan kepala nya merasa malu menyembunyikan kepala nya di bilah dada dave .


" Ayo kita pergi !"


Ucap dave melepas pelukan nya lalu menggandeng lily keluar dari kamar tersebut .


" Pergi kemana ?"


Lily tertegun melihat dave menggandeng nya dan sekaligus tersenyum melihat perlakuan dave pada nya .


" Nanti kau akan tahu ."


Dave mengajak lily ke suatu tempat dimana mike sudah menunggu di bawah .


Mike yang mendapat pesan dari dave terkejut ketika tiba tiba tuan nya meminta nya mendaftarkan dokumen pernikahan ke kantor catatan sipil dan mike terkejut melihat nama mereka yang sudah ternyata sudah terdaftar di sana .


" Selamat siang tuan ,,, nona ."


Sapa mike pada kedua nya yang kemudian membukakan pintu mobil untuk mereka .


" Sayang ,siapa dia ?"


Lily yang berbisik pada dave ketika akan menaiki mobil .


" Dia mike , asisten pribadi ku . Mike ini lily yang akan menjadi nyonya muda mu ."


Ucap dave memperkenalkan satu sama lain .


" hai,,, mike ."


Sapa lily .


" Senang bertemu dengan anda nona . "


Sapa mike .


" Aku berharap dengan kehadiran nona , tuan akan berhenti melalang buana ."


Gumam mike dalam hati .


Senyum kebahagiaan kedua nya membuat dunia menjadi milik mereka berdua meskipun ada mike maupun riko sang sopir berada di kursi depan .


Tak berapa lama mereka pun telah sampai ke kantor catatan sipil .Lily terkejut melihat nya lalu memandang ke arah dave yang kemudian menganggukkan kepala nya.


" Kau sudah siap menjadi nyonya dave arijaya ?"


Ucap dave menggenggam tangan lily .


Lily yang mengingat akan malam pertama yang membuat nya bergidik ngeri lalu menggelengkan kepala nya.


" Tidak ada penolakan apapun dari mu . Kau tahu , aku tidak akan melepaskan mu kali ini ."


Mike yang membukakan pintu mempersilahkan tuan nya keluar namun pihak yang berada di dalam mobil diam membisu .


Dave kemudian menggenggam tangan nya yang kemudian mengajak lily masuk ke dalam kantor tersebut .


Dengan ragu ragu pun lily melangkah mengikuti dave meskipun ia mencintai nya tapi perasaan takut membayangi nya terlintas jelas dimana hancur nya pernikahan kedua orang tua nya karena pihak ketiga .


Setelah beberapa saat akhir nya mereka resmi menjadi sepasang suami istri dan betapa terkejut nya lily ketika dave menyematkan cincin pemberian kakak nya untuk pernikahan nya .


" Sayang , aku beneran sudah menjadi nyonya dave ? Dan cincin ini ?"


Lily yang merasa tak percaya memandangi cincin berlian di tangan nya .


" Hemm,,,, . Itu cincin dari kutub utara untuk ku meminang dirimu . Kutub utara sudah mempersiapkan semua nya jauh hari sebelum hari ini ."


Ucap dave yang kemudian masuk ke dalam mobil .


" Apaaa,,,, kutub utara ? Siapa kutub utara ?"


Lily yang merasa bingung dengan ucapan dave memandang ke arah suami nya .


" Siapa lagi kalau bukan kakak ku ."


" Apaaaa,,, zain mempersiapkan semua nya untuk ku dan untuk mu ? Dasar !!"


Lily tengah kesal mendengar pengakuan dave.


" Sayang , kita mau kemana ?"


Lily merasa tak mengenal jalan yang mereka lewati bertanya pada suami nya.


" Honey moon ."


Ucapan dave membuat lily menundukkan kepala nya merasa malu karena ada orang laim yang berada di dalam mobil yang sama .


Lily pun menarik narik baju dave yang membuat dave terkejut melihat nya .


" Malu ,, ada orang lain ."


Bisik lily pada dave dan dave yang mwndengar nya mengernyitkan dahi nya .


Beberapa saat kemudian mereka telah sampai di sebuah villa pinggir pantai yang menurut dave sangat nyaman untuk honeymoon .


Lily yang tertidur di lengan dave membangunkan nya namun tak ada tanggapan dari lily, dave pun menggendong lily masuk ke dalam villa .


" Mike , beberapa hari aku tidak mau di ganggu !"


Ucap dave sebelum memasuki villa .


" Baik tuan . Selamat atas pernikahan tuan ."


Mike yang membungkukkan badan nya menerima perintah sang tuan .


" Terima kasih mike. "


Dave meninggalkan mike maupun riko yang tengah menggendong istri nya yang tertidur .


Sesampai di dalam villa dave membaringkan lily di kamar yang tempat tidur nya sudah di rias oleh orang suruhan mike .


Ranjang yang bertabur kelopak bunga membuat wanita cantik tersebut tampak lebih cantik .


Ucap dave mengusap pelan pipi lily.


Dave yang memilih meninggalkan lily di tempat tidur lalu berjalan ke arah balkon yang memperlihatkan pantai . Ia pun menyalakan sebatang rokok memandang jauh ke pantai lepas .


Namun beberapa saat setelah batang rokok itu hampir habis , sebuah tangan melingkar di pinggang nya . Dave mematikan sisa rokok yang belum sepenuh nya habis .


" Kau sudah bangun ? Lapar ?"


Ucap dave memutar badan nya memeluk sang istri yang baru beberapa jam ia nikahi .


" He' em ."


Lily yang seperti tak bertenaga mengiyakan perkataan suami nya.


" Ayo kita makan !"


Dave menggendong istri nya ke ruang tengah untuk menyantap beberapa makanan yang sudah di siapkan para pelayan .


Setelah beberapa saat mereka mengisi perut nya karena hari semakin sore , lily mengajak dave berjalan menyusuri pantai hingga aksi kejar kejaran antara mereka pun terjadi .


Lily memang suka mempermainkan dave hingga membuat dave kesal dengan nya .


Dave yang menarik lily hingga jatuh ke dalam pelukan nya di sapu oleh ombak yang sedang bergulung ke pantai .


Wajah mungil imut membuat nya tergila gila dan bahkan hampir gila karena mengira ia kekasih kakak nya .


Dave mencium bibir cery dalam dalam yang ternyata mendapat balasan dari lily dan setelah beberapa detik lily mendorong dave hingga membuat nya terkejut memandang lily .


" Jangan disini !"


Ucap lily merentangkan kedua tangan nya meminta dave menggendong nya .


Dave tersenyum lalu menggendong istri nya yang telah basah kuyup oleh air laut masuk ke dalam villa .


Lily heran kenapa dave tidak membawa nya ke kamar mandi sementara baju mereka telah basah .


"Sayang , kenapa tidak kemar mandi ? "


" Sstttt,,,, ."


Dave meletakkan jari nya di bibir lily kemudian mengusap pelan bibir tersebut .


Tanpa meminta ijin atau pun basa basi dave mencium bibir cery tersebut yang kemudian turun ke leher jenjang lily .


" Sayang ,,,, ahhhhh,,, ."


Satu ******* lolos dari bibir cery lily yang membuat dave merasa tertantang untuk membuat nya lebih lagi .


Tangan dave yang bergerilya menyusuri tubuh lily hingga dave yang tidak sabar membuka gaun yang di kenakan tangan dave merobek nya dengan paksa .


Srekk,,,,


Buk buk,,,


Lily lantas memukul lengan dave dengan sangat keras hingga merintih kesakitan .


" Sayang, kenapa memukul ku ?"


Dave yang masih berada di atas tubuh lily menghentikan aksi nya lalu mengusap bekas pukulan nya .


" Kau merusak gaun ku ."


Ucap lily mengambil robekan gaun yang ia pakai di samping nya .


" Nyonya dave arijaya , aku bisa membelikan mu gaun lebih cantik dari ini ."


Dave yang tengah bersombong tak mempengaruhi raut wajah lily yang berubah kesal .


" Tapi ini gaun pertama yang kau berikan pada ku ."


Ucap lily yang kemudian mendorong dave dari atas tubuh nya .


" Auww ,,,, sayang kenapa mendorong ku ?"


Tak mendapat jawaban dari lily yang berjalan ke kamar mandi dengan raut wajah kesal membawa potongan gaun yang dave robek .


" Aduhhh,,,, gagal lagi ."


Ucap dave yang menelungkupkan wajah nya dan memukul kasur .


Tak berapa lama lily yang keluar dari kamar mandi hanya berbalut bathrobe dan rambut yang setengah basah membuat dave yang semula akan berjalan ke balkon kamar teehenti sejenak .


Tak tahan melihat pose yang seperti ini dave menelan saliva nya .


" Kenapa memandang ku seperti itu ?"


Dave yang tidak menjawab berlari ke kamar mandi .


Deerrr,,,, .


Pintu yang tertutup dengan kasar membuat lily terkejut lalu mengikuti nya dari belakang .


" Aduh,,, kenapa aku tidak tahan melihat mu seperti ini ? Membuatku harus mandi air dingin ."


Ucap dave yang tengah mengguyur tubuh nya dengan shower.


Lily yang berada di belakang dave yang tanpa sepengetahuan nya tersenyum melihat tingkah dave .


Ia merasa tak tega melihat suami nya menahan sakit seperti itu .


Lily kemudian melepas bathrobe nya masuk ke ruang shower dan melingkarkan kedua tangan nya di pinggang dave .


Dave dengan perasaan terkejut , khawatir sekaligus senang mematikan air shower tersebut lalu membalikkan tubuh nya dimana ia melihat pemandangan indah di depan mata nya .


" Sayang , pergilah ! Aku tak kan melakukan nya jika kau belum siap ."


Ucap dave memandang wajah lily yang ikut basah tersiram air shower .


Namun lily menggeleng pelan lalu mencium bibir dave , dave yang merasa dapat kunci untuk membuka segel menggendong lily ke atas tempat tidur.


" Sayang , Aku akan melakukan nya dengan pelan ."


Ucap dave yang mendapat anggukan dari lily .


" Aaaaaaa,,,,."


Lily berteriak kesakitan merasakan sesuatu benda tumpul menerjang area nya namun setelah dave melihat lily yang mulai terlihat tenang dave memacu tubuh nya dengan pelan hingga membuat yang empu nya merasakan kenikmatan duniawi.


Setelah beberapa kali membuat lily tepar tak bertenaga bahkan langsung tertidur dengan aksi dave yang membuat nya kewalahan .


Dave melihat istri nya tertidur pulas dan melihat percikan noda merah di sprei membuat nya menyunggingkan senyum nya .


" Kau menjaga nya untuk ku ? Terima kasih sayang ku . Aku berharap dave junior ada di sini secepat nya ."


Dave mengusap pelan perut lily kemudian berjalan menuju balkon menyalakan sebatang rokok di sana .


📞 Incoming call " Kutub utara ."


Dave yang melihat layar handphone ya tertulis nama kakak nya menghela nafas kasar nya namun juga berterima kasih atas hadiah nya


📞 :" Ya kak ."


📞 :" Apa kau sedang menikmati hadiah mu ?"


📞 :" Tentu saja , kenapa tidak ?"


📞 :" Hahahaha,,,,,. Kakak ipar mu menginginkan kunjungan mu bersama istri mu . Apa kau paham !"


📞 :" Haah,,, baiklah . Setelah honeymoon ku selesai ."


📞 :" Baiklah ."


📞 :" Klik."


" Dasar kutub utara !!"


Seperti biasa nya dave menerima pemutusan sambungan telepon dari kakak nya .


Dave menghela nafas lega nya karena memiliki seseorang yang lama ia cari dan hampir saja membuat nya gila .


Bersambung 😊🙏


Part lily dan dave dulu ya .