ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
epiaode 248.


" Kau,,,,."


Ayris terkejut melihat wanita yang berada di gendongan seorang laki laki yang belum ayris kenal dan ia adalah dave adik kedua zain suami nya.


" Wanita yang ada di kantor suami ku ? Untuk apa kau kemari ?"


" Dan laki laki ini , Siapa dia ? Bukan kah kau bilang calon istri dave ?"


Ucapan ayris membuat dave bahagia karena ternyata lily mengenalkan nya sebagai calon suami tapi rasa kesal juga ada dalam diri dave pada kakak nya karena tak memberitahu dave jika ia telah menikah.


" Jangan bilang kau sedang berselingkuh ! Aku mematahkan kaki mu jika itu terjadi ."


Dave yang menggendong lily kemudian berlari mendekati sang kakak .


" Aung,,,."


" Aung,,,,."


" Aung,,,."


" Aung,,,."


Leon dan leona yang meraung mengelilingi mereka membuat lily semakin takut dan merasakan hawa ngeri .


" Kau dengar sendiri kan ? Kakak ipar mu lebih kejam."


Bisik lily pada dave yang di angguki oleh dave.


" Kakak katakan pada kakak ipar jika aku adik mu ."


Dave yang seorang casanova kini tengah berbicara manja dengan kakak nya .


Lily yang mendengar nya menatap heran pada nya , ternyata sisi yang orang lain ketahui adalah adik zain meskipun seorang laki laki juga bisa bersikap manja pada kakak nya.


Zain menghela nafas panjang nya melihat isri nya yang semakin garang di akhir akhir menjelang kelahiran baby twins .


" Sayang, ,,,dia dave , adik ipar mu dan lily .Bukankah kau ingin bertemu dengan nya ?"


Ucap zain mengulurkan tangan nya pada ayris .


" Kemari lah ! Dia ketakutan karena mu ."


Zain merentangkan kedua tangan nya menyambut kedua tangan zain .


" Oh,,, jadi dia dave . Hahaha,,,, selamat datang di mansion kami ."


Ucap ayris yang berubah ramah setelah mengetahui jika ia adalah dave yang sering di bicarakan .


" Aung ,,,."


" Aung,,,."


" Aung,,,."


" Aung,,,."


" Aaaaaaaa,,,."


Suara raungan leon dan leona membuat lily berteriak semakin ketakutan .


" Leon ,,, leona ,,, sudah nak .Sana pergi main !"


Kedua harimau itu menurut pada mommy nya dan mematuhi perintah nya.


" Aung,,, ."


" Aung,,,."


Kedua nya masih meraung menatap tajam pada lily.


" Eh,,, dia itu istri dari om mu jadi kalian tak boleh nakal .Bermainlah ! Mommy kedatangan tamu ."


Ayris yang mengusap pelan kepala kedua mya lalu mencium nya membuat zain menatap iri pada mereka .


" Eh'em."


Satu suara saja mampu membuat kedua nya berlari meninggalkan tempat ini .


" Leon,,, jaga leona ya ! Dia sedang hamil ."


" Aung,,, "


Meskipun sudah agak jauh namun leon masih sempat menjawab permintaan sang mommy .


Lily dan dave terkejut melihat pemandangan yang ada di depan mereka tertegun diam membisu .


" Hei,,, gadis , apa kau tak kasihan dengan calon suami ? "


Ayris memandang lily yang masih di gendongan dave .


" Ah,, haha,,, . Kakak ipar bukan begitu , aku hanya takut dengan kedua itu ."


Ucap lily yang langsung melompat turun dari gendongan dave .


" Sayang , mereka sudah menikah. Kemari lah !"


Ayris terkejut mendengar perkataan suami nya yang menyatakan adik ipar nya telah menikahi gadis tersebut .


Ayris yang berjalan menghampiri sang suami yang tengah duduk di sofa memanggil nya dengan isyarat menepuk sofa tanda ia harus duduk di samping nya .


" Benar kah ? "


Ayris yang akan duduk di samping zain menghampiri lily yang berada di sebelah dave .


" Kau sudah menikah dengan nya ?"


Pertanyaan yang mengulang pernyataan suami nya di tujukan pada lily.


Lily pun mengangguk dengan penuh senyuman .


" Kalau sudah menikah dengan nya kenapa ke kantor suami ku ? Jangan jangan ,,,."


Lily kini mengerti kenapa zain begitu mencintai nya karena ayris juga memiliki sisi jeli yang luar biasa.


" Ah ,,, anu ,,, kakak ipar .Karena ,,,."


Lily yang enggan menjawab karena merasa ragu menatap ke arah zain .


" Ingin bertemu dengan calon suami nya ."


Zain menjawab dengan tidak memalingkan pandangan nya dari laptop nya .


" Ingin bertemun dengan dave ,,,? Kenapa ke kantor suami ku ? Bukankah kantor nya ada di kota S ?"


Lily yang semakin terpojok bingung menjawab apa dan jika ia memberitahu yang sebenar nya dave pasti akan berbesar kepala .


" Aduh,,,, aku harus jawab apa ?"


Gumam lily dalam hati.


" Oh ,,, aku tahu ? Merencanakan pernikahan kalian kan ?"


Lily yang terlihat agak malu menganggukkan kepala nya.


"Hahahaha,,,, . Jadi kamu melamar nya duluan ?"


Ayris menunjuk dave dengan jari telunjuk nya di angguki oleh lily .


" Kau melamar nya pada suami ku ?"


" Bukan begitu kakak ipar ? Kak zain sendiri yang bilang aku akan menjadi istri nya jika berhasil menjalankan misi ."


" Ups,,,."


Lily yang kesal dengan intimidasi kakak ipar nya , akhir nya tak sengaja bicara alasan nya ke kantor waktu itu .


" Apaaaaa,,,, .Jadi kakak membuat ku sebagai bahan jaminan ?"


Dave memandang tajam pada kakak nya bergantian pada lily . Lily tertunduk lesu dengan terbongkar nya alasan waktu itu .


" Kau mau menikah dengan ku karena janji kakak tapi tidak mencintai ku ?"


Dave berjalan mendekati lily menatap nya lebih dalam sedangkan lily menepuk jidat nya .


" Bukan begitu sayang , sebenar nya aku ,,,, aku,,,."


Lily bingung menjawab apa , karena tampak sekali kemarahan di wajah dave.


" Lalu yang kau katakan tadi apa ?"


Dave yang tersulut emosi membuat pertemgkaran itu semakin panas.


"Jadi kau tidak mencintai adik ipar ku ? Lalu kenapa kau menyetujui perjanjian yang diberikan suami ku pada mu ?"


Benar saja , ayris akan semakin jeli mengintrogasi .


" Aku,,, aku,,,,."


Lily bingung harus menjawab apa , dia pun malu jika mengatakan kalau telah mencintai nya sejak dulu .


" Dia mencintai mu sejak pertama kali bertemu dengan mu . Benar kan lily ?"


Zain menjadi penyelamat lily kali ini. Setidak nya ia tak begitu malu mengatakan nya kareba ia seorang perempuan .


Lily menghela nafas nya lalu mengangguk pelan dan menundukkan kepala nya .


" Apaaaa ,,,, kau mencintai ku sejak pertama kali ketemu ? di pulau itu ?"


Lily tak berani mengakui perasaan nya waktu itu dan hanya memendam nya sendiri .


" Hahahaha,,, . Aku mencintai mu sayang . Cinta ku dan cinta mu tak bertepuk sebelah tangan ."


Dave yang tengah gembira menggendong lily begitu saja, berputar putar seperti anak kecil.


Lily merasa senang karena cinta dan penantian nya kali ini membuahkan kenyataan yang manis . Ternyata suami nya mencintai nya sejak lama bahkan sama seperti diri nya .


Setelah beberapa saat berhenti kedua nya menempel kan kedua kening mereka. Zain dan ayris yang melihat nya merasa senang karena ternyata mereka memang saling mencintai namun ada yang ganjil dengan aksi mereka yang pasti akan berakhir seperti yang ada dalam drama korea yakni berciuman.


Ketika kedua nya saling memandang tajam tanpa memperdulikan kehadiran orang lain menuruti hawa yang sedang mengalir.


Benar saja , Apa yang ayris tonton dalam ending drama korea akan mereka lihat ketika dave tanpa sadar akan mencium lily didepan kakak dan kakak ipar nya.


" Eh' em,,,. Apa kalian lupa kami ada di sini ?"


Zain kemudian duduk kembali disofa setelah melihat aksi adik nya .


" Ah,,, suami ku kau memotong adegan yang aku sukai seperti yang ada dalam drama korea."


Ayris yang terlihat kesal karena suara suami nya lalu duduk disamping zain .


Lily segera melepas pegangan tangan dave karena merasa malu dengan apa yang akan di lakukan suami nya itu .


" Hihihi,,,, maaf kak ."


Dave kemudian menarik istri nya untuk duduk di samping nya.


Namun tak berapa lama ayris yang mulai usil dengan sang pengantin baru menarik tangan lily menjauh dari dave.


Zain yang pasti sudah hafal dengan sifat istri nya menggelengkan kepala nya sedangkan dave mendekati kakak nya .


" Lily, bagaimana malam pertama mu ? Apa menyakitkan ? Atau jangan jangan dia belum membuka pintu rumah mu ya?"


Ayris berbicara setengah berbisik bisik pada lily yang sesekali melirik pada suami dan adik ipar nya .


" Em,,,, a,,, em,,,."


Lily enggan menjawab pertanyaan absurd kakak ipar nya yang membuat nya sedikit malu.


" Oh,,,,, aku tahu , pintu mu masih di kunci ya ."


Ayris yang melihat lily yang enggan menjawab hanya bisa menebak .


" Sudah lah . Aku tahu kamu masih malu jadi tak mau menjawab nya ."


Ucap ayris yang kemudian hendak berdiri meninggalkan nya namun lily menarik tangan nya .


" Ada apa ? Kau mau ikut dengan ku ke dapur ?"


Ayris menatap wajah sendu lily yang memiliki tatapan ingin duduk bersama nya .


" Aku ingin mengambil cemilan karena baby ku lapar , mereka menendang nendang terus menginginkan asupan gizi."


Lily yang paham dengan perut besar ayris yang pasti menginginkan asupan gizi lebih banyak .


Setelah memandang ke arah suami nya dan juga kakak ipar nya lily pun mengikuti ayris dari belakang karena tidak mungkin tinggal bersama kedua lelaki tersebut .


" Kak, bagaimana kau bisa memiliki istri yang kejam seperti itu ? Aku tidak menyangka nya ternyata benar ucapan lily ."


Zain yang memandang ke arah dua wanita yang meninggalkan mereka itu menghilang entah pergi ke bagian mana .


Dave akan sangat berhati hati berbicara karena disamping kakak nya yang punya sifat kejam ternyata kakak ipar nya pun begitu .


" Husst,,, . Kau menghina kakak ipar mu ? Aku akan memberimu hukuman ."


Dave menghela nafas nya ketika sang kajak menjawab demikian .


" Kakak ipar mu tidak seperti yang kau bayangkan .Itu pengaruh dua ponakan mu."


Dave membelalakkan mata nya setelah mendengar penjelasan kakak nya jika kakak ipar nya mengandung dua keponakan nya .


" Apaaa,,,,? Aku akan punya dua keponakan . Hahahaha,,,,,, ."


Dave melompat lompat menarik tangan nya untuk ikut bergabung dengan nya namun zain menunjukkan jari nya pada dave.


" Kau salah . Ada satu lagi , gadis kecil mu akan menjadi seorang ibu ."


Dave berhenti melompat duam membisu seperti tersambar petir saat mendengar gadis kecil nya chleo akan memberi nya keponakan .


" Apaa,,,, . Hahahaha ,,,, . Aku akan menjadi paman ."


Dave terlihat gembira dengan kabar ini .


" Kau,,,, kapan ?"


Dave memandang kesal pada kakak nya ketika mendengar pertanyaan seperti itu.


" Ih ,,, kakak , baru kemarin aku menjebol gawang nya mana ada penjaga nya gimana bola nya bisa masuk. "


Ucapan dave yang terdengar oleh ayris membuat lily menepuk jidat nya sendiri .


" Aaaa,,,, jadi segel rumah mu sudah di buka ? Bagus ! Sebentar lagi kau akan menyusul ku ."


Ayrus mengedipkan sebelah mata nya pada lily yang tersenyum malu malu .


Dave yang memandang kakak ipar nya dengan pembicaraan nya membuat ia tertegun diam membisu menatap istri dan kakak ipar nya .


Zain kembali duduk memegang layar laptop nya memeriksa berkas berkas yang di kirim oleh diana sekertaris nya .


Sementara lily yang merasa malu mengikuti ayris pergi ke teras samping .


" Hei,,, ceritakan pada ku ! Bagaimana malam pertama mu ? Apa merasa menyakitkan tapi nikmat atau menikmatkan tapi sakit ?"


ayris mengedipkan salah satu mata nya mengejek lily.


Sementara lily yang mendengar pertanyaan yang sama membuat nya bingung menjawab nya .


" Kakak ipar ,bukan nya itu pertanyaan yang sama ? "


Ucap lily.


" Hahahaha,,,,. Memang seperti itu ."


Ayris yang kemudian duduk di kursi ayunan mendengarkan cerita yang lily ceritakan tentang pengalaman membuka segel rumah nya.


" Hahahaha,,,,."


" Hahahaha,,,,."


Kedua nya sesekali tertawa terbahak bahak membuat para sang suami sesekali memandang tajam pada istri mereka .


" Lihatlah kak ! kakak ipar senang sekali , apa yang mereka bicarakan sampai tertawa seperti itu. "


Ucap dave pada kakak nya.


" Mungkin kisah menjebol gawang mu . Hahahaha,,,."


Jawaban kakak nya membuat nya heran bahkan tertegun , kakak nya yang dingin seperti es di kutub utara kini bisa berbicara humor.


" Sejak kapan kau suka humor ? Tapi aku senang kehadiran kakak ipar membawa perubahan untuk mu ."


Dave yang kemudian meneguk secangkir kopi hitam .


Mereka berdua yang tengah asyik berbincang bincang tak menyadari hari telah sore .


Dan zain lupa memberitahu mereka jika si bungsu akan datang juga disana sedangkan kakek dan nenek pulang ke mansion nya karena ada urusan .


Tak selang berapa lama chleo dan max yang muncul dari balik pintu berteriak kencang hingga mengalihkan semua orang memandang ke arah nya.


" Kakakk,,,,."


Teriak chle yang melihat kakak kedua nya berbincang dengan kakak pertama nya .


" Sayangg,,,, ."


Dave yang melihat gadis kesayangan nya merentangkan kedua tangan nya menggendong chleo yang tengah hamil .


" Kakak merindukan mu. Muach."


Dave mencium pucuk kening chle .


Dave yang terkejut melihat perut chle yang membuncit lalu mengusap nya pelan dan mencium perut tersebut.


" Eh'em,,,."


Sebuah suara deheman menghentikan tingkah dave . Seseorang yang tak lain adalah max suami adik mereka.


" Kau ini ,,,,pelit sekali. "


Ucap dave dengan kesal nya.


Dave maupun zain memperlakukan adik nya seperti ratu karena mereka sangat menyayangi chle.


Ayris yang berada di teras samping melihat kedatangan chleo mengajak lily untuk masuk namun ketika lily melihat suami nya mencium dan mengusap perut buncit seorang wanita, langkah kaki lily terhenti begitu saja .


Bagai petir yang sedang menyambar tubuh nya lily melihat pemandangan yang membuat hati nya sakit.


" Dia ,,,,gadis yang bersama nya sewaktu di pulau ?"


Gumam lily dalam hati.


" Sekarang sedang hamil ?"


Bersambung 😊😊🙏🙏