
Di sisi tempat.
Faizal yang khawatir dengan keadaan ayris yang tak kunjung ditemukan.
Bahkan tidak mengerti di mana ayris sekarang berada seperti hilang di telan bumi .
Ia harus bolak balik ke kontrakan nya dan juga ke rumah ibu nya untuk memastikan kebetadaan istri nya.
Faizal hampir putus asa , frustasi kehilangan istri nya ayris meskipun sudah menjadi mantan istri nya tanpa sepengetahuan nya. Ia sama sekali tidak mengetahui perpisahan tersebut, yang dirasakan nya mulai merasa nyaman dengan kehangatan ayris .
Sudah dua bulan lama nya ayris menghilang , semua dokumen tidak ada sama sekali di kontrakan dan handphone nya pun tidak aktif .
Fai mendatangi semua teman teman dekatnya namun mereka tidak mengetahui keberadaan ayris.
Bahkan selalu mencari tahu seluruh jadwal keberangkatan bus, pesawat dan kapal pun tidak ada nama ayris di dalam nya .
" Aaaaaaa,,,."
Teriakan fai yang juga mengacak acak rambut nya merasa kehilangan bahkan merasa sakit di relung hati nya.
"Sayang ,,,,, kenapa ? Apa kau masih kesal pada ku ? Masih saja ingat istri muda mu itu ?"
Ucap Vely pada faizal.
" Tentu saja , kau tidak tahu betapa bahagianya saat bersama nya."
Jawaban fai yang membuat vely meremas jedua tangan nya terlihat tampak terbakar api cemburu .
" Cih ,,,,, yasudah .Cari istri muda mu yang menghilang itu ."
Ucap Vely berdecak kesal terpancing emosi atas perkataan faizal.
" Bukankah kau yang menyuruh ku menikahi nya meskipun sebenarnya aku tidak menginginkan nya ."
Ucap Fai membalas perkataan vely.
Sejenak vely berpikir memang merasa bersalah karena menyuruh faizal yang mencintai nya menikah hanya karena keturunan padahal fai tidak mempermasalahkan nya.
Flashback on
" Apa kau sudah gila ? sayang , kau menyuruhku menikah lagi karena kau belum hamil . itu bukan satu alasan ?"
Ucap Fai yang merasa jengkel dengan perkataan istri nya.
" Tidak sayang . Semua itu hanya untuk menutupi kita aja , kamu lebih tahu jika ibumu tidak menyukai ku dan juga beliau menginginkan cucu. Meskipun kita telah menikah tapi setahun ini belum ada tanda tanda itu."
Fai menelaah perkataan vely yang memang ada benar nya . Raut wajah vely yang menunjukkan kesedihan dan hampir saja menitikkan air mata .
" Sayang ,maafkan aku . Selama ini aku memakai alat kontrasepsi . aku belum siap menjadi seorang ibu, aku hanya takut kau meninggalkanku mas."
Gumam sella dalam hati.
Meskipun mereka telah menikah secara diam diam tetapi Sella belum menunjukkan tanda tanda kehamilan . Ibu Fai tidak menyetujui hubungan mereka karena sella putri dari mantan pacar ibu nya.
Namun Fai tidak memperdulikan masa lalu ibunya maupun ayah mertua nya.
" Aku tahu itu , baik lah aku akan melakukan apapun untuk mu ."
Ucap Fai .
"Bagus ,setidak nya sampai aku bisa mendapatkan perusahaan papa."
Gumam Sella dalam hati .
flashback off
Vely memikirkan kesalahan nya ketika menyuruh fai menikah lagi tetapi semua telah menjadi bubur. Sudah terlambat bagi vely menyesal sepertinya suaminya fai telah menaruh hati pada ayris istri muda nya .
Ketika vely hendak melangkah pergi , tangan fai meraih pinggang nya hingga terjatuh dalam pangkuan nya.
Ia memang tidak mencintai ayris berbeda dengan vely yang sangat dicintainya namun rasa nyaman saat berada di dekat ayris mampu membuat nya merindukan gadis itu.
Fai hanya khawatir dengan ibu nya yang sangat menyayangi ayris pasti akan menanyakan keberadaan nya . Meskipun selama ini telah berhasil membohongi nya namun bukan tidak mungkin semua akan terbongkar.
Bersambungππππππππ