
" Aaaaaaaaaa,,,,"
Suara teriakan ayris memekik di telinga Zain, namun Zain tersenyum memeluk istri nya .
" Sayang ,,,,, mengagetkan saja !" Ucap Ayris memukul lengan suami nya .
" Auuuuuwwwww,,,,." Suara teriakan kesakitan Zain membuat Ayris memandang sang suami kemudian meraih lengan nya mengusap dengan lembut .
" Maaf sayang ,,,, terlalu keras ya ." Melihat reaksi sang istri yang merasa bersalah kepada nya kemudian ia melepas tawa nya .
" Haaaaaa haaaaaaa,,,,, haaaaaaa haaaaa ." Ayris tertegun dengan sikap sang suami , dan setelah beberapa saat ia sadar ternyata zain mempermainkan diri nya .
" Sayang ,,,,, kau menipu ku . Awas kau !!! aku tidak akan melepaskan mu ." Ucap Ayris yang hendak memukul Zain , tetapi Zain sudah terlebih dahulu berlari .
Ayris ikut berlari mengejar sang suami yang telah mempermainkan nya , hingga tanpa sengaja ayris ter sandung karpet .
" Aaaaaaaaaa,,,,,,,." Suara teriakan ayris membuat Zain berbalik menoleh sang istri .Zain yang melihat ayris akan terjatuh segera berbalik melompat sofa menangkap tubuh kecil istri nya .
" Sayang ,,,, kau baik baik saja ? " Ucap Zain kemudian memeluk sang istri mencium kening nya berulang kali .
" iya ,,, aku baik baik saja sayang ." Ucap Ayris memeluk erat Zain .
Setelah beberapa saat Zain melepas pelukan nya kemudian menggendong istri nya ke tempat tidur . Sedangkan Ayris tersenyum karena perlakuan Zain memanjakan nya .
" Kenapa belum tidur ? " Ucap Zain membelai rambut ayris .
" Aku merindukan mu ,,,, ." Jawaban Ayris membuat Zain melepas tawa nya.
" Haaaaaaa haaaaaaaa ,,,,,, kau merindukan ku tidak menelepon ku tapi menonton film horor ?." Ucapan skak mat Zain membuat Ayris tersipu malu .
Ia sebenar nya merasa gelisah karena Zain belum pulang sampai tengah malam namun rasa gengsi nya membuat nya urung nenelepon sang suami . Lagi pula Zain pergi kerja bertemu klien dan ada Diana dan juga rian bersama nya , ia akan malu jika mengaku cemburu .
" Sayang tunggu sebentar ! Aku mandi dulu ." Ucapan Zain mendapat anggukan dari ayris .
Zain berjalan menuju kamar mandi sedangkan Ayris bangun mematikan layar tv yang masih belum di matikan oleh ayris karena baku kejar dengan sang suami .
Setelah itu ia berjalan kembali ke tempat tidur , rasa kantuk mulai menyerang nya tak berapa lama ayris tertidur tanpa menunggu suami nya selesai mandi .
" Sayang ,,,,,, cihkkkk kau sudah tertidur gadis nakal ." Ucap Zain yang telah selesai dari rutinitas mandi nya . Ia berjalan menghampiri sang istri yang ternyata sudah tertidur pulas .
Zain membelai lembut pipi ayris kemudian mencium kening nya , ia berbaring di samping ayris meraih nya dalam pelukan nya hingga terlelap ke alam mimpi .
Mentari pagi bersinar menembus sela sela korden membuat Ayris menggeliat yang membuat pergerakan tanpa ia sadari membuat Zain mengerjapkan mata nya .
Zain menoleh ke samping dimana ayris masih memejamkan mata nya membelakangi nya . Zain mencium pucuk kening Ayris kemudian bangun meninggalkan nya menuju kamar mandi .
Ayris yang sedang tidur terbangun ketika ia meraba ke arah samping suami nya tidak ada di samping nya , ia membuka lebar mata nya.
" Kemana dia ? Apa sudah berangkat ke kantor ? Se pagi ini ? aaaaahhh rasa nya tidak mungkin , jangan jangan semalam hanya mimpi !!." Ayris bermonolog sendiri kemudian bangun dari tempat tidur nya menuju kamar mandi .
Ia melepas semua pakaian nya hendak mandi namun ia urungkan terlebih dahulu membersihkan muka nya tanpa ia sadari Zain yang tengah berendam menegak saliva nya memandang tubuh sang istri yang tengah polos .
" Jadi aku cuma bermimpi semalam ? Apa suami ku tidak pulang ? Aku harus mencari tahu kemana ia pergi ? "
" Aaaaaa ,,,,, tidak tidak . Itu tidak boleh terjadi ."
Ayris yang tengah bermonolog sendiri membuat Zain tersenyum . Ternyata di balik sifat jutek nya terdapat rasa cemburu yang begitu besar . Zain hanya memandang sang istri yang tengah kesal .
Ketika ayris hendak berjalan ke ruang shower tanpa ia sadar tubuh nya melayang seperti ada yang menarik nya .
" Aaaaaaaaa,,,,,." Suara reflek teriakan ayris menggema di kamar mandi .
Ia terkejut dengan tarikan tersebut yang membuat nya jatuh di bath up tepat di pangkuan Zain .
" Sayang ,,,,, kau mengagetkan ku saja !! ." Ucap Ayris mengusap wajah nya yang terkena air .
" Haaaaa haaaaaa ,,,, kenapa ? Cemburu nya sudah ?" Tawa lepas Zain membuat Ayris terkejut apalagi dengan pernyataan Zain .
" Cemburu ,,,, apa aku cemburu ? tidak ,,,, tapi kenapa aku mengomel sendiri ? " Ucap Ayris dalam hati nya .
" Tidak ,,, tidak ,,, jadi dia mendengar semua ucapan ku tadi ? Aaaaaaa,,,." Ayris yang tersadar dari lamunan nya kemudian menutup wajah nya dengan kedua tangan nya .Ia merasa malu karena ketahuan Zain jika ia sedang cemburu .
" Heeeii Sayang,,,, kenapa ?" Ucap Zain membuka kedua tangan Ayris . Zain mengerti jika istri kecil nya itu tengah merasa malu dengan ucapan nya .
Zain mengusap lembut bibir cerry Ayris kemudian mencium nya dalam dalam , Ayris yang masih tertegun kemudian membalas nya hingga menjadi kian memanas . Dimana kedua tangan ayris mengalung di leher Zain sedangkan Zain menyentuh setiap lekuk hutan belantara nya yang berakhir di perbukitan gunung kembar itu .
Zain melepas ciuman nya memandang ke wajah Ayris begitupun ayris memandang lekat lekat wajah zain dengan nafas yang memburu.
" Sayang ,,,, aku menginginkan nya ." Ucapan Zain mendapat anggukan pelan dari Ayris . Zain dengan sigap memasuki hutan belantara itu hingga sang ular naga menemukan gua terlarang nya , tempat ternyaman bagi sang ular .
Pergumulan panas yang terjadi tidak berhenti begitu saja , Zain masih mengejar nya sampai menggendong sang istri ke atas ranjang . Ia tak ingin sang istri merasa kelelahan jika harus berperang di kamar mandi . Baik Zain maupun ayris tak mengerti akhir akhir ini merasa hormon tingkat sexual nya meningkat secara drastis .
Beberapa saat setelah selesai dengan pergumulan panas nya , Zain berbaring di samping ayris dengan nafas yang tersengal sengal begitu juga dengan Ayris . Ayris kemudian menoleh ke samping menggerakkan tubuh nya ke dalam pelukan Zain .
Zain memeluk nya dan mencium kening Ayris , ia merasa kebahagiaan yang begitu besar sejak kehadiran sang istri meskipun ia galak tapi rasa sayang dan cintanya begitu besar . Terlihat rasa cemburu yang terpancar di wajah nya.
"Sayang ,,, kau tidak ke kantor ?" Ucap Ayris memainkan jari nya di bidang dada Zain .
" Haaaaaa haaaaa,,,, kau tidak ingin ku temani di hari week end ." Ucap Zain melepas tawa nya mendengar pertanyaan sang istri .
" Apaaaaa ,,,, week end ?" Ucap Ayris yang terkejut mendengar pernyataan sang suami .
" Haaaaaa haaaa apa cemburu mu menutup mata mu jika hari ini adalah week end ." Ucapan Zain membuat ayris malu kemudian menyembunyikan wajah nya .
" kau tidak ingin ku temani ? Aku akan,,,,." Ucapan Zain terjeda karena jawaban Ayris .
" Tidak ,,,, tidak ,,, Aku mau menonton film dengan mu sayang ." Ucap Ayris kemudian mencium pipi Zain , Zain hanya tersenyum melihat tingkah Ayris .
Selang beberapa saat Ayris kemudian tertidur sangat lelap membuat Zain menggelengkan kepala nya. Akhir akhir ini sang istri sering tertidur membuat nya khawatir .
Zain mengangkat ayris memandikan nya di bath up setelah itu membaringkan kembali sang istri di tempat tidur mengusap lembut rambut basah nya dan mengeringkan nya .
Bersambung 🙃🙃🙃🙏🙏🙏🙏