ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 31.


Aksi kejar kejaran pun terhenti ketika Ayris merasa lelah ia terkapar di bangku taman itu.


" Mira ,,, air ,,,, hah ,,, hah,,hah."


Ayris memanggil Mira dengan nafas nya masih tersengal sengal.


" Iya Nyonya ."


Dengan tergopoh gopoh mira berlari mengambil air minum untuk ayris meskipun ia juga lelah .


Beberapa pengawal yang ikut aksi kejar kejaran pun terkapar di lantai setelah di buat panik oleh sang Nyonya . Yah, istri tuan muda mereka yang sangat cepat berlari seperti angin bahkan tak kenal lelah mengelilingi mansion.


" Dasar bodoh ! Kau kira bisa semudah itu keluar dari mansion ku ? Hahahaha,,,,."


Sebuah umpatan kecil dan juga suara tawa zain membuat kedua asisten nya saling berpandangan.


Sepasang Mata yang mengawasi ayris tertawa nyaring membuat max dan rian yang mendengar nya saling berpandangan satu sama lain .


Mereka yang menatap satu sama lain seakan bertanya apa yang terjadi dengan sang tuan yang tertawa seperti itu .


" Ada apa dengan tuan ? tidak seperti biasa nya Mudah mudahan tidak terjadi apa apa !"


Gumam rian dalam hati.


"Seperti nya tuan muda sangat bahagia dengan kehadiran Nona ."


Gumam max dalam hati nya.


Di halaman gedung kantor Z group seperti nya sedang terjadi keributan.


Zain yang tengah melihat ke layar handphone ya mengalihkan pandangan nya ke depan halaman .


" Ada apa ? "


" Seperti nya ada keributan tuan ."


Jawab max yang kemudian mengeluarkan handphone milik nya menelepon resepsionis kantor .


Sang resepsionis memberitahukan jika lisha datang dan ingin memasuki gedung tersebut .


Meskipun banyak pengawal tetapi gadis itu punya seribu cara menarik perhatian hingga harus mempermalukan diri nya sendiri.


" Ada Nona lisha membuat sedikit keributan tuan."


Max memberitahu zain perihal keributan tersebut .


" Rian , putar balik ke mansion !"


Max yang mendengar perkataan sang tuan terkejut hingga tertegun di buat nya .


Tak seperti biasa nya ia bersikap seperti itu jika memang ada keributan , zain akan memilih jalan basement untuk sampai ke ruang kerja nya.


" Baik, tuan. "


Jawab rian singkat.


" Nona ,silahkan anda pergi ! Tuan zain sedang keluar kota ."


Beberapa penjaga dan karyawan lain memberitahunya tetapi lisha tidak mengindahkan nya.


" Hei ,,, kau tidak tahu aku ini siapa ?"


jawab Lisha dengan berbangga hati.


" Siapapun anda ? kami tidak peduli karena kami hanya mengikuti perintah tuan untuk tidak membiarkan anda masuk."


Jawab salah satu satpam di depan lobby .


" Kurang ajar ."


" Aku akan menunggu disini sampai zain datang . Awas kau !! aku akan menyuruh zain memecat mu !! "


Lisha berteriak teriak seperti orang gila namun satpam itu tak mengindahkan nya hanya mengikuti perintah.


"Memangnya siapa kau ? tuan max yang memberi perintah juga pasti dari tuan Zain." Gunam satpam itu dalam hati.


Di mansion .


Ayris masih terkapar di bangku tersebut tak menyadari jika ia sangat lelah karena mencoba mencari jalan untuk kabur dari mansion tersebut akhir nya tertidur sangat pulas di bangku tersebut .


Mira merasa khawatir karena sang nyonya tidak ada pergerakan sedikit pun , akhir nya melihat nya pelan pelan dan ternyata nyonya muda nya sudah tidur dengan pulas .


"Aduh, Bagaimana ini? Nona tertidur."


Gumam Mira dalam hati.


Pucuk di cinta ulam pun tiba , mobil tuan muda Masuk ke halaman parkiran . Mira yang melihat dari samping mansion pun berlari tergesa gesa.


Max dan rian yang melihat nya heran melihat mira tergogopoh gopoh berlari merasa heran lalu berpandangan satu sama lain .


" Mira ,ada apa ? kenapa kau berlari seperti itu ?"


Tanya max pada mira sedangkan rian membukakan pintu mobil untuk sang tuan muda.


" Nona tertidur di bangku taman ."


Jawab Mira setengah berbisik pada max.


Ia takut tuan nya akan memberi hukuman pada nya karena lalai menjaga nona.


" Tuan ,Nona tertidur di bangku Taman." Ucap Max


"Hemm,,,, ."


Sang tuan tak memberi reaksi apa pun pada perkataan max hanya berjalan ke bangku taman .


" Dasar bodoh !!"


Bersambung,😊😊😊