ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 109.


Sesampai di restoran Rian sedang memberi isyarat mira untuk mengajak nyonya muda pulang . Mira yang mengerti dengan isyarat tersebut segera dengan segala cara membujuk nyonya nya.


"Miraaa,,,, kau ini cerewet sekali . Aku hanya menghabiskan puding ini ." Ayris cemberut ketika mira merengek rengek minta pulang dengan alasan kecapekan .


"Maafkan saya nyonya ." Ucap mira menunduk kan kepala nya .


" Baiklah ayo kita pulang !." Ucap Ayris kemudian tersenyum . Mira memapah Ayris seperti orang sakit, sedangkan ayris hanya menggelengkan kepala nya .


Beberapa saat kemudian mereka keluar dari restoran , berjalan menyusuri beberapa toko toko baju . Tetapi langkah Ayris terhenti ketika melewati sebuah toko pakaian bayi .


Ayris pun memasuki toko tersebut , mira dan rian saling pandang mengangkat bahu mereka tetapi juga tidak melarang .


" Nyonya tu,,,,,." Ketika mira hendak berkata mulut nya di bungkam kedua tangan Rian .


Ayris yang melihat nya heran , kenapa kedua orang itu bertindak aneh seperti itu.


" Ada apa ? Kenapa kalian seperti itu ? Jangan jangan kamu tidak sabar ya ,,,?" Ucap Ayris mengedipkan mata nya pada rian dan mira . Sedangkan mereka hanya tersenyum malu malu menundukkan kepala nya.


" Kau ini ,,,,, kita ingin memberi kejutan pada nyonya ." Ucap rian berbisik kesal pada mira.


" Kalau kita tak mencegah nya , nyonya akan lama mampir kesana kesini . Kau mau tuan menunggu lama !." Ucap Mira tak kalah sengit dengan rian .Sejenak Rian pun berpikir ada benar nya perkataan mira .


" Lalu bagaimana ?" Ucap Rian yang masih berbisik .


" Kita harus menunggu ,,,,." Ucap Mira dengan mengedipkan sebelah mata nya , ia menyunggingkan senyum mengejek pada Rian .Sedangkan Rian menggaruk kepala nya meski tidak gatal .


Beberapa saat kemudian ayris berjalan ke bagian pakaian bayi , entah kenapa ayris ingin membeli nya . Ia meraba perut datar nya seakan menginginkan kehadiran nya.


Secara bersamaan vely dan faizal juga memasuki toko , ia pun melihat ayris yang sedang memilih milih baju bayi .


" *Apa perempuan itu sedang hamil kenapa memilih milih baju bayi ."


" Bagaimana jika janin nya anak mas fai ? Ahh tidak,,,,! Mas fai tidak mungkin berbohong , ia belum menyentuh nya ."


" Lalu anak siapa ? apa dia sudah menikah lagi ?"


Vely yang terus bermonolog dalam hati nya , masih menerka nerka apa yang terjadi , sedangkan faizal hanya mengikuti nya.


" Sayang ,,,, kau ingin membeli perlengkapan untuk anak kita ?" Ucap fai yang memang sudah mengetahui jika istri nya tengah berbadan dua.


" He'emmm ,,, Boleh kan ?" Ucap vely yang sedang bergelayut manja di lengan fai.


" Sayang , apa kau mencintai ku ?" Ucap Vely yang secara tiba tiba bertanya seperti itu.


" Tentu saja ,kenapa bertanya seperti itu ?" Jawab fai yang merasa heran karena pertanyaan vely.


" Jika kau bertemu dengan istri kedua mu ayris, siapa yang akan kau pilih ?" Ucapan vely membuat fai semakin heran , ada apa gerangan dengan istri nya itu .


" Tentu saja kau sayang apalagi kau sedang mengandung anak ku ." Vely memang menjebak beberapa pertanyaan karena melihat ayris di depan nya memilah baju .


Ayris yang merasa nama nya terpanggil menoleh ke belakang .Ia terkejut melihat fai dan perempuan yang tadi siang itu .


Faizal yang tanpa sengaja memandang ke depan terkejut melihat Ayris yang berbeda penampilan . Ia semakin cantik berisi membuatnya terpesona dengan kecantikan nya .


" Sayang ,,,, kau masih hidup." Ucap Fai menghampiri ayris tanpa peduli jika vely berada disamping nya .


Ayris terkejut ketika mendengar nya , dia sang mantan masih memanggil nya dengan sebutan mesra bahkan saat berada di depan wanita pujaan nya.


"Tunggu,,,,, ! Stop,,,! jangan mendekat." Ucap Ayris menjaga jarak dengan fai ,sedangkan mira dan rian yang berada di belakang nya bersiap siaga .


" Sayang ,,,, aku ini suami mu . Apa kau tidak mengenalku lagi ?" Fai yang terus mendekat terkejut dengan reaksi ayris yang seperti itu.


" Tapi aku bukan lagi menjadi istri mu ." Ucap Ayris dengan tegas .


" Apa,,,, sayang kau sedang bercanda kan ? Aku mencari mu kemana pun selama beberapa bulan ini ? Kenapa kau menghilang begitu saja ?" Ucap fai yang berada tepat di hadapan ayris .


" Dan berhenti ketika mendengar berita kecelakaan mu. Kau tidak tahu bagaimana terpukul nya aku kehilangan mu ." Fai melanjutkan cerita nya.


" Haaaaaa haaaaaa ,,,, kecelakaan . Kau sedang mengada mas ." ucap ayris dengan tawa sinisnya.


" Apa ,,,jadi berita itu bohong ." Seketika fai menoleh ke belakang menatap tajam vely , vely menatap santai seperti tidak terjadi sesuatu.


Sedangkan ayris hanya mengangkat bahu nya .


" Sayang ,,, syukurlah jika kau masih hidup ." Ucap fai terlihat bahagia dengan berita baik ini bahwa ayris masih hidup.


" Aku sangat merindukanmu sayang ." ucap fai lagi ketika ia akan mendekat dan memeluk ayris .Ayris berjalan mundur.


" Tidak ,,,,,aku bukan istri mu lagi ." Ucap Ayris .


" Tidak sayang,,,, aku tidak pernah menceraikan mu dan tidak akan pernah .'' Ucapan fai membuat vely merasa kesal dengan sikap fai .


" Tapi aku bukan lagi istri mu , aku sudah menjadi istri orang lain tatkala kau meninggalkanku untuk menemui wanita itu ." Ucap ayris menunjuk pada vely , fai terkejut mendengar nya . Ayris yang dulu tidak seperti ini ia begitu patuh dan diam melihat apapun tetapi tidak untuk sekarang ini , ia berbeda dari sebelum nya.


" Ku akui aku memang salah ,tapi aku tidak pernah menceraikan mu. Sayang , percayalah pada ku ! aku mencintaimu ." Ucap Fai yang terus mendekat tetapi ayris berjalan mundur .


" Sudah lah ,tidak ada guna nya berdebat dengan mu mas . Nyata nya aku sudah bukan lagi istri mu dan saat ini aku sedang mengandung anak dari suami ku ." Ucap Ayris tersenyum memegang perut datar ayris .


Kemudian ayris berbalik ingin meninggalkan tempat itu , tetapi sebelum berjalan ia menoleh pada fai .


" Kau bisa mengecek di kantor catatan sipil jika aku bukan istri mu mas . Dan selamat ! kau akan menjadi seorang ayah ." Ucap Ayris tersenyum pada fai dan berlalu pergi .


" Tidak sayang ,,,,, Jangan berkata seperti itu .Kau tetap istri ku , bahkan jika kau ingin aku menceraikan nya pun akan ku lakukan ." Ucap fai ,ia mengejar ayris yang berjalan meninggalkan nya tetapi ia terhenti oleh para bodyguard yang mengawal ayris .


Sedangkan ayris pergi di dampingi mira dan rian .


" Ayris ,,,, sayang ,,, ayris aku mencintai mu ." Teriak fai yang mengejar ayris namun di hadang oleh beberapa bodyguard yang siap siaga di samping mereka atas isyarat rian .


Beberapa lama mereka berjalan ayris hendak berhenti namun ia terbayang oleh fai yang pasti mengejar nya . Ayris ingin memakan ice cream namun jarak antara mereka ia rasa tidak terlalu jauh jadi di urungkan niat nya.


'' Nyonya apa yang anda inginkan ? " ucap mira yang melihat ayris ragu ragu berjalan .


" Mira ,,aku ingin makan ice cream tapi ,,, . Sudahlah ayo !" Ucap Ayris kemudian berjalan menuju parkiran , sedangkan rian dan mira berada di belakang nya berjaga jika fai lolos dari para bodyguard tapi di rasa tidak .


Bodyguard pilihan tersebut tak mungkin kalah hanya dengan seorang lelaki.


Sesampai di depan mobil Ayris yang hendak masuk ke dalam mobil terkejut mendengar seseorang memanggil nya .


" Sayang,,,,,."


Bersambung 😊😊😊🙏🙏🙏