
Sesampai di restoran Rian sedang memberi isyarat mira untuk mengajak nyonya muda pulang . Mira yang mengerti dengan isyarat tersebut segera dengan segala cara membujuk nyonya nya.
"Miraaa,,,, kau ini cerewet sekali . Aku hanya menghabiskan puding ini ." Ayris cemberut ketika mira merengek rengek minta pulang dengan alasan kecapekan .
"Maafkan saya nyonya ." Ucap mira menunduk kan kepala nya .
" Baiklah ayo kita pulang !." Ucap Ayris kemudian tersenyum . Mira memapah Ayris seperti orang sakit, sedangkan ayris hanya menggelengkan kepala nya .
Beberapa saat kemudian mereka keluar dari restoran , berjalan menyusuri beberapa toko toko baju . Tetapi langkah Ayris terhenti ketika melewati sebuah toko pakaian bayi .
Ayris pun memasuki toko tersebut , mira dan rian saling pandang mengangkat bahu mereka tetapi juga tidak melarang .
" Nyonya tu,,,,,." Ketika mira hendak berkata mulut nya di bungkam kedua tangan Rian .
Ayris yang melihat nya heran , kenapa kedua orang itu bertindak aneh seperti itu.
" Ada apa ? Kenapa kalian seperti itu ? Jangan jangan kamu tidak sabar ya ,,,?" Ucap Ayris mengedipkan mata nya pada rian dan mira . Sedangkan mereka hanya tersenyum malu malu menundukkan kepala nya.
" Kau ini ,,,,, kita ingin memberi kejutan pada nyonya ." Ucap rian berbisik kesal pada mira.
" Kalau kita tak mencegah nya , nyonya akan lama mampir kesana kesini . Kau mau tuan menunggu lama !." Ucap Mira tak kalah sengit dengan rian .Sejenak Rian pun berpikir ada benar nya perkataan mira .
" Lalu bagaimana ?" Ucap Rian yang masih berbisik .
" Kita harus menunggu ,,,,." Ucap Mira dengan mengedipkan sebelah mata nya , ia menyunggingkan senyum mengejek pada Rian .Sedangkan Rian menggaruk kepala nya meski tidak gatal .
Beberapa saat kemudian ayris berjalan ke bagian pakaian bayi , entah kenapa ayris ingin membeli nya . Ia meraba perut datar nya seakan menginginkan kehadiran nya.
Secara bersamaan vely dan faizal juga memasuki toko , ia pun melihat ayris yang sedang memilih milih baju bayi .
" *Apa perempuan itu sedang hamil kenapa memilih milih baju bayi ."
" Bagaimana jika janin nya anak mas fai ? Ahh tidak,,,,! Mas fai tidak mungkin berbohong , ia belum menyentuh nya ."
" Lalu anak siapa ? apa dia sudah menikah lagi ?"
Vely yang terus bermonolog dalam hati nya , masih menerka nerka apa yang terjadi , sedangkan faizal hanya mengikuti nya.
" Sayang ,,,, kau ingin membeli perlengkapan untuk anak kita ?" Ucap fai yang memang sudah mengetahui jika istri nya tengah berbadan dua.
" He'emmm ,,, Boleh kan ?" Ucap vely yang sedang bergelayut manja di lengan fai.
" Sayang , apa kau mencintai ku ?" Ucap Vely yang secara tiba tiba bertanya seperti itu.
" Tentu saja ,kenapa bertanya seperti itu ?" Jawab fai yang merasa heran karena pertanyaan vely.
" Jika kau bertemu dengan istri kedua mu ayris, siapa yang akan kau pilih ?" Ucapan vely membuat fai semakin heran , ada apa gerangan dengan istri nya itu .
" Tentu saja kau sayang apalagi kau sedang mengandung anak ku ." Vely memang menjebak beberapa pertanyaan karena melihat ayris di depan nya memilah baju .
Ayris yang merasa nama nya terpanggil menoleh ke belakang .Ia terkejut melihat fai dan perempuan yang tadi siang itu .
Faizal yang tanpa sengaja memandang ke depan terkejut melihat Ayris yang berbeda penampilan . Ia semakin cantik berisi membuatnya terpesona dengan kecantikan nya .
" Sayang ,,,, kau masih hidup." Ucap Fai menghampiri ayris tanpa peduli jika vely berada disamping nya .
Ayris terkejut ketika mendengar nya , dia sang mantan masih memanggil nya dengan sebutan mesra bahkan saat berada di depan wanita pujaan nya.
"Tunggu,,,,, ! Stop,,,! jangan mendekat." Ucap Ayris menjaga jarak dengan fai ,sedangkan mira dan rian yang berada di belakang nya bersiap siaga .
" Sayang ,,,, aku ini suami mu . Apa kau tidak mengenalku lagi ?" Fai yang terus mendekat terkejut dengan reaksi ayris yang seperti itu.
" Tapi aku bukan lagi menjadi istri mu ." Ucap Ayris dengan tegas .
" Apa,,,, sayang kau sedang bercanda kan ? Aku mencari mu kemana pun selama beberapa bulan ini ? Kenapa kau menghilang begitu saja ?" Ucap fai yang berada tepat di hadapan ayris .
" Dan berhenti ketika mendengar berita kecelakaan mu. Kau tidak tahu bagaimana terpukul nya aku kehilangan mu ." Fai melanjutkan cerita nya.
" Haaaaaa haaaaaa ,,,, kecelakaan . Kau sedang mengada mas ." ucap ayris dengan tawa sinisnya.
" Apa ,,,jadi berita itu bohong ." Seketika fai menoleh ke belakang menatap tajam vely , vely menatap santai seperti tidak terjadi sesuatu.
Sedangkan ayris hanya mengangkat bahu nya .
" Sayang ,,, syukurlah jika kau masih hidup ." Ucap fai terlihat bahagia dengan berita baik ini bahwa ayris masih hidup.
" Aku sangat merindukanmu sayang ." ucap fai lagi ketika ia akan mendekat dan memeluk ayris .Ayris berjalan mundur.
" Tidak ,,,,,aku bukan istri mu lagi ." Ucap Ayris .
" Tidak sayang,,,, aku tidak pernah menceraikan mu dan tidak akan pernah .'' Ucapan fai membuat vely merasa kesal dengan sikap fai .
" Tapi aku bukan lagi istri mu , aku sudah menjadi istri orang lain tatkala kau meninggalkanku untuk menemui wanita itu ." Ucap ayris menunjuk pada vely , fai terkejut mendengar nya . Ayris yang dulu tidak seperti ini ia begitu patuh dan diam melihat apapun tetapi tidak untuk sekarang ini , ia berbeda dari sebelum nya.
" Ku akui aku memang salah ,tapi aku tidak pernah menceraikan mu. Sayang , percayalah pada ku ! aku mencintaimu ." Ucap Fai yang terus mendekat tetapi ayris berjalan mundur .
" Sudah lah ,tidak ada guna nya berdebat dengan mu mas . Nyata nya aku sudah bukan lagi istri mu dan saat ini aku sedang mengandung anak dari suami ku ." Ucap Ayris tersenyum memegang perut datar ayris .
Kemudian ayris berbalik ingin meninggalkan tempat itu , tetapi sebelum berjalan ia menoleh pada fai .
" Kau bisa mengecek di kantor catatan sipil jika aku bukan istri mu mas . Dan selamat ! kau akan menjadi seorang ayah ." Ucap Ayris tersenyum pada fai dan berlalu pergi .
" Tidak sayang ,,,,, Jangan berkata seperti itu .Kau tetap istri ku , bahkan jika kau ingin aku menceraikan nya pun akan ku lakukan ." Ucap fai ,ia mengejar ayris yang berjalan meninggalkan nya tetapi ia terhenti oleh para bodyguard yang mengawal ayris .
Sedangkan ayris pergi di dampingi mira dan rian .
" Ayris ,,,, sayang ,,, ayris aku mencintai mu ." Teriak fai yang mengejar ayris namun di hadang oleh beberapa bodyguard yang siap siaga di samping mereka atas isyarat rian .
Beberapa lama mereka berjalan ayris hendak berhenti namun ia terbayang oleh fai yang pasti mengejar nya . Ayris ingin memakan ice cream namun jarak antara mereka ia rasa tidak terlalu jauh jadi di urungkan niat nya.
'' Nyonya apa yang anda inginkan ? " ucap mira yang melihat ayris ragu ragu berjalan .
" Mira ,,aku ingin makan ice cream tapi ,,, . Sudahlah ayo !" Ucap Ayris kemudian berjalan menuju parkiran , sedangkan rian dan mira berada di belakang nya berjaga jika fai lolos dari para bodyguard tapi di rasa tidak .
Bodyguard pilihan tersebut tak mungkin kalah hanya dengan seorang lelaki.
Sesampai di depan mobil Ayris yang hendak masuk ke dalam mobil terkejut mendengar seseorang memanggil nya .
" Sayang,,,,,."
Bersambung 😊😊😊🙏🙏🙏