ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 123.


Zain menggendong istri nya sampai di kamar mandi , ia berhasil membuat istri nya gugup .


Zain dengan lembut memperlakukan istri mungil nya itu , memandikan nya hingga membuat ayris merasa malu melihat nya .


Setelah beberapa saat selesai dengan rutinitas mandi nya ,ayris dan Zain berganti baju di wardrobe samping kamar mandi. Lemari baju yang tadi nya hanya berisi pakaian Zain kini sebagian berubah menjadi pakaian Ayris lengkap dengan underware nya .


Ayris terkejut ketika melihat isi dari lemari tersebut namun ia tersenyum senang karena banyak pakaian kesukaan nya berada dilemari tersebut.


" Sayang ,,,, kapan pakaian ini ada di sini ? Wahhhh lengkap dengan benda kesayangan ku . Jangan jangan kau ,,,, ?" Ucapan Ayris terhenti ketika ia sadar banyak penggemar yang menggilai suami nya matanya melotot tajam pada Zain .


Zain yang mengerti arti tatapan Ayris mendekati nya kemudian mencium kilas bibir cerry istri nya .


" Haaaaaa haaaaaa ,,,, Aku menyuruh diana Menyediakan pakaian untuk mu . Mulai sekarang kau akan ikut bersamaku ." Ucap Zain memeluk erat tubuh istri nya .


" Kau tidak punya kekasih lain ? atau itu hanya alasan mu saja ." Ucap Ayris mencibirkan bibir nya meskipun dalam dekapan Zain .


" Haaaaa haaaaa,,,, kau sedang cemburu sayang ?" Suara tawa Zain membuat nya semakin kesal .


" Lihat saja ,,,, aku akan mematahkan kaki dan tangan mu jika aku nemgetahui nya ." Ucap Ayris .


Zain kemudian memegang wajah Ayris kemudian mencium bibir cerry itu dalam dalam . Ia berpikir harus segera menjinakkan serigala betina nya , jika tidak semua akan berantakan .


Setelah beberapa saat Ciuman itu akan berubah menjadi lebih panas lagi Ayris segera mendorong tubuh suaminya tanda untuk mengakhiri nya .


" Sayang ,,,, kau menginginkan lagi ?" Ucap Zain mengedipkan sebelah mata nya ,Ia sengaja mengoda ayris. Ayris tersenyum memandang wajah suaminya dan menggeleng pelan .


" Sayang aku lapar ,,, . Tenaga ku sudah terkuras karena berzumba denganmu ." Ucap Ayris kemudian menenggelamkan wajah nya ke dada Zain dan memeluk erat tubuh suami nya , sebenar nya ia masih sedikit malu dengan suami nya jika membicarakan hal itu .


Zain tersenyum mendengar permintaan sang istri kemudian menggendongnya duduk di sofa .


" Tunggu di sini ! Aku akan kembali ." Ucap Zain menatap tajam istri nya . Zain kemudian keluar ruang istirahat nya dan juga ruang kerja nya .


Ayris tengah tersenyum sendiri membayangkan apa yang barusan ia lakukan terhadap suami nya .


Selang beberapa saat Zain masuk ke dalam ruangan nya dengan membawa troly meja berisi beberapa menu makanan .


Ayris tersenyum melihat menu makanan kesukaan nya , ia ingin segera menyantap nya . Zain yang duduk di samping ayris mengambil beberapa makanan yang di sukai ayris kemudian menyuapi nya .


Ayris sangat lahap makan makanan yang di suapi Zain hingga ia meminta lagi pada Zain . Entah mengapa tubuh nya terasa tak bertenaga , mood makan yang akhir akhir ini berubah membuat nya terkadang susah untuk makan yang membuat Zain khawatir.


" Sayang ,,, aku sudah kenyang ." Ucap Ayris kemudian meraih segelas air minum di meja .


Zain tersenyum kemudian bergantian ia makan makanan nya dan membiarkan sang istri berganti baju .


" Sayang ,,,malam ini aku akan meeting dengan klien. " Ucapan Zain membuat Ayris memandang ke arah suami nya . Tak biasa nya suami nya meeting malam seperti itu , namun ia menyadari jika sang suami seorang pebisnis .


" Apa kau akan pulang larut malam ?" Tanya ayris kemudian menghampiri Zain yang telah selesai makan .


" Agak malam ,,, kenapa ? Kau merindukan ku ?" ucapan Zain sontak saja membuat ayris cemberut .


" Dengan perempuan ,,,,,?" Zain tertawa mendengar penuturan istri nya.


" Sayang ,,, aku hanya bercanda . " Ucap Zain kemudian mencium kening istri nya .


Ayris pun tak mengerti kenapa dalam hati nya merasa tidak nyaman . Ia merasa gelisah mendengar ucapan Zain namun tidak bisa berbuat apa apa .


Beberapa saat kemudian Zain bersiap dengan stelan jas nya , ia akan mengantar sang istri kembali ke mansion sebelum ia pergi menemui kliennya .


" Ayo aku akan mengantar mu pulang !" Ucap Zain kemudian membawa tas ayris .


Sang nyonya bos yang menjadi penguasa hati sang bos tersenyum menggandeng lengan suami nya .


Beberapa saat kemudian mereka keluar dari loby gedung menjulang tinggi itu di dampingi Rian dan diana .


Diana ikut naik ke dalam mobil karena harus mendampingi Zain dalam pertemuan dengan klien .


" Diana ,,,,." Suara panggilan Ayris membuat Diana menoleh membungkukkan badan nya .


" Iya nyonya ." Jawab singkat diana .


" Kau harus menjaga tuan untukku !" Ucapan Ayris membuat diana tertegun.


" Jika ada perempuan yang menggoda nya bilang pada ku ! Aku akan mematahkan tangan dan kaki nya ! ." Ucap Ayris menatap Tajam pada Zain .Sedang kan Diana menatap pada Rian , mereka saling pandang dan rian mengangkat bahu nya .


" Haaaaaa haaaaaa,,,,, ." Zain tersenyum mendengar ucapan Ayris ,kemudian meraih tubuh mungil itu dan memeluk nya . Ia mengerti jika istri kecil nya itu cemburu ,meskipun ia istri sah nya namun ia belum bisa mengenalkan Ayris pada dunia luar .Ia bisa menjadi target para musuh musuh Zain terutama musuh masa lalu kedua orang tua nya .


" Ba,,, baik nyonya." Dengan ragu ragu Diana menjawab permintaan sang nyonya bos .


Beberapa saat kemudian mobil yang mereka kendarai telah melaju dengan cepat hingga tak terasa sampai di Mansion .


Zain turun membuka pintu di ikuti Ayris kemudian Zain mencium kening Ayris sedang kan mira sudah menunggu sang nyonya di depan pintu .


Tetapi ayris masih enggan melepas kepergian Zain ,ia masih bergelayut manja dalam pelukan Zain .


" Sayang ,,,." Ayris yang mengerti arti pamggilan suami nya melepaskan pelukan nya . kemudian mencium pipi Zain .


Semua orang yang melihat pemandangan itu begitu haru merasa iri dengan keromantisan sang majikan .


Zain membalas ciuman ayris namun di bibir nya yang membuat semua mata melongo memandang nya .


" Hati hati ya sayang ,,,.!" Ucap Ayris .


Zain hanya tersenyum mengangguk pelan kemudian masuk kembali ke dalam mobil setelah itu Rian mengemudikan mobil menuju tempat pertemuan tersebut .


Ayris melambaikan tangan nya pada Zain yang masih membuka kaca jendela , Zain tersenyum melihat tingkah manja istri nya . Ia begitu menyayangi Ayris hingga menyembunyikan serapat mungkin.


Sedangkan ayris masuk ke dalam mansion di sambut dengan mira yang membawakan barang barang nyonya muda nya . Ayris berjalan ke atas menaiki tangga menuju kamar nya .


Bersambung 😊😊🙏🙏🙏🙏