
" Tu ,,, tu,,,, tuannn,,,,." Pak mus terkejut melihat sang tuan berada di samping nya tanpa ia sadari beberapa mangga yang ada di tanganya jatuh ke lantai .
Sementara beberapa bodyguard yang mendengar ucapan pak mus pun saling berpandangan melihat ke arah pak mus .
" Suuuuuttttsss,,,, Diam !!." Zain yang telah lama berada di sana beberapa saat yang lalu menyuruh pak mus diam .
Beberapa orang yang berada di sana menundukkan kepala nya merasa takut dengan kehadiran sang tuan . Rasa ngeri menyelimuti mereka , entah hukuman apa yang akan mereka terima .
Ayris yang membelakangi nya tak berada jauh dari sana melihat buah mangga nya menggelinding di lantai membuat nya berteriak kencang .
" Pak mussssss,,,,,, ." Ayris yang berteriak kencang membuat semua orang yang berada disekitar nya menutup telinga nya .
Suara teriakan ayris yang menggelegar seperti petir menyambar membuat orang orang di sekeliling nya bergidik ngeri .
" I,,,i,,,iya nyonya ." Pak mus yang ter bata bata menjawab teriakan nya membuat ayris merasa heran ,ia pun menengok ke belakang di mana pak mus berada .
Ayris sedikit terkejut melihat Zain berada di sana , bukan nya ketakutan karena ketahuan membuat kegaduhan di taman ,ayris justru berlari menghampiri zain .
" Sayang,,,,,." Ayris yang berlari kecil membuat zain khawatir .
" Stopppppp,,,,,, !!!." Teriakan Zain yang tak kalah kencang dengan istri nya membuat semua orang berlari meninggalkan tempat itu .
Ayris yang mendengar teriakan Zain berhenti seperti patung diam membisu tanpa bergerak sama sekali melihat sang suami yang histeris . Ia mulai merasa ngeri jika sang suami bersikap demikian, pasti akan terjadi sesuatu yang mengerikan di mansion ini .
" Kenapa ia berteriak seperti itu ? jangan jangan ia mendengar semua pembicaraan ku ? bagaimana nasib mereka ? tidak,,, tidak ,,, itu tidak boleh terjadi !!." Gumam ayris yang tengah mematung di dalam hati nya .
Pak mus, mira dan sely yang masih tertinggal di tempat itu pun terkejut mendengar teriakan sang tuan merasa khawatir dengan apa yang terjadi . Mereka ikut diam mematung di sana namun mira segera tersadar bahwa mangga yang pak mus jatuhkan menggelinding kemana mana , mira pun menyenggol mereka untuk segera memunguti mangga mangga tersebut .
" Kenapa kau berlari ? Apa kau ingin membahayakan nya ? Bagaimana aku bertanggung jawab pada mama dan papa jika terjadi sesuatu denganmu atau dengan anak kita ? " Ayris yang semula mengira jika serigala jantan nya akan terlihat garang ternyata ia bersikap lemah lembut.
" Aku hanya ingin menghampiri mu ." Ucap ayris yang kemudian merentangkan kedua tangan nya meminta zain untuk menggendong nya .
" Kau itu nakal sekali !! jika kau tak peduli dengan diri mu sendiri setidak nya perhatikan ia yang akan hadir dalam kehidupan kita ." Ucap Zain kemudian menggendong sang istri .
" Kau hanya peduli dengan nya, bagaimana dengan ku ? Bahkan kau lebih menyukai nya dari pada aku ? hiks,,,,hiks ,,,hikss ." Ayris yang sedang memulai drama nya membuat Zain kalang kabut .
" Sayang ,,, Maafkan aku ! bukan begitu maksud ku . Aku hanya ,,,,." Zain sudah kehilangan akal nya mengendalikan sang istri yang secara tiba tiba berubah ubah .
" Hiks ,,,hikss ,,,hikss ,,,." Ia semakin kencang menangis kepala ayris menelusup ke dalam bilah dada zain kemudian ia menengok ke belakang mengedipkan mata pada mira dan sely serta pak mus yang berada di sana .
" Heii mira nyonya mu sedang berdrama ria ?" Ucap sely setengah kesal .
" Haaaaa ,,,,haaaaa ,,,,,.Setidaknya kita selamat dari amukan serigala jantan ." Pak mus yang menjawab perkataan sely mendapat anggukan dari mira mau pun sely .
" Benar kata pak mus. Bersiaplah menjadi pengantin sely !! Nyonya tidak akan membiarkan mu lolos ,,,hii hiiii hiiii." Ucap mira tersenyum penuh arti .
" Mira ,,, kau gila ya ! Menyebalkan !! terus saja meledekku . huuuuhhh ." Sely berkata dengan kesal .
'' Hiii hiii hiiii ,,,." Pak mus dan mira tertawa bersamaan sementara sely mengerucutkan bibir nya karena kesal .
" Sudah sayang ,,, jangan menangis !!"
" Kalian ,,,, bawa mangga- mangga itu !!." Ucap Zain setengah berteriak menatap tajam pada mereka.
" Baik tuan ." Suara kompak mereka bertiga mendapat senyuman dari ayris kemudian melambaikan tangan pada mereka bertiga.
" Dasar bucin akut ." Ucap Sely kemudian berlalu meninggalkan mereka berdua.
" Haaaa haaaaaa ,,,, kau akan menjadi seperti itu juga ." teriak mira yang melihat sely pergi dari tempat itu .
" Sebentar lagi kau akan menikah ! haaaaa haaaaa ,,,,." Mira berteriak kemudian tertawa terbahak bahak .
" Dasar gila !!." sely tengah kesal dengan mira meninggalkan mereka berdua.
" Mira ,,,, Ayo cepat !! sebelum kedua serigala itu menerkam kita ." Pak mus yang mengajak mira bergegas masuk ke dalam dengan membawa mangga mangga muda tersebut .
Zain yang telah sampai ke dalam mansion membawa ayris ke kamar mereka menggunakan lift rahasia yang baru ayris ketahui .
" Heeeehhhh ,,,, sejak kapan ada lift di sini ? kenapa aku tidak mengetahui nya ? " Ucap Ayris yang tersadar dari lamunan nya.
" Bukan kah aku menyuruh mu mengelilingi mansion ?" Sikap dingin Zain yang lama hilang kini muncul begitu saja .
" kenapa ia dingin sekali ? menyebalkan !!" Gumam ayris dalam hati nya .
Ayris yang setengah mengantuk memilih menyembunyikan wajah nya ke bilah dada zain . Mata nya yang sudah lengket tak tertahan lagi untuk sampai ke kamar nya. Ayris sudah terlelap menerawang ke alam mimpi , sementara zain yang telah sampai ke kamar melihat nya dengan heran .
Zain membaringkan istri nya di ranjang kamar tidur nya , menyelimuti nya kemudian mencium kening nya .
" Kau itu nakal sekali !! "
" Tidur ya sayang ! kesayangan daddy jangan merepotkan mommy mu lagi ! Kasihan mommy mu kecapekan karena ulah mu ." Zain meraba perut datar ayris lalu mencium nya .
Zain hendak menghubungi diana jika ia akan berangkat ke kantor siang hari menunggu ayris terbangun . Zain memang akan membawa ayris ke kantor karena khawatir dengan kondisi nya .
Setelah itu Zain membersihkan diri nya berendam sebentar di bath up menghilangkan kepenatan yang baru saja terjadi .
Beberapa menit berlalu zain menyudahi berendam nya mengguyur tubuhnya di shower membersihkan sisa sisa busa yang masih menempel .
Zain berjalan ke ruang wardrobe mengganti bathrobe nya dengan stelan jas hitam kesukaan nya , ia pun terkejut melihat ayris yang sudah berada di belakang memeluk nya .
" Sayang ,,,, kau sudah bangun ?." Zain membalikkan diri nya memeluk sang istri yang terlihat cemberut.
" Ada apa ? kenapa wajah nya di tekuk seperti ini ?" Zain yang meraih wajah sang istri mengusp dengan pelan.
" Kau akan berangkat ke kantor ! Dan aku sendiri di mansion sebesar ini ." Ucapan ayris membuat zain tersenyum , ia mengerti kejenuhan nya sendirian di mansion.
" Apa kau ingin ke mansion utama ? Disana ada mama papa kakek dan nenek . Oh ya ada juga dave di sana ." Ucapan Zain membuat ayris menekuk wajah nya dan menatap tajam zain .
" Haaaaaa haaaaaa,,,, kau takut atau tidak mau ? " Ayris tidak menjawab pertanyaan zain ia hanya diam mematung menatap tajam manik mata zain.
" Kau ingin menyingkirkan ku dari tempat ini dan bersenang senang dengan wanita itu ." Ayris yang akhir akhir ini terbakar api cemburu membuat zain sedikit kewalahan .
" Sayang ,,,, tentu saja kau ikut dengan ku ke kantor . Aku tidak akan meninggalkan mu sedetik pun karena ,,,,." Belum sempat zain melanjutkan perkataan nya ayrus terlebih dahulu memotong perkataan zain .
" Karena apa ,,,,?" Ucap ayris memandang wajah zain .
" Karena kau sangat nakal !!."Ucap zain menyentil hidup ayris .
" Ayo sayang cepat mandi !! atau aku yang mandikanmu ?"Ucapan Zain membuat ayris tersipu malu .
" Tidak ,,,, tidak ,,, aku mandi sendiri ." Ayris yang tersipu malu kemudian bergegas ke kamar mandi .
Semnetara zain yang telah selesai merapikan diri turun ke bawah membuat sarapan untuk istri nya.
Ia harus exstra hati hati menjaga ayris apalagi dengan pola makan nya yang tak beraturan .
bersambung 😊😊