ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 193


Malam yang semakin larut membuat zain dan para keluarga semakin asyik berbincang bincang .


Ayris yang sedari tadi menguap mendapat tatapan tajam dari suami nya , begitu juga dengan adik ipar nya chleo .


" Sayang , aku sangat mengantuk ." Bisik ayris di telinga zain .


" Aku akan menggendong mu ke atas ." ucapan zain mendapat tatapan tajam dari ayris namun tak di perdulikan oleh zain.


" Kek nek , Pa Ma ,,,,zain ke atas dulu . Dan kau rubah kecil menginap lah disini !." Ucap zain kemudian menggendong ayris ke lantai atas .


Ayris memang sangat mengantuk , ia menyembunyikan kepala nya di bilah dada zain .


" Baiklah sayang , selamat malam . Tidur lah yang nyenyak !." Ucap mama mona .


" Selamat malam Ma, selamat malam semua ." Ayris tersenyum pada mona dan semua orang .Tanpa malu malu lagi Ayris mulai terbiasa dengan sikap zain yang memanjakan nya .


Meskipun semua orang merasa iri dengan sikap zain pada istri nya bahkan merasa kesal namun tak akan ada yang berani menolak keputusan zain meskipun kakek arijaya yang membesarkan nya .


Semua orang pergi ke kamar masing masing begitupun chleo yang tertidur terpaksa di gendong oleh max suami nya berjalan ke kamar nya .


Mansion zain memang sangat besar mewah dan juga tertutup . Setiap keluarga mempunyai kamar masing masing di mansion zain termasuk adik kedua nya dave mau pun kakek adinata .


Namun tidak ada seorang pun yang berani datang bahkan menginap tanpa ijin dari zain .


Zain tidak akan pernah mengijinkan orang lain berkunjung ke mansion nya karena ruang bawah tanah yang ia gunakan untuk markas black devil pergerakan mereka .


Se sampai di kamar zain membaring kan tubuh istri nya dengan rasa kantuk nya tak tertahan lagi membuat ayris tertidur sebelum sampai di kamar ,ia tak lantas membawa ayris mandi hanya membawa se baskom air dan washlap untuk membilas sela sela keringat yang mungkin keluar dari tubuh ayris.


Setelah itu zain mengganti baju ayris dengan baju tidur kemudian menyelimuti nya .


Zain tak lantas berbaring di samping ayris , ia melihat dan mencium istri nya yang tengah tertidur pulas lalu pergi ke ruang bawah tanah dimana anton sudah menunggu nya .


Ting,,,


Lift khusus dari kamar zain berbunyi ketika anton tepat di layar monitor menunggu seseorang untuk datang .


" Bos ." Sapa anton menundukkan kepala nya .


" Bagaimana dengan jalang itu ?" Zain tak lantas basa basi kedatangan nya di tengah malam ini memang untuk mengakhiri orang yang telah membahayakan istri dan anak nya .


" Masih di ruang isolasi bos, leon sedang menjaga nya ." Jawab anton .


"Apa leo sudah datang ?" Zain sedang mengamati perempuan itu yang berteriak teriak seperti orang gila lewat layar monitor .


" Sedang dalam perjalanan bos ." Anton memberikan sebuah map yang berisi penelitian tentang obat yang di masukkan oleh vani dan beberapa dokumen tentang identitas vani .


" Brengsek !! Ternyata ia ingin bermain main dengan ku . " Umpat zain melihat dokumen tersebut .


" Apa leo mengetahui tentang semua ini ?" pertanyaan zain membuat anton menghela nafas kasar nya .


" Dokter leo ,,,,,,, ." Anton menggelengkan kepala nya ,Zain sadar jika adik nya itu masih terlalu muda mengenal bahaya dalam diri nya sendiri.


" Baiklah , aku mengerti ." Zain kemudian duduk memainkan senapan yang ia ambil dari sisi penyimpanan senjata .


Beberapa saat Zain menunggu kedatangan leo , sang empu nya muncul dari balik pintu dengan langkah gontai .


Ia tengah kesal karena kakak nya memanggil nya datang saat tengah malam seperti ini .


" Anton, kau tidak punya kerjaan selain memanggil ku datang di tengah malam seperti ini ?" Zain yang mendengar suara leo membalikkan kursi nya menatap tajam pada leo .


Sementara anton menundukkan kepala nya tak menjawab sepatah kata pun .


Mata setengah menahan kantuk hampir saja membuat leo terjatuh karena lelah hari ini .


" Plakkk,,,, plakkkk,,,,,,." Tamparan zain membuat leo membelalakkan mata nya ingin menampar balik kakak nya .


Zain tidak menjawab sepatah kata pun , ia melempar beberapa berkas dan juga photo photo pernikahan vani bahkan beberapa video yang terpapang di layar monitor yang telah disiapkan oleh anton untuk di putar.


Leo mengambil berkas tersebut , membaca nya dengan teliti kemudian membolak balikkan beberapa berkas lain nya .


" Tidak mungkin ,,,, ini tidak mungkin . " Leo masih belum mempercayai apa yang ia baca .


Setelah memeriksa kembali leo jatuh terduduk lemas di lantai .


"Ini tidak mungkin terjadi


Pasti kakak telah memanipulasi data itu dan menjauhkan vani dari ku ! " Leo ysng syok tak mempercayai begitu saja berkas yang di tunjukkan zain .


" Kakak sengaja karena menginginkan nya . Aku tahu kakak menyukai nya , benar kan ? Jawab kak !." Leo tengah tersulut emosi tak menduga apa yang ia alami saat ini .


" Hahahaha,,,,. Menyukai nya ? Apa kau sudah gila ? Istri ku jauh lebih cantik dari pada jalang itu ."Zain menyunggingkan bibir nya dengan sinis .


" Lalu kenapa kakak lakukan semua ini pada ku ? Apa salah ku pada kakak ? Aku memcintai nya kak , tolong lepaskan ia untuk ku !." Ucapan leo semakin membuat zain naik darah .


Ia kemudian menampar pipi leo kembali.


plakkkk,,,, plakkk,,,


" Lalu apa aku harus mengampuni orang yang dengan sengaja ingin melenyapkan anak dan istri ku ?" Leo menahan sakit pipi nya ,disudut bibir nya mengeluarkan darah segar tertrgun mendengar perkataan kakak nya .


" Apa maksud kakak ?" Leo berpikir ke alam jauh sana dan berharap itu tak terjadi .


Anton kemudian memutar potongan video dari vani datang mengatasnamakan diri nya sampai ia mengganti vitamin ayris dengan sebuah obat lain yang sangat membahayakan.


" Apa video itu masih membuat mu ragu ? Kau terlalu muda mengenal musuh musuh mu ." Zain yang duduk di kursi nya memandang tajam pada leo .


" Tidak ,,, ini tidak mungkin . Vani ,,, bukankah kau mencintai ku ? Untuk apa ia mengganti vitamin kakak ipar ?" Leo bermonolog sendiri .


" Kenapa kau menginginkan kakak ? Lalu pertunangan kita ? Apa kau menganggap nya mainan ?"


" Aaaaaaaa,,,,, tidakkkkkkk,,,,, ini tidak mungkin terjadiiiiiii,,,,." Leo yang berbicara sendiri seperti orang gila berteriak dengan keras nya .


Anton hanya menghela nafas kasar nya sedangkan Zain tetap menatap tajam pada leo .


" Bagaimana dengan ini ?" Zain kemudian menyuruh anton memutar video pernikahan vani dengan suami nya .


" Apaaa,,,,, ! Jadi selama ini aku bertunangan dengan istri orang . Tega sekali aku merebut nya ." Leo mulai tertunduk lemas menitikkan air mata nya .


" Pantas saja selama ini kau selalu beralasan kedua orang tua mu ke luar negeri .Bahkan aku tak boleh sedetik pun mampir ke rumah mu." Ucap leo pada diri sendiri .


" Aaaaaaa,,,, tidakkkkkkk,,,, ini tidak mungkinnnnnn ." Leo berteriak keras seperti orang kesetanan .


Bagai duri yang menusuk jantung hati nya leo tak menyangka wanita yang di cintai nya ternyata menyukai kakak nya bahkan ia adalah istri orang .


Ia kemudian bangun meninggalkan tempat itu dengan langkah gontai . Anton menatap nya dengan iba tetapi tak bisa berbuat apa apa .


" Bos ." Anton tak melanjutkan perkataan nya , ia menundukkan kepala nya .


" Awasi setiap pergerakan nya !." Ucap zain yang mengerti perkataan anton .


" Baik bos ." Anton memegang layar ponsel nya mengirim pesan singkat pada anak buah nya untuk mengawasi leo .


Zain kemudian berjalan ke ruang isolasi ingin melihat wanita yang hampir saja membuat nya kehilangan iatri dan anak nya .


Ceklek,,,,,


" Tolongggggg,,,,,,."