ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 66.


Zain masih mengamati beberapa berkas dan rekaman video tersebut.


" Rian ,,,, Apa kau sudah tahu untuk apa mereka menginginkan Chleo ?" Ucap Zain .


" Mereka ingin nona Chleo menderita bos ." Ucap Rian menjawab dengan ragu .


Rian memandang ke arah Max yang diam membisu. Ia mengerti jika bos nya itu sedang resah.


" Ada satu lagi bos ." Ucap Rian memandang ke arah Zain ,ia sebenar nya tak ingin mengatakan nya tetapi melihat Max yang ragu dan masih membisu membuat Rian mengambil alih pembicaraan.


" Ada apa Rian ?" Ucap Zain .


" Kelompok Red Rose merupakan kambing hitam dari orang lain bos , bisa di katakan masih ada dalang di belakang nya." Ucap Rian .


" Dan Ini berhubungan dengan Nyonya besar dan tuan besar semasa dahulu bos." Ucap Rian , Zain pun terkejut mendengar penjelasan itu .


Ia tak menyangka jika ada dendam pribadi antara penyerang itu dan kedua orang tua nya.


" Apa ,,,,,, !" Zain setengah berteriak terkejut mendengar nya.


" Dan papa pun mengetahui hal ini kak." Ucap Max menimpali Rian .


"Jadi ini alasan nya papa ingin mempercepat pernikahan Chleo ?" Gumam Zain dalam hati.


" Cihhhkkkk ,,,, meskipun kau menyembunyikan nya , aku akan mengetahui nya."


" Apa yang sebenar nya terjadi antara mereka."


" Siapa dalang di baliknya ? mengapa mereka menginginkan Chleo ?"


Zain bermonolog sendiri dalam alam pikiran nya .


Max menghela nafas kasar nya sedangkan Rian masih berkutik dengan layar laptop nya dengan beberapa penyelidikan.


Kaki tangan Zain itu memang patut di andalkan , ia memang jago mengolah data maupun meretas nya.


" Sayang ,,,,, kenapa bangun ?". Zain menghampiri nya , ayris menoleh nya tersenyum ke arah nya.


" *Bagaimana aku tidak gila , melihat senyummu saja jantungku berdebar kencang."Gumam Zain dalam hati.


" Ingin Rasanya aku menyambar bibir cerry mu itu ." Zain memandang ke arah Ayris*.


" Aku haus ,,,,." Ucap Ayris setelah menegak habis segelas air minum.


Zain mengusap lembut rambut ayris , kecantikan alami yang ia miliki semakin memikat hati nya.


Zain mengajak Ayris tidur kembali, akhirnya mereka pun terlelap bersama .


Mentari pagi menyapu Mansion , namun Ayris masih terasa nyaman di bidang dada Zain , Ia enggan meninggalkan tempat itu.


Sedangkan Zain yang melihat istri nya hanya tersenyum , ia hanya memandang wajah imut sang istri nya . Ia semakin mengagumi nya ,kemandirian nya , keramahan nya membuat nya semakin jatuh hati pada nya .


" Sayang, apa kau masih mencintai nya ? Aku berharap rasa cintamu pudar pada lelaki itu." Gumam Zain dalam hati.


" Aku akan menunggu mu sampai kau siap !."Gumam Zain lagi.


Zain menyentuh lembut pipi Ayris mengusap pelan rambut yang menutupi wajah Ayris .


" Miraaaaa,,,, jangan menggangguku ." Ucap Ayris berteriak , ia tidak menyadari keberadaan Zain atau sedang mengigau . Zain hanya tersenyum mendengar nya, Zain pun berniat menjahili Ayris .


Di angkat nya dagu Ayris dan di cium nya bibir cerry itu disesap nya pelan tapi berirama . Ayris yang masih memejamkan mata pun menikmati sesapan tersebut .


Namun saat bibir itu digigit oleh Zain ,Ayris membuka dengan reflek membuka kedua matanya .Ia membelalakkan mata nya melihat Zain ******* bibir nya.


Tetapi Ayris tidak bisa berbuat apa ,Zain ******* bibir cerry nya , Ingin rasanya berkata tidak namun tubuhnya tidak menolak .


Bersambung 😊😊🙏🙏🙏🙏