ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 29


"Plakkkkkk"


Tangan om wijaya mendarat tepat di pipi mulus jenny membuat semua orang terkejut.


"Papa,,,,."


Teriak Mama jenny yang histeris melihat putri nya mendapat tamparan seperti itu.


"Wijaya ,selesaikan dengan kepala dingin. Kami Permisi dulu !"


Hendra beserta keluarga berpamitan pada keluarga om wijaya dan dave seketika tersenyum menyeringai memandang adik nya .


Mereka meninggalkan ruang restoran tersebut , sementara jenny tak mengerti apa yang terjadi dan kenapa papa nya menampar nya .


" Pa, kenapa papa menampar jenny ? Apa kesalahan Jenny ?"


jenny yang tak mengerti apa yang terjadi melayangkan protes pada papa nya .


Papa jenny memberikan beberapa lembar photo yang di berikan oleh hendra pada putri nya .


Jenny terkejut melihat photo- photo itu yang ternyata photo vulgar antara dia dan jack .


Jenny meremas kesal gaun kesayangan nya dengan tatapan tajam pada photo tersebut .


" Papa menunggu penjelasan mu di rumah ."


Papa dan mama jenny meninggalkan jenny yang masih


" Aaaaaaa,,, , Awas kau jack !"


teriak jenny yang merasa kesal dengan semua itu .


Impian dan harapan nya menjadi nyonya pengusaha kaya kandas seketika dan ia tak mungkin kembali pada jack yang selalu memberi kenikmatan pada nya.


Ditempat lain


Dave pulang dengan chleo terlebih dahulu sedangkan mama dan papa nya kebetulan masih ada kepentingan di hotel tersebut.


" Bagaimana ? Berhasil kan ? Kakak harus mengantar ku ke asrama dan pasti nya tepat di depan pintu kamar chle."


Ucap chle mengedipkan salah satu mata nya.


" Baiklah , apa susah nya mengantar mu ? "


Dave yang menyanggupi permintaan adik nya lalu menggandeng bahu nya mengajak pulang .


" Dan kau jack , terima kasih untuk hari ini .Ini kartu nama , ambil hadiah mu di tempat tersebut ."


Dave memberikan kartu nama nya pada jack .


" Apa aku boleh menukar hadiah nya dengan memacari adik mu ?"


Ucapan jack membuat dave dan chle berpandangan .


" Boleh . Dalam mimpi mu jack , adik ku sudah bertunangan sejak kecil . Jika kau macam macam ,,,, kekkkk,,,,."


Ucap dave meletakkan tangan nya ke leher nya seperti gerakan menggorok leher .


" Hihihi,,,, .Tidak ,,tidak aku hanya bercanda ."


Jack gemetar mendapat peringatan sekaligus ancaman dari dave merasa ngeri .


Mereka berpisah di parkiran setelah misi ini berhasil .


Di mansion zain,


Zain yang telah siap ke kantor dengan stelan jas berwarna hitam seperti biasa menyantap sarapan yang telah di siapkan chef dengan komando pak mus.


" Tuan , ini dokumen yang anda inginkan ."


Ucap max yang muncul di balik pintu memberikan certificate of marriege dan juga salinan nya .


Zain menerima dokumen tersebut tersenyum menyeringai dan tidak bisa membayangkan reaksi gadis itu ketika tahu berganti status menjadi nyonya zain arijaya.


" Hahahaha,,,,."


Suara tawa zain membuat seluruh penghuni mansion heran karena jarang sekali sang tusn muda tertawa seperti itu .


" Terima kasih max ."


" Sama sama tuan ."


Max yang melihat sang tuan muda mengembangkan senyum membuat nya bernafas lega.


"Mira ."


Suara panggilan tuan muda zain menghentikan langkah mira yang akan ke lantai atas.


" Iya tuan ."


Jawab Mira membungkukkan badan nya dan menghampiri nya.


" Terimakasih."


Ucapan terimakasih zain membuat penghuni ruangan tercengang terkejut.


" i ,,,, iya tuan ."


Jawab Mira dengan sangat gugup.


mira yang menatap max seakan mencari tahu apa yang terjadi namun max hanya mengangkat bahu nya.


" Ada angin apa tuan bilang terimakasih." Gumam mira dalam hati.


"Ternyata Nona membawa perubahan besar." Gumam Max tersenyum.


"Mulai hari ini , Nona akan makan di meja makan."


"Pak Mus pindah kan barang barang nyonya mu ke kamar ku ."


"Dan kau mira ajak nyonya berkeliling Mansion."


Perkataan zain mendapat jawaban yang sama dan anggukan dari seluruh pelayan .


" Baik ,tuan ."


Ucap mereka serempak.


"Rian ."


Suara panggilan zain yang mengagetkan riian yang sedang melamun memandang tuan nya.


" i ,,,, iya tuan."


Jawab rian terdengar gugup .


"Ada masalah ? hingga suaramu terdengar gugup."


Tanya zain memandang ke arah rian.


" Tidak tuan ."


Jawab rian menunduk kan kepala nya.


" Tambah keamanan mansion ! aku tidak ingin kecolongan seperti kemarin. Dan Jangan biarkan orang lain masuk ke mansion ku tanpa ijin ku meskipun dari keluarga ."


Perintah zain yang membuat mereka tertegun .


" Baik tuan ."


Jawab rian singkat .


" kita berangkat sekarang !"


" Baik tuan."


Zain berangkat ke kantor yang seperti biasa dengan max dan rian kedua asisten nya itu ajan mengikuti kemana sang tuan muda melangkah .


Di Kamar Ayris .


Ayris yang sejak tadi memandang ke arah lepas menikmati udara pagi tersenyum manis dengan rambut yang tergerai tersapu angin membuat nya semakin cantik.


Terkadang ia merasa bosan terkurung di kamar terus tetapi ia pun tak bisa berbuat apa apa.


Ceklek,,,,,,,


Bersambung 😊🙏