ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 120.


" Sayang ,,,, aku mencintaimu ." Ayris yang nembisikkan kata cinta nya membuat Zain memandang ke wajah cantik ayris . Jika ia tak sedang berada ditangga mungkin sudah di lahap habis istri nya yang menggemaskan itu .


Setelah sampai di kamar ayris Zain membaringkan ayris di tempat tidur . Namun Ayris segera turun dari tempat tidur , ia meletakkan jus nya di kulkas setelah meminum nya .


Sedangkan Zain berbaring ke tempat tidur membaca sebuah buku .


" Sayang ,,,, ." Suara panggilan Ayris membuat Zain mengalihkan pandangan nya dari buku bacaan nya .


" Heeemmmm ." Jawaban singkat Zain .


" Jus ini segar sekali , kau mau ? " Ucap Ayris menyodorkan jus jeruk nya . Namun Zain hanya tersenyum menggelengkan kepala nya .


Ayris yang melihat gelengan kepala jawaban Zain segera meletakkan kembali ke kulkas . Kemudia ia berjalan je wardrobe kamar ganti berganti dengan pakaian tidur nya .


Zain yang memandang kemolekan tubuh ayris seakan ingin melahap nya tetapi ia sadar jika siang tadi istri nya pastilah sangat lelah berolahraga fisik dengan nya .


Kemampuan beladiri nya sungguh luarbiasa , bahkan bisa setara anton ataupun rian jadi ia tak akan begitu khawatir dengan nya .Kercerdikan nya dan ketangkasan nya membuat Zain harus memutar otak melumpuhkan titik lemah nya.


Ayris yang selesai berganti pijama kembali berjalan mendekati tempat tidur .Ia duduk tepat di pangkuan Zain , Zain yang melihat tingkah gemas ayris hanya tersenyum .


" Sayang , kau tidak lelah seharian berada di kantor dengan setumpuk berkasmu ? Dan dirumah kau senang membaca buku ? Waktu untukku kapan ?" Ayris yang biasa diam kini mulai mengomel ,entah apa yang merasuki nya .


" Bukankah tadi siang kau bersamaku ?" Ucap Zain menutup buku nya kemudian menyentil hidung ayris .


" Bahkan kau telah menjinakkan ku ." Ucap Zain mengedipkan sebelah mata nya .


Zain kemudian membaringkan istri nya di samping nya mengajak nya untuk tidur namun ayris masih bermain main dengan jari nya di bilah dada Zain .


" Sayang ,,,,,,, kau tidak punya perempuan lain di luar sana ?" Ucap Ayris yang sengaja memancing emosi Zain .


" Haaaa haaaaaa ,,,, Untuk apa perempuan di luar sana kalau di dalam sudah ada berlian secantik dirimu ." Tawa Zain pecah ketika mendengar pertanyaan istri mungil nya tersebut.


" Huuuummmm ,,,, selain kau garang juga pandai menggombal ." Ucap Ayris yang mengerucutkan bibir nya . Kemudian ia berguling kesamping tempat tidur .


"Haaaaaaaa,,,,haaaaaa sayang kau sedang merajuk ?" Ucap Zain menarik kembali ayris ke dalam pelukan nya.


" Bagaimana dengan gadis itu yang mengaku sebagai calon istri mu ?" Ucap Ayris dengan cemberut menekuk wajahnya.


" Haaaaa haaaaa ,,,, sayang, aku sudah bilang untuk tidak memperdulikan ucapan orang lain ." Ucap Zain mengusap lembut kepala ayris sang istri .


" Apa kau tahu ,,, di luar sana banyak yang akan kau hadapi selain kejadian kecil tadi bahkan bisa membahayakan nyawa mu ." Ucap Zain kemudian membuat ayris mendongakkan kepala nya .


" Sayang ,,, apa maksud mu ?" Tanya ayris yang tak mengerti dengan apa yang di katakan oleh suaminya .


" Kau akan mengerti dengan sendiri nya . Aku hanya ingin kau bersiap dengan segala resiko menikah dengan seorang pebisnis sekaya aku ." Ucap Zain mengedipkan sebelah mata nya . Sedangkan Ayris yang mendengar ucapan dan melihat kedipan zain mencebirkan bibir nya .


" Haaaa,,,, haaaaaaaa kau tidak percaya ? Camkan baik baik sayang, Kau harus siap dengan segala resiko menjadi seorang istri Zain Adinata ." Ucap Zain mencium kening Ayris .


Ayris yang mendengar ucapan Zain terkejut ,ia tertegun mendengar nama panjang suami nya .Ia menatap lekat lekat suami nya, bagaimana bisa ia menjadi istri seorang pengusaha terkenal seperti Zain dan menjadi menantu keluarga terkaya dalam negeri keluarga adinata .


"*Apa aku hanya mimpi ?Benarkah aku menjadi menantu yang terkenal kaya sejagat ini ?." Gumam ayris dalam hati .


" Bagaimana mungkin seorang yatim piatu seperti ku menjadi menantu keluarga kaya itu ?"


" Huuuhhhhh sudahlah ini semua sudah terjadi . Pantas saja begitu banyak yang menggilai nya ."


" Jadi ini maksud bahaya yang mengancamku ?" Ayris masih tetap bermonolog dalam hati nya tanpa sadar ia seperti melamun memikirkan apa yang di katakan zain* .


" Sayang ,,,, sayang ,,, sayang ." Zain memanggilnya beberapa kali namun hanya mendapat tatapan tajam ayris.


" Ehhhmmm ya sayang ." Ayris yang tersadar oleh panggilan Zain pun terkejut .


" kau sedang melamun ?" Tanya Zain .Ayris tak mengelak jika ia sedang melamun .


Ia pun mengangguk pelan dan memandang wajah suami nya .


" Jangan khawatir sayang , aku akan melindungi mu bahkan dengan nyawaku ." Ucap Zain namun ayris menggeleng pelan , ia tak mengerti arti khawatir yang bersemayam dalam diri ayris .


" Lalu ,,, ?" Ucap Zain memandang tatapan mata Ayris.


" Mama papa ,,,, ." Ayris tidak melanjutkan ucapan nya namun memandang Zain secara intens .


" Haaaaa haaaaaaa ,,,,, . Mama Papa sudah mengetahui pernikahan kita , beliau menginginkan seorang cucu yang lahir dari rahim menantu nya ." Ucap Zain tersenyum ,sedangkan Ayris tersenyum lega mendengar perkataan Zain .


" Untuk itu kau harus kerja keras ." Bisikan Zain membuat nya malu . Ia memilih menenggelamkan kepala nya di sela sela lengan zain .


" Aku sangat ngantuk ." Ucap Ayris .


" Kau tidak ingin mewujudkan keinginan mertua mu ." Ucapan Zain membuat nya melotot dan membuat nya malu .


" Sayangggggggg ,,,, ." Ayris setengah berteriak mencibirkan bibir nya .


" Haaaaa haaaaaa ,,, Aku hanya bercanda sayang .Tidur lah !"Ucap zain memeluk istri nya .


Tak selang berapa saat mereka sudah terlelap dalam alam impian yang menghiasi tidur mereka.


Bersambung 😊😊🙏🙏🙏🙏