
Nenek yang menghampiri leo terkejut mendengar teriakan nya, tertegun ketika ia melihat leo yang menangis duduk di lantai .
" Sayang , ada apa ? Kenapa seperti ini ? Ada masalah apa nak ?" Nenek jaya mengusap pelan kepala leo .
" Nek , nenek harus menolong leo . Leo tidak ingin kehilangan cinta leo nek ." nenek jaya tidak mengerti dengan ucapan leo tertegun mendengar nya .
" Apa maksud mu ? Kehilangan cinta mu ? maksud nya vani ?" Nenek jaya tak mengerti dengan maksud leo bertanya lebih jauh lagi .
" Iya nek , Nenek harus menolong leo . Tolong leo nek , kakak menyekap vani nek ?" Ucapan leo membuat nenek jaya terperanjat dari duduk nya kemudian berdiri dan berjalan ke arah ranjang tempat tidur nya .
" Nek, leo mohon ." Leo yang berjalan dengan lutut nya ber lutut di depan nenek nya , menyandarkan kepala nya pada paha nenek nya .
Nenek jaya berpikir menerawang ke alam jauh pikiran nya , memutar otak nya menemukan jawaban dari pernyataan leo .
" Apa maksud leo, zain menyekap vani ? Apa semua ini ada hubungan nya dengan ayris yang berada di rumah sakit ?"
Gumam nenek dalam hati nya .
" Apa yang sebenar nya terjadi ?"
" kenapa ari tidak berkata apa pun ? mungkinkah wanita itu bertindak di luar batas ? Bagaimana dengan leo jika semua itu terjadi ? "
"Zain tidak mungkin melepaskan begitu saja , ia bahkan lebih kejam dari ari .Bagaimana ini ?"
Nenek jaya yang terdiam bermonolog dakam hati nya terkejut dengan suara pintu yang terbuka .
Ceklek,,,,
"Apa yang kau lakukan disini ? Ada apa jaya ? Kenapa cucu mu seperti itu ?" Kakek jaya yang masuk ke dalam kamar nya tertegun melihat pemandangan di depan nya .
Nenek jaya yang tersadar dari lamunan nya berdiri dari duduk nya menarik tangan suami nya duduk di sofa.
" Ada apa jaya ? " Kakek jaya yang tidak mengerti melihat istri nya dengan seksama kemudian melihat ke arah leo yang menangis .
" Ari katakan pada ku , Apa yang terjadi dengan ayris ? Apa ayris di rumah sakit ada hubungan nya dengan vani ?" Kakek jaya menghela nafas kasar nya ternyata leo sudah mengadukan pada istri nya .
Kini kakek mengerti kenapa leo menangis dan kenapa ia terlihat berantakan seperti itu .
" Apa yang cucu mu katakan pada mu ?" bukan jawaban yang nenek temukan namun sebuah pertanyaan untuk nya .
" Aku bertanya pada mu kenapa kau bertanya kembali ? " Nenek jaya terlihat cemas dengan apa yang terjadi .
" Apa yang harus aku katakan ? Ini ,,,." kakek jaya memberikan layar ponsel nya kepada nenek jaya .
Nenek jaya terkejut dengan sikap suami nya yang memberikan ponsel nya kepada nya .
Dan betapa hati nenek tak teriris ketika melihat potongan video yang memperlihatkan vani mengganti vitamin ayris dengan obat lain .
Leo yang melihat kakek dan nenek nya melihat video tersebut bangun dari duduk nya kemudian berdiri dan membanting ponsel tersebut .
Praaakkkkk,,,,,.
Kakek dan nenek jaya terkejut melihat sikap leo yang tidak masuk akal membanting ponsel kakek nya.
Plakkkkkk,,,,
Kakek jaya yang melihat dan mendengar perkataan leo tersulut emosi hingga menampar cucu kedua nya tersebut .
" Kakek,,, aku membenci kakek . Kakek pilih kasih ." Leo memegang pipi nya yang teryampar oleh kakek hendak bergegas meninggalkan kamar tersebut tetapi suara lantang kakek menghentikan langkah nya .
" Tunggu . Jangan pernah melangkahkan kaki mu keluar dari kamar ini sebelum selesai berbicara ." Kakek jaya merasa perlu mendidik leo karena selama ini telah memanjakan nya .
" Apa yang ingin kakek ingin bicarakan ? Leo tahu kakek akan lebih memilih kakak dari pada leo . Jadi percuma saja leo di sini ." Leo yang masih tersulut emosi melangkahkan kaki nya ke arah pintu .
" Apa mata mu sudah di butakan oleh cinta ? Hingga kau tidak melihat dengan jeli siapa dia sebenar nya ?" Kakek jaya yang melihat leo pergi merasa marah dengan nya.
" Apa kakak tidak seperti ku ? Menculik istri orang dan memisahkan mereka ." Leo membalikkan badan nya menghadap kakak nya .
" Bagaimana dengan calon istri mu ? apa ia jauh lebih baik bahkan lebih dari seorang psikopat yang tega membuat suami nya lumpuh ?"
Perdebatan semakin sengit antara kakek dan leo membuat nenek khawatir jika kakek akan bilang jika leo hanya cucu angkat nya .
" Tidak ,,,, itu tidak mungkin terjadi . Kakek sama dengan kakak menyalahkan vani , gadis itu tak bersalah kek. leo mencintai nya ." Leo masih belum meyadari jika vani bukan gadis baik baik .
" Itu lah sebab nya kenapa kakek lebih memilih kakak mu sebagai pewaris black devil dari pada kamu leo .Kau tak lebih jeli dari nya bahkan ia bisa membuka hal puluhan tahun lalu ." Ucap sang kakek yang kemudian duduk di sofa .
" Kau masih bisa di kelabuhi oleh rayuan wanita itu , wanita yang tidak menginginkan mu . Bahkan wanita yang hanya memanfaatkan mu demi kepentingan nya. "
" Apa kau yakin dia seorang dokter ? Dan kau yakin dia memiliki orang tua ? Bukankah ia yang membuat kedua orang tua nya tewas terbakar di rumah nya hanya untuk di angkat anak oleh orang kaya ?" Ucapan sang kakek membuat leo semakin tak percaya dengan kenyataan itu .
" Leo yakin semua itu hanya karangan kakek saja untuk memisahkan leo dan vani .Leo tidak percayaaaa,,,,." Leo yang seakan buta oleh cinta tersulut api emosi hingga tak bisa membedakan dengan hal yang benar maupun salah .
" Leo percaya pada nya ia tak mungkin seperti itu ." Ucap leo kemudian melangkahkan kaki nya pergi meninggalkan kamar kakek dan nenek nya .
" Kenapa kau tidak menyelidiki nya ? bukankah kau ingin di samakan dengan kakak mu ?" Ucapan kakek jaya seakan membuka pintu hati leo .
Leo yang terhenti sejenak mendengar perkataan kakek nya lalu berjalan meninggalkan kamar sang kakek.
" Bagaimana jika ia berbuat nekat ? Ia masih labil , aku menyesal tak mendengarkan perkataan mu ." Ucap nenek jaya memghela nafas kasar nya .
" Kau terlalu berlebihan jaya . Leo akan berpikir lebih dalam lagi , lagi pula vani sudah di amankan oleh serigala mu ."
" Apaaaaaaa,,,,, ? Jadi kau mengetahui nya tetapi diam saja , Kau keterlaluan ari ." Nenek jaya terkejut mendengar penjelasan suami nya .
" Hei,,, apa aku harus mengatakan hal tidak penting kepada mu ? Lebih baik fokus pada cucu menantu dan buyut kita ." Ucapan kakek jaya ada benar nya juga tetapi nenek jaya merasa terbelakang tak mengetahui hal ini .
Di kamar zain , ayris yang tengah mencari nya tak memperlihatkan keberadaan suami nya akhir nya ia berbaring di ranjang tempat tidur karena kelelahan .
Ayris yang merebahkan diri di tempat tidur terbang melayang ke alam mimpi sedangkan zain tengah berada di ruang bawah tanah .
Ceklekk,,,,,
Bersambung 😊😊😊😊🙏