
Tamu yang hendak ke rumah Jian Chen ternyata hanya utusan untuk memberikan sebuah surat padanya.
Jian Chen membuka surat itu dan membacanya, matanya melebar setelah mengetahui surat ini berasal dari Miou Lin. Singkatnya isi surat ini adalah Miou Lin ada di klan Jian sekarang.
‘Kenapa dia kesini? Apakah ada sesuatu yang sangat penting…’ Jian Chen mengerutkan dahinya, isi suratnya menjelaskan kalau Miou Lin sedang menunggunya di asosiasi yang ada di klan Jian.
Jian Chen setelahnya berpamitan pada orang tuanya untuk pergi ke kota pusat klan Jian.
“Tidak terasa anak kita sudah besar sekarang Suamiku, dulu Chen’er sangat takut pergi sendirian ke pusat desa…” Jian Ya memperhatikan punggung Jian Chen yang mulai hilang meninggalkan rumahnya.
“Dia akan menjadi lelaki yang hebat, Ran’er, aku bisa merasakan potensi Chen’er yang tak terbatas dan tak terukur...”
“Tak terukur, apa maksudmu suamiku?”
Jian Wu menghela nafas, “Sepertinya Chen’er bukanlah bayi biasa, aku tak dapat mengukur kultivasinya tetapi aku bisa merasakan kekuatan terpendam yang besar dari Chen’er semenjak dia pergi ke Akademi.”
Jian Ran terdiam, sebenarnya ia juga merasakan hal yang sama ketika memandang anaknya.
Kekuatan Jian Chen ketika berangkat dan pulang ke Akademi sangatlah berbeda, sekarang Jian Chen terasa jauh lebih kuat.
“Suamiku jika aku boleh bertanya, andai kekuatanmu dan Chen’er beradu siapa yang paling unggul?”
Jian Wu tidak langsung menjawab melainkan memejamkan matanya beberapa saat, “aku tidak terlalu yakin tetapi sepertinya Chen’er lebih kuat dariku.”
Kultivasi Jian Wu sekarang sudah berada diranah alam Kehidupan Tahap 1, memang benar kalau keduanya beradu kekuatan Jian Chen lebih unggul terutama pengalaman bertarung serta teknik Jian Chen lebih tinggi.
“Ran’er, aku sudah curiga sejak dulu kalau sepertinya latar belakang keluarga Chen’er tidak biasa, peningkatan kekuatannya terlalu mengerikan dibanding orang pada umumnya…”
Banyak hal yang berbeda pada dari diri Jian Chen dengan orang lain, mata emasnya, elemennya serta pertumbuhannya yang cepat.
“Chen’er tetaplah Chen’er suamiku, darah daging kita atau bukan dia adalah putera kita…”
Jian Wu tersenyum lembut, ia tahu maksud perkataan istrinya namun ia juga mengerti kelak Jian Chen harus mengetahui kebenaran ini. Jian Chen berhak mendengarnya kalau dia ingin mencari orang tua aslinya.
***
Asosiasi klan Miou yang berdiri di klan Jian ternyata dipenuhi banyak pelanggan terutama para pendekar, beberapa bulan ini asosiasi tersebut kebanjiran konsumen setiap harinya apalagi tentang sumber daya seperti pil yang di jual sangat murah.
Pendekar-pendekar klan Jian memamfaatkan kesempatan ini dengan membeli pil-pil berharga untuk meningkatkan kekuatan, sudah tak terhitung para pendekar itu mengalami kenaikan kultivasinya.
Jian Chen senang melihat kejadian itu, dengan demikian mereka bisa mempertahankan diri untuk melindungi klan Jian saat di penyerangan nanti.
Jian Chen melanjutkan melangkah dan memasuki toko asosiasi yang ramai pengunjung, dua gadis muda melayani pendekar-pendekar yang hendak berbelanja dengan ramah hingga salah satu dari keduanya menoleh pada Jian Chen.
Ekspresi pelayan gadis itu berubah, dia menyerahkan pelayanannya pada temannya sebelum berjalan menghampiri Jian Chen.
“Tuan Muda anda sudah tiba, Nona Miou Lin sudah menunggumu didalam…” gadis itu menunjukkan senyum terbaiknya.
Gadis pelayan itu begitu menghormati Jian Chen dan ia yakin pemuda ini adalah yang majikannya maksud, terlihat jelas dari iris matanya berwarna emas sesuai ciri-ciri yang dikatakan Miou Lin.
Melihat seorang pelayan memprioritaskan yang baru datang membuat sebagian pengunjung menoleh pada Jian Chen dengan pandangan kurang baik.
Jian Chen masuk ke ruangan yang agak mewah, ada beberapa rak pil disisinya dan di tengah ruangan itu ada meja bundar, Miou Lin sudah duduk disana sambil meminum teh.
“Aku sedikit bersalah menggangu waktu keluargamu Tuan Muda Jian.” Miou Lin menyapa ramah terlebih dahulu.
“Tidak apa, aku dengar Kak Miou ingin membicarakan sesuatu yang penting?”
Miou Lin mengangguk sebelum pandangannya tertuju pada gadis pelayan tadi, tanpa disuruh pelayan itu mengerti dan meninggalkan ruangan.
“Tuan Muda Jian, aku akan berbicara langsung ke intinya.” Miou Lin menatap Jian Chen serius. “Disaat anda meminta bantuan pada klan Niu soal klanmu yang akan diserang, apakah anda telah mengetahui ada organisasi yang sudah mengincar klan ini?”
“Organisasi? Aku tidak mengetahuinya?” Jian Chen tidak menduga Miou Lin akan membahas tentang klannya.
Miou Lin terdiam beberapa saat, “Sebenarnya…disaat Tuan Muda menceritakan masalah klan Jian, aku langsung menceritakan ini pada Ketua klan Miou dan berharap klanku bisa membantumu tetapi ternyata Ketua Fan sudah mengetahuinya…”
Miou Fan ternyata sudah mendengar dari cabang asosiasi yang lain secara tidak sengaja, ada anggota organisasi jahat yang sedang mengobrol dan mengatakan ada sebuah organisasi yang beraliansi untuk menghancurkan klan Jian.
Awalnya itu hanya kilasan informasi saja sampai dititik tertentu ada laporan yang membuatnya terkejut, isi laporan tersebut membuat Miou Fan yakin klan Jian memang sedang diincar.
“Belakangan ini Ketua Fan menyuruh asosiasi menyelidiki lebih lanjut hingga akhirnya menemukan informasi baru berkaitan dengan alasan organisasi itu mengincar klan Jian.”
“Apa yang mereka incar?!” Jian Chen tak bisa menahan penasarannya.
“Tambang emas, mereka menginginkan hal itu.”
Jian Chen terkejut tetapi masih tidak mengerti, “Klan Jian tidak memiliki tambang emas, kenapa mereka mengincar sesuatu yang tidak ada?”
“Tuan Muda Jian sebab itulah aku kesini, sebenarnya ini bersifat rahasia bagi penduduk klan Jian sekalipun tetapi anda adalah pengecualian…”
Belakangan ini ada para penduduk yang tidak sengaja menemukan tambang emas di dekat gunung klan Jian lalu mereka melaporkan hal tersebut pada para Tetua.
Jian Ya yang mengetahui itu terkejut sebelum memerintahkan informasi ini tidak disebarkan terlebih dahulu karena menyadari adanya tambang emas tidak selalu menjadi kabar yang baik.
Walaupun begitu tetap saja ada sedikit informasi yang bocor dan didengar oleh orang luar, asosiasi mengetahuinya saja adalah tanda informasi tersebut tidak tertutup sempurna.
“Kami dari para asosiasi juga sudah menyelidikinya dan ternyata memang benar, tambang emas di klan Jian ini selain beneran ada juga didalamnya sangat melimpah.”
Jian Chen memijat kepalanya yang sudah sakit, meski sekarang dia mengetahui penyebab alasan klan Jian di serang namun semuanya sudah terlambat. “Jadi organisasi-organisasi mana yang akan menyerang klanku?”
“Soal itu kami belum mengetahuinya, klan Jian merupakan klan menengah yang cukup besar dan kuat, kami yakin para organisasi itu membutuhkan waktu lama untuk mengumpulkan kekuatan yang bisa menghancurkan klan Jian.”
Kabar baiknya ternyata Miou Fan bersedia membantu bala bantuan jika kelak di serang.
Jian Chen mengangguk dan berterimakasih mendengar itu, sepertinya dia sudah gagal untuk mencegah perang ini terjadi, tidak ada cara lain selain balik menyerang.
Jian Chen mengetahui penyerangan ini akan terjadi setahun kemudian dari sekarang. ‘Sepertinya aku tidak punya waktu untuk bersantai, aku harus menjadi lebih kuat dan mengumpulkan banyak kekuatan untuk membantu klan Jian!’
Yang pertama-tama Jian Chen lakukan adalah memberitahu Jian Ya terlebih dahulu, sepertinya dia harus membeberkan identitasnya ke Jian Ya tentang kedudukan posisinya di asosiasi klan Miou agar bisa meyakinkan Ketua klan Jian itu.