Kultivasi Cahaya

Kultivasi Cahaya
Eps. 283 — Jian Chen Vs Pendekar Alam Raja


Ketika Jian Chen disibukan dengan lawannya, Miou Lin, Jian Ya serta pendekar asosiasi lainnya mulai bergerak masuk ke klan Miou.


Dengan bantuan dari Miou Lin, tidak sulit untuk menerobos klannya sendiri tanpa diketahui orang sekitar, apalagi semua perhatian orang saat ini sedang tertuju ke atas langit.


Di tengah pergerakan mereka, sesekali Miou Lin menoleh ke atas langit untuk melihat pertarungan Jian Chen yang sedang berlangsung.


Pertarungan yang cukup menakjubkan untuk di tonton namun saat ini bukan saatnya ia memikirkan itu, Miou Lin harus memanfaatkan pertarungan Jian Chen untuk masuki ke kawasan penjara klan.


Berbeda dengan Miou Lin, Jian Ya justru sering melihat ke atas langit. Gadis itu tak henti-hentinya di buat terpana melihat kekuatan Jian Chen yang memukau.


Jian Ya sudah mempunyai firasat sejak pertama kali bertemu Jian Chen bahwa pemuda itu akan menjadi pendekar yang kuat. Tebakannya memang tidak salah namun dugaannya masih terbilang meremehkan bakat Jian Chen.


Bukan hanya diluar ekspektasinya, Jian Chen justru tumbuh menjadi sosok yang amat hebat di Kekaisaran Naga, Jian Ya yakin jagoan nomor 1 di kekaisaran ini tidak akan sanggup menghadapi belasan pendekar Alam Langit sekaligus seperti yang Jian Chen lakukan.


Bakat Jian Chen terlalu mengerikan sampai Jian Ya yang merupakan jenius beladiri merasa bukan apa-apa baginya.


Rombongan Miou Lin akhirnya tiba di kawasan penjara klan Miou, kawasan tersebut agak jauh dari area pemerintahan tetapi memiliki penjagaan ketat di dalamnya.


Sesuai dugaan Miou Lin, para petugas di penjara itu sudah diambil alih oleh pendekar Kekaisaran Qilin.


Gerbang masuk menuju penjara bawah tanah dijaga ketat oleh banyak pendekar dari Kekaisaran Qilin. Rombongan Miou Lin mulai bersiap mengeluarkan senjata masing-masing, di area ini ada kemungkinan mereka harus bertarung.


"Hei, sebutkan siapa kalian!?"


Dua penjaga pintu terkejut dengan kedatangan rombongan Miou Lin yang tiba-tiba namun sebelum ia bertanya lebih banyak, salah satu pendekar Alam Langit asosiasi melemparkan sebuah pisau kecil padanya dan menancap di tenggorokan penjaga tersebut.


Seketika penjaga itu tewas di tempat, pendekar Alam Langit Asosiasi begitu sigap membunuh para penjaga dalam sekali serangan. Hal ini membuat rombongan Miou Lin tidak diketahui oleh penjaga lainnya.


Belum habis di sana, Miou Lin dan rombongannya terus menghabisi pendekar dari kekaisaran Qilin tersebut. Mereka berusaha sebaik mungkin bergerak cepat tetapi tidak menimbulkan suara sedikitpun.


Rombongan Miou Lin terus bergerak maju memasuki kawasan penjara, menurut surat Miou Fan sebelumnya, para Tetua serta pasukan klan Miou berada di lantai paling bawah, tempat yang paling tersembunyi dari penjara tanah lainnya.


Mereka sempat bertemu para petugas Kekaisaran Qilin yang sedang berjaga namun rombongan asosiasi bisa dengan singkat mengatasinya. Beruntungnya tidak ada pendekar Alam Langit yang bertugas di penjara tersebut.


Bisa dibilang para pendekar Kekaisaran Qilin terlalu percaya diri menaklukan klan Miou, tanpa mereka tahu di Asosiasi tersebut ada sesosok monster yang tersembunyi di dalamnya yaitu Jian Chen.


Tidak berselang lama mereka masuki area penjara bawah tanah, Miou Lin akhirnya tiba di jeruji Miou Fan dan Tetua klan Miou dikurung.


Dengan pendekar Alam Langit di sampingnya, Miou Lin bisa dengan cepat melumpuhkan petugas Kekaisaran Qilin yang menjaga jeruji ketua klannya.


Ketika Miou Lin ingin membuka jeruji Miou Fan, tiba-tiba ia mematung melihat kondisi Ketua klannya itu.


Miou Fan dan Tetua lainnya dalam kondisi yang buruk, tubuh mereka mengalami luka lebam yang parah dan tidak ada di antara mereka yang sadarkan diri sekarang.


Miou Lin mengepalkan tangannya keras, emosinya terasa mendidih ketika orang-orang penting klan Miou disiksa seperti ini.


"Saudari Lin, aku tahu apa yang anda rasakan sekarang tetapi sebaiknya kita sembuhkan Ketua Fan dan lainnya terlebih dulu. Mereka benar-benar membutuhkan pertolongan kita..." Jian Ya menepuk pundak temannya itu.


Miou Lin tersadar, ia dan lainnya segera memberikan pertolongan pertama pada Miou Fan sebelum menyembuhkan luka-lukanya dengan tenaga dalam.


Kondisi Miou Fan cukup kritis, jika tidak diobati mungkin Miou Fan tidak bisa tertolong lagi. Para pendekar Kekaisaran Qilin sepertinya sungguh-sungguh ingin berniat membunuh Miou Fan.


Keputusan Miou Lin kesini ternyata memang tepat, kalau tidak maka semuanya mungkin sudah terlambat.


***


Sejak Miou Xian menjadi ketua klan, ia tidak dalam kondisi yang baik meski telah bertahta tinggi, hal ini berhubungan dengan keinginan Yang Tian yang belum terpenuhi.


Miou Xian sudah menyiksa Miou Fan dan para Tetua dengan berbagai cara siksaan namun sampai saat ini mantan ketua klannya itu tidak membuka mulutnya ketika ia bertanya soal resep pil klan Miou.


Hal ini membuat Miou Xian berekspresi buruk setiap harinya, kekesalan terukir di wajah pria tua itu apalagi saat Yang Tian terus menagih soal resep pil itu.


Seolah keadaan belum cukup buruk bagi Miou Xian, ketika siang hari ia tiba-tiba dikejutkan dengan kedatangan pendekar misterius yang melayang di atas pemukiman klan Miou.


Mata Miou Xian terbuka lebar saat pendekar misterius tersebut tiba-tiba bertarung dengan pendekar Kekaisaran Qilin. Bukan hanya satu, tetapi pendekar misterius itu melawan belasan pendekar Alam Langit sekaligus.


Miou Xian hanya bisa menahan nafasnya dari waktu ke waktu ketika menyaksikan pendekar Kekaisaran Qilin tidak bisa mengungguli pertarungan, sebaliknya justru pendekar misterius itu berada di atas angin saat menghadapi mereka.


Bukan hanya pendekar misterius itu membuat lawannya menjadi tidak berdaya tetapi ia juga dapat melukai musuh-musuhnya dengan tekniknya yang memukau.


Perlahan tapi pasti para pendekar Kekaisaran Qilin mulai dikalahkan oleh pendekar misterius tersebut, satu persatu jasad lawannya berjatuhan di atas langit bagai sebuah hujan.


Miou Xian mempunyai firasat buruk soal ini, ia yakin pendekar misterius itu datang kesini berkaitan dengan asosiasi klan Miou.


Melihat sosok pendekar misterius itu tidak menyerang penduduk klan Miou sudah dipastikan ia kesini mempunyai hubungan dengan asosiasi, Miou Xian berkeringat dingin saat mengetahui asosiasinya ternyata mempunyai pendekar tingkat tinggi seperti ini.


Miou Xian hanya bisa berharap para petinggi Kekaisaran Qilin dapat mengalahkan pendekar misterius tersebut atau jika tidak maka semua yang ia rencanakan beberapa tahun terakhir ini akan menjadi sia-sia.


Bukan hanya kesia-siaan saja tetapi ia bisa dalam bahaya jika pendekar misterius tersebut berhasil mengalahkan lawannya.


***


"Aku pernah mendengar bahwa asosiasi ini memiliki kekuatan yang misterius, apakah kau adalah bagian mereka atau berasal dari kekaisaran lain sebab bagi diriku sendiri kekuatanmu lumayan cukup tinggi jika berasal dari kekaisaran ini?" Xiao Yan sudah mengeluarkan goloknya, tersenyum lebar pada Jian Chen.


"Apakah identitasku penting, kau hanya bisa menyalahkan nasib burukmu karena datang Kekaisaran ini..." Jian Chen tertawa kecil. "Cukup basa-basinya, bagaimana kalau kita langsung bertarung, aku sedikit kesal karena kalian menungguku terlalu lama..."


Xiao Yan ingin berkata dengan nada mengejek lagi tetapi Jian Chen sudah menyadari tindakannya, ia langsung bergerak ke arah pria bersenjata golok itu dan mengayunkan senjatanya.