Kultivasi Cahaya

Kultivasi Cahaya
Eps. 272 — Kelompok Naga Ombak


"Aku tidak mempunyai kata-kata manis untuk bisa mengobati perasaan hampa di hatimu tapi yang pasti, kejahatan dan kebaikan seperti sisi koin yang sama, keduanya akan selalu ada dan tak bisa dihilangkan walau hanya salah satu dari keduanya..."


"Oh, Apa kau sedang menghiburku?"


Lily mendengus, "Tentu saja tidak, aku hanya tidak mau melihat wajahmu berlipat jelek seperti itu..."


Jian Chen memegang wajahnya dengan tangan, baru pertama kali ada seseorang yang berkata demikian. Jian Chen yakin wajahnya tidak setampan yang dibayangkan Lily tetapi setidaknya parasnya tidak bisa disebut jelek.


"Kau memang tidak jelek tetapi raut wajahmu sangat buruk ketika memikirkan sesuatu yang bukan masalahmu!" Lily berkata cemberut ketika Jian Chen malah meresapi perkataan kiasannya.


"Aku mengerti, kau memang benar, tidak sepatutnya setiap kesalahan di dunia ini disalahkan karenaku..."


Lily mengangguk sebelum tiba-tiba ia menguap pelan, "Ah, belum juga satu jam aku keluar namun tenaga dalamku sudah hampir habis."


Lily mengeluh sebelum akhirnya berubah menjadi asap hitam, ia kembali ke Alam dantian Jian Chen.


"Aku akan tidur beberapa jam untuk memulihkan tenaga dalamku, setelahnya aku akan mengajari teknik gerbang dimensi yang kubicarakan sebelumnya."


Setelah itu suara Lily tidak terdengar lagi, Jian Chen asumsikan bahwa gadis itu sudah tidur kembali.


Satu hal yang baru Jian Chen ketahui, jika Lily kehabisan banyak tenaga dalam maka ia harus tertidur untuk memulihkannya dengan cepat.


Jian Chen merasa suasana hatinya sudah membaik ketika berbicara Lily, ia ingin bermeditasi untuk menenangkan pikirannya saat tiba-tiba ada suara keributan dari luar kapal.


"Hm, apa yang terjadi?" Jian Chen tidak bisa berkosentrasi ketika suara kegaduhan itu semakin keras.


Tak lama kemudian ada ketukan pintu dari kamar, Jian Chen membukannya dan menemukan seorang pelayan datang dengan nafas yang terputus-putus.


"Tuan muda, ada sesuatu yang terjadi diluar..."


***


Ketika Jian Chen pergi ke geladak kapal, sudah ada banyak pendekar Asosiasi yang sudah berdiri di sana, Miou Lin juga tak kalah ikut.


"Tuan muda Jian, sepertinya mereka bukan kapal dagang atau sejenisnya bukan?" Miou Lin menunjuk beberapa kapal tak jauh dari kapalnya bergerak.


Jian Chen tidak dulu menjawab, ia menyipitkan matanya untuk melihat kapal-kapal itu.


Setidaknya ada 4 kapal besar yang sedang menuju kapal Asosiasi, kapal itu bisa menampung ratusan orang di dalamnya.


Awalnya Jian Chen berpikir bahwa kapal-kapal itu adalah bajak laut namun ia tidak menemukan tanda-tanda yang seharusnya dari mereka. Satu hal yang pasti, kalaupun mereka bajak laut, seharusnya tidak ada kelompok bajak laut sebesar itu di Kekaisaran Naga.


Kapal-kapal mereka bergerak dengan cara yang tidak wajar, kecepatannya sesuatu yang seharusnya tidak dimiliki sebuah kapal besar.


Firasat Miou Lin memburuk, ia merasa 4 kapal itu tidak berniat baik saat menuju kapalnya.


Saat jarak antara keduanya sudah mendekat, salah satu dari empat kapal itu tiba-tiba menembakkan hujan panah ke kapal Asosiasi.


Para pelayan dan pendekar terkejut saat melihat ratusan panah itu, mereka bahkan belum sempat bersembunyi saat tiba-tiba mereka langsung menyerang begitu saja.


Panah-panah yang dilepaskan hampir separuhnya sampai ke kapal, menyadari hal tersebut Jian Chen mengibaskan tangannya yang menciptakan gelombang angin besar, panah-panah itu seketika berhamburan di udara.


Meski gagal, nyatanya kapal-kapal itu tetap melepaskan anak panahnya lagi tetapi kali ini empat kapal menembakkan panah secara bersamaan.


Jian Chen berdecak kesal, ia buru-buru melompat ke atas tiang kapal.


"Elemental Angin — Pusaran Badai Angin!"


Meski membuat kapal asosiasi jadi berantakan namun setidaknya tidak anak panah yang mengenai orang-orang di atas di kapal.


Aksi yang Jian Chen lakukan mengejutkan para pelayan, pendekar yang di sewa Asosiasi serta Miou Lin. Apa yang dilakukan Jian Chen benar-benar terlihat mengagumkan.


Bukan hanya di pihaknya, pendekar-pendekar yang ada di empat kapal juga terkejut, mereka baru pertama kali melihat elemen angin bisa menciptakan angin topan seperti itu.


Walau gagal lagi mereka mencoba menyerang dengan ratusan anak panah kembali tetapi tatap saja Jian Chen dengan mudah menghancurkan panah-panah tersebut.


"Apa maksudnya ini, mereka berniat menghancurkan kapal ini?"


Jian Chen mengerutkan alisnya ketika melihat salah satu anak panah yang dilepaskan mereka berhasil menancap di tiang kapal.


Anak panah itu sudah di bakar oleh pemiliknya, Jelas-jelas mereka ingin membakar kapal Asosiasi di tengah laut.


Umumnya, entah itu para perompak atau bajak laut selalu menginginkan harta jarahan korbannya, baik itu harta penumpang atau kapalnya sendiri namun apa yang dilakukan empat kapal itu jelas sekali tidak menginginkan harta asosiasi melainkan menghancurkan semuanya.


Menyaksikan serangan anak panah mereka tidak berhasil, mereka kemudian melaporkan pada Ketuanya.


"Ketua, bagaimana ini, di kapal itu ada seorang pendekar Alam Langit?" Salah satu dari mereka bertanya pada seorang pria yang memiliki janggut panjang.


"Kita sudah memperkirakannya sejak awal, tidak perlu panik, kita gunakan cara kedua untuk menghancurkan kapal tersebut." Ucap pria berjanggut itu, ia adalah pemimpin dari empat kapal tersebut.


Pria berjanggut tersebut merupakan Ketua dari Kelompok Naga Ombak di Kekaisaran Qilin, setelah diberikan misi oleh Yang Tian, kelompoknya langsung bergerak untuk menghadang kapal asosiasi dan membunuh orang-orang di dalamnya.


Mendengar perintah dari Ketuanya, bawahannya itu segera memberikan sinyal dengan melepaskan kembang api ke udara.


Meski hari masih siang, kembang api itu tetap terlihat oleh tiga kapal yang lain.


"Mereka melepaskan kembang api, ini benar-benar tidak bagus..." Jian Chen sudah kembali dan mendarat disamping Miou Lin.


"Tuan muda Jian, siapa sebenarnya mereka?"


"Aku juga tidak mengetahuinya tapi yang pasti mereka berniat menghancurkan kapal ini..."


Perkataan Jian Chen membuat semua orang terkejut, mereka sama sekali tidak pernah menduga ada yang cukup gila menyerang kapal asosiasi di tengah laut seperti ini.


Saat mereka kembali melihat ke arah kapal Naga Ombak, para pendekar yang ada di atasnya mulai terjun dan mendarat di permukaan air.


"Hm jadi mereka adalah kumpulan para pendekar tingkat tinggi, cukup menarik..." Jian Chen mengelus dagunya melihat anggota-anggota dari kelompok Naga Ombak bisa berdiri di atas air.


Setidaknya untuk melakukan hal tersebut harus berada di tingkat pendekar Alam Kehidupan dengan memiliki kemahiran pengendalian tenaga dalam yang tinggi, pengendalian tenaga dalam tersebut agar mereka bisa tetap seimbang dengan gelombang air laut yang kadang naik turun.


Jumlah setiap kapal menurunkan puluhan pendekar di atas permukaan air laut, jika ditotalkan semuanya maka ada sekitar tiga ratusan lebih pendekar dari kelompok Naga Ombak.


Mereka kemudian melakukan gerakan seperti tarian yang dilakukan secara berirama.


Jian Chen menyipitkan matanya ketika gelombang air laut perlahan-lahan meningkat besar ketika mereka mulai menari.


Gelombang itu membuat kapal asosiasi bergoyang keras dan bahkan hampir terbalik, salah satu pendekar Asosiasi yang berada di ranah Alam Langit kebetulan memiliki kemahiran dalam elemen air.


Dengan teknik khususnya, dia menghentakkan kakinya ke kapal dan seketika kapal itu tidak bergoyang lagi. Air dibawahnya pun menjadi tenang.


Jian Chen tersenyum tipis, ia menyadari pendekar-pendekar yang disewa Asosiasi bukanlah pendekar Alam Langit sembarangan.


Belum Miou Lin dan lainnya merasa tenang, kelompok Naga Ombak melakukan sesuatu yang berbeda lagi. Kali ini dapat menghancurkan kapal asosiasi dengan singkat.