
Lin Xiazhi adalah nama lain dari Shio Naga, kekuatannya baru berada di ranah Alam Raja setelah beberapa bulan belakangan ini ia menerobos. Diantara anggota Shio yang lainnya, Lin Xiazhi adalah Shio yang terkuat.
Seharusnya dengan kekuatan dirinya serta anggota organisasinya, tidak sulit bagi mereka menguasai Kekaisaran Naga di masa depan namun ada kendala yang tiba-tiba muncul tepat ketika salah satu anggotanya terbunuh.
Lin Xiazhi awalnya berencana untuk memburu pendekar yang telah mengusik anggota organisasinya tetapi belum selang beberapa waktu ia merencanakan hal tersebut, ia mendengar kabar Shio Macan dan Shio Kelinci telah tewas saat menjalankan misi.
Kematian tiga Shio adalah pukulan telak bagi Shio Naga, hal itu membuat keputusannya berubah untuk tidak memburu pendekar misterius tersebut apalagi setelah mendengar bahwa pendekar itu dapat mampu mengalahkan Shio Kelinci dan Shio Macan dalam waktu bersamaan.
Belum pulih dari suasana buruknya, Shio Naga dihadapi dengan kehilangan dua Shio Ular dan Shio Babi di Provinsi Naga Petir. Hal itu membuatnya bulat untuk mengumpulkan 6 anggotanya dan mulai merancang untuk menangani pendekar misterius tersebut.
"Ketua Lin, dia jelas bukan berasal dari Kekaisaran kita, dari informasi yang kita ketahui kekuatannya mampu melawan enam pendekar Alam Langit sekaligus..."
"Ketua Lin, sepertinya kalau kita melawan dia bersama-sama, pendekar misterius itu masih bisa mengimbangi kita. Aku yakin dia berasal dari Kekaisaran Qilin atau Foeniks."
Shio-Shio yang lain membuka suara, mereka jelas khawatir karena setahu mereka, pendekar misterius itu amat mengincar organisasi para Shio.
Lin Xiazhi memejamkan mata, pikirannya berputar sebelum akhirnya ia menghela nafas.
"Para Shio sekalian, aku sudah memikirkan untuk mengatasi pendekar misterius tersebut. Bukan mungkin tetapi pasti ia akan membunuh kita semua jadi sebab itu aku menyewa organisasi di kekaisaran Foeniks."
"Ketua Lin, organisasi apa yang anda maksud. Mungkinkah ada organisasi bayaran di sana?" Salah satu Shio bertanya.
Lin Xiazhi mengangguk. "Ada, Organisasi Tujuh Pendekar Pedang..."
Perkataan Lin Xiazhi membuat Shio yang lain menarik nafas dingin, mereka jelas mengenal organisasi tersebut.
Bagi para kriminal seperti mereka, Organisasi Pendekar Tujuh Pedang bukanlah sesuatu yang asing di dengar. Organisasi tersebut sangat di segani karena kekuatan anggotanya yang memiliki kemampuan luar biasa.
Meski berasal dari kekaisaran Foeniks tetapi nama mereka sudah cukup terkenal sampai ke empat kekaisaran.
Di garis bawahi, Kekaisaran Foeniks adalah kekaisaran yang paling kuat di Benua daratan timur melebihi kekaisaran yang lain, ilmu silat mereka lebih maju dan Kekaisaran Naga tidak bisa disandingkan dengan kekuatan mereka.
Rumor mengatakan, jika Kekaisaran Foeniks menginginkannya, tidak sulit bagi mereka untuk menguasai 3 kekaisaran lain.
"Ketua Lin, apa anda yakin dengan keputusan ini? Anda pasti mengenal karakter anggota mereka bukan?" Salah satu Shio berpendapat, wajahnya menunjukkan kekhawatiran yang lebih buruk di banding harus mengatasi pendekar misterius sebelumnya.
"Aku sudah mempertimbangkan ini jauh-jauh hari, walau sifat mereka seperti itu tetapi selama kita memberikan bayaran yang memuaskan. Organisasi Pendekar Tujuh Pedang pasti bisa bekerja sama untuk menghabisi pendekar misterius itu."
Terjadi perdebatan di ruang rapat tersebut, mereka yang mengetahui organisasi Pendekar Tujuh Pedang sedikit enggan bekerja sama karena mengetahui begitu berbahayanya organisasi tersebut.
Jika dibandingkan dengan Organisasi 12 Shio Pemburu yang menginginkan Kekaisaran Naga jatuh pada kekuasaannya, Organisasi Pendekar Tujuh Pedang tidak demikian.
Diketahui mereka tidak pernah meninggalkan jasad ketika melakukan sebuah misi, jasad-jasad yang menjadi incaran misi mereka akan dimakan oleh ketujuh Pendekar itu alias mereka adalah seorang kanibal.
Dan tentu saja, kekuatan mereka juga sangat tinggi. Selama sepuluh tahun belakangan ini tidak ada misi yang gagal dijalankan oleh organisasi tersebut.
Lin Xiazhi jelas memahami resiko itu tetapi ia tak punya jalan lain untuk menangani pendekar misterius itu kedepannya.
"Para Shio sekalian, meski mereka adalah monster yang dibalut kulit manusia tetapi mereka akan bekerja profesional ketika melakukan sebuah misi. Aku yakin mereka tidak akan melukai kita..." Lin Xiazhi mencoba menenangkan para Shio yang lain.
"Tetapi ketua Lin, aku mendengar mereka pernah membunuh orang-orang yang memperkejakan organisasinya. Jelas organisasi itu tidak pernah menganggap seseorang kawan atau lawan, mereka hanya memikirkan keuntungan saja..."
"Percayalah Organisasi Pendekar Tujuh Pedang tidak akan melakukan demikian karena kita punya ini..." Lin Xiazhi mengeluarkan 4 mutiara elemen di cincin ruangnya. "Selain harta yang besar, kita juga akan memberikan mutiara-mutiara ini pada mereka."
Wajah lima para Shio seketika menekuk, jelas mereka tidak senang dengan keputusan tersebut.
Alasan sepuluh tahun belakangan ini mereka bergerak karena berkaitan untuk mendapatkan mutiara tersebut.
Bukan hal mudah bagi para Shio itu mendapatkan mutiara elemen, di beberapa kejadian untuk mendapatkannya, mereka harus menghancurkan pemerintahan kota yang besar atau sebuah sekte yang kuat.
Mutiara elemen terlalu berharga, para Shio menyadari kekuatan terpendam dari benda tersebut yaitu dapat memunculkan elemen baru di tubuh seseorang yang menelannya.
Memberikan pada orang lain jelas sesuatu yang amat berat tetapi mereka juga tidak punya pilihan lain selain harus mengatasi pendekar misterius itu secepatnya.
Selain kehilangan anggota, Organisasi Shio Pemburu juga kehilangan pengaruhnya yang amat besar di Kekaisaran Naga. Tidak sedikit organisasi-organisasi yang berada dibawahnya menjadi enggan bekerjasama lagi.
Pada akhirnya para Shio menyetujui usulan Lin Xiazhi, tidak ada pilihan lain selain mereka harus meminta bantuan orang luar.
"Ketua Lin, jadi kapan kita akan menghubungi Organisasi Pendekar Tujuh Pedang itu. Jika diteliti dari jaraknya akan membutuhkan waktu lama untuk burung pengirim surat pergi kekaisaran Foeniks?"
Lin Xiazhi tersenyum tipis. "Mereka sudah berada di Kekaisaran Naga sejak dua hari yang lalu, mungkin akan membutuhkan waktu beberapa hari lagi agar mereka datang kesini..."
Para Shio meneguk ludah sekaligus berkeringat dingin, kecemasan tampak jelas di ekspresi wajah mereka saat mengetahui 7 pendekar kanibal itu tak lama lagi akan bertemu.
Ketika rapat sedang berlangsung, seekor merpati tiba-tiba masuk dan mendarat di pundak Lin Xiazhi. Di kakinya terdapat surat yang tertulis simbol Shio Tikus.
Lin Xiazhi membaca surat itu, tidak terlalu penting karena isinya yang menerangkan situasi kenapa Shio Tikus terlambat mengunjungi rapat.
Lin Xiazhi kemudian menulis surat kembali, ia mengatakan agar Shio Tikus cepat kembali ke markas karena ada tamu sangat penting yang akan datang tak lama lagi.