Kultivasi Cahaya

Kultivasi Cahaya
Eps. 52 — Miou Fan


Butuh beberapa detik hingga akhirnya ada yang bersuara, Miou Fan sendiri hampir tak bisa mempertahankan ketenangannya melihat anak muda didepannya bisa membuat resep pil hanya dalam sekali lihat.


‘Walaupun anak muda ini meniru resep dari gurunya seharusnya pemahamannya tidak seluas ini…’ Miou Fan berpikir keras mengenai Jian Chen. Meniru dan memahami tidaklah sama, memahami jauh lebih dalam pengertiannya.


Yang terbesit dalam pikirannya untuk membenarkan semua ini adalah Jian Chen seorang alkemist jenius termuda di provinsi ini dan gurunya pasti bukan orang biasa.


Miou Fan kemudian menyuruh resep pil tadi dicatat, dia tentu memperhitungkan ini sebagai resep pil dari Jian Chen dan penghasilan penjualannya nanti akan dibagi dua.


Kerjasama Jian Chen dan asosiasi dari Klan Miou sudah terbentuk, alasan Miou Fan datang jauh-jauh ke kota Qianshan karena ingin bertemu dengan anak muda yang diberitakan jenius itu, belum satu jam dia berkenalan Jian Chen, anak muda itu sudah membuatnya terkejut atas bakatnya.


“Saudara Jian, berapa lama anda menjadi seorang alkemis?” tanya Miou Fan tersenyum canggung.


Jian Chen tersenyum tipis, dia belajar tentang alkimia dari gurunya saat berlatih dikehidupan lalu. Jian Chen sendiri sama tidak menduganya bahwa gurunya akan mengajari tentang alkimia.


Saat bertemu gurunya Jian Chen memang diajari berbagai hal entah itu ilmu tangan kosong, berpedang, memanah, termasuk alkemis dan banyak lainnya lagi. Kultivasi Dewa Cahaya adalah salah satu yang diajarkan gurunya.


“Mungkin 1 tahun…” Jian Chen menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


“Sa-satu tahun!” Semua Tetua terbatuk-batuk, Miou Lin yang disampingnya juga bereaksi demikian.


Satu-satunya yang masih tenang, Miou Fan hanya tersenyum canggung mendengarnya. Kini ia yakin bahwa Jian Chen bukan anggota klan Jian biasa, status aslinya pasti jauh lebih besar dari yang diduga, hanya saja Jian Chen menyembunyikan itu semua.


Miou Fan percaya bahwa Jian Chen mempunyai guru, namun gurunya pasti bukan berasal dari klan Jian. Tidak ada seorang alkemis di Provinsi Naga Petir bisa membuat pil setinggi ini.


“Saudara Jian aku disini ingin membuat suatu penawaran untukmu, mungkin anda menyukainya?”


“Penawaran?”


Miou Fan mengangguk pelan sebelum menjelaskan penawaran itu, keterkejutan segera muncul diwajah Jian Chen paska mendengarnya, perasaannya campur aduk namun yang jelas penawaran ini sangat menguntungkannya.


Penawaran itu menjelaskan bahwa Miou Fan akan memberikan 5% saham klan Miou pada Jian Chen andai dia memenuhi permintaannya.


“Ketua, bukankah ini terlalu berlebihan?!” Tetua yang lain bereaksi.


“Betul Ketua, memberikan saham 5% sama saja dengan memberikannya 5 juta koin emas perbulan.”


Reaksi Tetua itu cukup diwajari karena klan Miou bukan hanya memperjualkan pil saja namun berbagai dagangan yang lain. Persenjataan, pakaian, makanan, penginapan, pil semua mereka bisniskan, belum lagi cabang asosiasi mereka banyak, Kota Qianshan hanyalah salah satu tempat perdagangan mereka.


Pemasukan klan Miou bisa hampir 100 jutaan koin emas perbulannya, membiarkan Jian Chen memegang 5% tentu saja berlebihan namun Miou Fan mempunyai pikiran sendiri.


Jian Chen memastikan dirinya tetap tenang walau dalam hatinya menjerit kegirangan, “Kalau begitu apa yang Ketua inginkan dariku?”


Miou Fan senang kalau Jian Chen tertarik, dia kemudian menjelaskan syaratnya. Sederhananya, Miou Fan meminta resep pil obat lainnya kepada Jian Chen sebanyak 10 pil lagi tetapi kinerjanya minimal 30% keatas.


Jika itu orang lain mungkin permintaan Miou Fan terdengar mustahil namun Jian Chen justru mengangguk disaat itu juga.


Miou Fan tersenyum tipis sebelum mengangguk. “Tentu saja, Saudara Jian, kau bisa memilikinya.”


“Kalau begitu..” Jian Chen mengambil salah satu kertas sebelum menuliskan 10 resep pil diatasnya. Tak lama Jian Chen menyerahkan kertas itu pada Miou Fan.


“Tentu kalau Ketua tidak percaya, Ketua bisa membuktikan dengan membuatnya langsung…” Jian Chen juga memberikan keterangan tentang nama pilnya serta kegunaannya.


Miou Fan sampai terbatuk-batuk, sepertinya ia masih meremehkan kemampuan anak muda didepannya. Ketenangannya hampir goyah, kini andai Jian Chen melakukan hal luar biasa lainnya ia harus terbiasa dengan itu.


Para Tetua semakin penasaran dengan sosok Jian Chen, jika 10 resep pil itu kembali terbukti kebenarannya maka 5% saham klan Miou sudah ada ditangan anak muda 14 tahun itu.


Miou Lin sebagai salah satu pengurus asosiasi mulai menyadari arah kemana pikiran ketua klannya, tak lama lagi jika pil yang dibuat Jian Chen dipasarkan maka keuntungan yang diperoleh akan melonjak drastis.


Di klan Miou hampir 70% pendapatan berasal dari penjualan pil, bekerja sama dengan Jian Chen memang tidak merugikan meski harus berbagi saham, sebaliknya keuntungan klan Miou bisa mendapatkan 2 kali lipat.


Miou Fan menyuruh salah satu Tetua untuk menyiapkan kontrak baru lagi untuk Jian Chen, dengan begitu Jian Chen sudah resmi memiliki 5% saham dari klan Miou.


“Saudara Jian, dengan begitu anda sudah memiliki 5% saham kami…” Miou Fan menyimpan kertas kontrak yang sudah ditanda tangani Jian Chen kedalam jubahnya.


Jian Chen tersenyum lebar, “Terimakasih, Ketua, karena sekarang aku telah jadi bagian dari asosiasi maka aku akan membantu asosiasi sebaik mungkin.”


Miou Fan mengangguk puas lalu mengeluarkan sesuatu. “Ini adalah liontin giok klan Miou, jika anda butuh sesuatu di toko Asosiasi keluarkan liontin ini, mereka akan langsung mengetahuinya.”


Jian Chen menerima liontin hijau itu dengan hati-hati sebelum memasukannya kedalam Cincin Ruang. Dia masih tidak menyangka akan menjalin hubungan dengan klan besar sampai dititik ini.


Rencana Jian Chen mulanya hanya ingin menjual pil pada klan Miou saja tak pernah dipikirannya bisa bekerjasama bahkan sampai mendapatkan sahamnya.


Dengan membayangkannya saja Jian Chen sudah merasakan uang yang akan didapat.


Tidak membutuhkan waktu lama hingga kekayaan Jian Chen meloncat tinggi, sebulan berlalu Jian Chen mendapatkan penghasilan tersebut. Kini cincin ruangnya dipenuhi dengan uang koin emas.


Disisi bersamaan ada berita lain yang muncul dimasyarakat Kota Qianshan tentang klan Miou yang menjual pil dengan kinerja 30%.


Awalnya hampir tidak ada yang percaya ada sebuah pil bekerja setinggi itu, semua orang sudah tahu bahwa pil sumber daya paling bagus hanya mencapai 20% saja namun hanya soal waktu hingga mereka bisa mempercayainya.


Pil 30% yang di produksi dihari pertama bahkan langsung ludes terjual begitu juga di hari-hari selanjutnya. Para pendekar khususnya yang membeli pil itu, mereka bahkan harus mengantri jauh sebelum toko asosiasi terbuka.


Imbas kasus pil ini sampai terdengar di Akademi, di penginapan klan Jian saja sudah ada beberapa yang membelinya.


“Saudara Chen apa anda yakin tidak berminat membeli pil ini, kau akan menyesal jika asosiasi klan Miou kehabisan bahannya dan mereka tidak memproduksi lagi.” Jian Luan ikut membujuk Jin Chen agar membeli salah satu pil di asosiasi.


Jian Chen tertawa kecil. “Aku tidak membutuhkannya, Saudara Luan, terimakasih tawarannya.”