Kultivasi Cahaya

Kultivasi Cahaya
Eps. 265 — Dibalik Bayangan


Bukanlah hal yang tabu seorang bangsawan atau pemerintah memiliki lebih dari satu istri, kasus Yang Mulia Kaisar adalah salah satu contohnya yang memiliki belasan istri dan juga beberapa selir di kediamannya.


Menurut Jian Chen, kasus rumah tangga Kaisar Naga masih terbilang sederhana, ia pernah bertemu salah satu pemerintah yang memiliki puluhan istri yang hampir mencapai seratus, ia bahkan harus membuat lapangan besar untuk untuk kediaman para istri dan selirnya berkumpul.


Jian Chen hanya bisa tertawa kecil melihat reaksi Miou Lin, sepertinya gadis itu tidak mau ketika menikah kelak suaminya memiliki lebih dari satu istri.


Disisi lain Yang Mulia Kaisar tidak mempermasalahkan reaksi Miou Lin lebih jauh sementara istri ketujuhnya hanya hanya bisa tersenyum canggung.


Lin Jianxa kemudian mengubah pembicaraannya ke topik utama pertemuan ini.


Diskusi terjalin, Jianxa menyampaikan beberapa hal terutama kerjasamanya dengan Asosiasi klan Miou, sesekali istrinya yang memang ahli dalam bisnis menambahkan kalimat dari suaminya.


Singkatnya, dengan pengaruhnya sebagai Kaisar, Jianxa bisa membantu asosiasi membuka sayapnya lebih lebar lagi hingga dapat membuka cabang asosiasi di Kekaisaran lain.


Jianxa mengatakan bahwa pil-pil yang dibuat asosiasi klan Miou masih sangat berharga di luar kekaisaran bahkan mereka berniat memesan stok banyak dari kekaisaranya.


Jianxa tentu tidak keberatan dengan permintaan tersebut bahkan hal ini menganggapnya sebagai peluang bekerjasama dengan kekaisaran lain.


Kekaisaran yang dimaksud bukanlah kekaisaran Qilin yang cenderung memusuhi Kekaisaran Naga melainkan Kekaisaran Kura-kura.


Kekaisaran Kura-kura adalah kekaisaran yang memiliki wilayah daratan terluas dari 4 empat kekaisaran lainnya. Di katakan kekuatan beladiri mereka lebih tinggi dari pada Kekaisaran Qilin maupun Kekaisaran Naga sekalipun.


Mendengar itu Miou Lin menjadi antusias, gadis itu merasa tawaran dari Yang Mulia Kaisar adalah hal yang mereka cari selama ini.


Miou Fan berencana mempunyai misi ingin mengembangkan asosiasinya sampai ke seluruh benua timur. Tawaran Jianxa adalah langkah pertama untuk menuju tujuan klannya.


Keduanya akhirnya saling menjabat tangan, kerja sama sudah terjalin dengan pemerintah Kekaisaran akan membantu perluasan cabang asosiasi ke luar wilayah kekaisaran.


Disisi lain Jian Chen tidak banyak bicara, ia lebih mendengarkan kedua pihak saling berkomunikasi. Selain itu tatapan pemuda itu sedang terfokus kepada yang lain.


Jian Chen tersenyum sinis ke arah salah satu sudut arah, ia menyadari ada seseorang tak diundang yang sedang bersembunyi di ruangan ini.


Jian Chen mengalihkan pandangannya ke arah Jianxa, sepertinya Kaisar Naga itu tidak menyadari keberadaan penyusup itu yang berarti dia adalah musuh.


'Hm, aku ingin lihat apa tujuan sebenarnya penyusup ini...' Jian Chen tertawa kecil lalu pura-pura tidak menyadari keberadaan penyusup tersebut.


"Nona Lin, ada satu hal lagi yang aku ingin sampaikan dan mungkin ini tentang klan Miou..."


Miou Lin mengangkat alisnya. "Yang Mulia, apa itu?"


"Nona Lin mungkin sudah menyadari bahwa hubungan kekaisaran kita dan Qilin sudah memburuk sejak beberapa bulan terakhir. Mereka berusaha menghancurkan kekaisaran Naga dari segi apapun termasuk sebab alasan kekuatan kekaisaran kita jadi berkembang pesat selama tahun belakangan ini..."


Jelasnya Kaisar Naga khawatir sasaran Kekaisaran Qilin sebelum berperang adalah menghancurkan klan Miou terlebih dulu. Sebab bukan rahasia umum asosiasi klan Miou yang menciptakan sebuah pil berkhasiat tinggi.


Menurutnya hal itu bukanlah sesuatu yang mungkin direncanakan oleh mereka melainkan hal yang pasti, klan Miou adalah pondasi terkuat Kekaisaran Naga saat ini untuk terus berkembang.


Jianxa beberapa hari ini mendapatkan laporan dari para penjaga perbatasan Kekaisaran bahwa jumlah kapal dari kekaisaran Qilin yang masuk meningkat pesat.


Sebenarnya tidak masalah jika kapal itu adalah kapal perdagangan yang memang diperbolehkan keluar dan masuk perbatasan namun akan berbeda cerita jika didalamnya ada pasukan Kekaisaran Qilin yang menyelundup dan memata-matai kekaisaran Naga.


Sebenarnya Kekaisaran Naga juga bertindak serupa, ia telah mengirimkan beberapa orangnya ke Kekaisaran Qilin untuk mengawasi namun jumlahnya masih cukup diwajari berbeda dengan Qilin yang cenderung berlebihan.


"Kuharap Nona dan klan Miou mulai waspada, jika membutuhkan sesuatu pemerintah kekaisaran siap membantu klan Miou..."


Jianxa setelahnya berpamitan pergi bersama istrinya, keduanya tidak bisa berlama-lama di asosiasi karena akan menimbulkan kecurigaan yang tidak perlu.


"Tuan Muda Jian, bagaimana menurutmu tentang yang di katakan Yang Mulia Kaisar?" Miou Lin bertanya setelah Jianxa sudah pergi jauh dari tokonya beberapa menit yang lalu.


Pertanyaan Miou Lin tidak digubris Jian Chen langsung sehingga ia mengulang pertanyaan kembali namun laki-laki itu masih diam.


Miou Lin menoleh ke Jian Chen, ia menemukan pemuda itu sedang memejamkan mata.


"Tuan Muda Jian, apakah ada sesuatu?"


Jian Chen membuka matanya. "Nona Lin seberapa buruk jika aku melakukan pertarungan di ibukota sekarang?"


"Eh? Kenapa anda bertanya demikian?"


Jian Chen tersenyum tipis, menolak menjawabnya tetapi menuntut Miou Lin agar menjawab pertanyaannya terlebih dulu.


"Sebenarnya sebuah pertarungan bukan hal aneh jika terjadi di ibukota selama tidak menimbulkan kerusakan besar atau banyak korban. Tuan Muda Jian, apa anda akan melakukan pertarungan dengan seseorang?"


Jian Chen mengangguk pelan, "Bisa dibilang demikian, Nona Lin sepertinya orang-orang di Kekaisaran Qilin memang menargetkan organisasi kita terlebih dulu."


"Hah? Bagaimana anda tahu?" Ekspresi Miou Lin menjadi cemas ketika Jian Chen berbicara dengan nada serius.


Jian Chen tidak terlebih dulu menjawab melainkan menatap tajam salah satu penjaga yang sedang berdiri di pintu masuk asosiasi.


"Bukankah sudah basi kau masih bersembunyi sampai sekarang..."


Miou Lin tidak mengerti Jian Chen berbicara dingin dengan bawahannya begitu juga dengan penjaga itu yang terkejut dengan lontaran Jian Chen.


Sebelum keduanya bertanya lebih jauh, sebuah bayangan dari penjaga itu bergerak secara tidak wajar dan memisahkan diri dari penjaga itu.


Penjaga itu buru-buru mengambil jarak dengan bayangannya, wajahnya pucat pasi seperti melihat hantu.


"Aku sudah sangat percaya diri dengan kemampuan teknik bayanganku namun sepertinya masih ada yang menyadarinya, aku harus banyak belajar lagi..." Orang itu keluar dari bayangannya, terlihat seorang pria paruh baya yang memakai jubah serba hitam semua.


Biarpun penyamarannya di ketahui Jian Chen tetapi pria itu tidak kesal melainkan tertawa, seolah kejadian ini bukanlah masalah besar.


Miou Lin langsung mundur beberapa langkah, wajahnya ketakutan dan perasaan terancam memenuhi hatinya.


"Anak muda, aku tidak menyangka kau mempunyai kemampuan mendeteksi hawa keberadaan sekitar, sepertinya aku benar-benar meremehkan Kekaisaran kecil ini..." Pria itu tertawa kecil, bisa dibilang hanya segelintir orang yang saat ini bisa membongkar teknik bayangannya.


Jian Chen tersenyum tipis, setelah melihatnya dengan mata langit, pria itu mempunyai kekuatan yang sangat tinggi, tidak mengherankan Kaisar Naga tidak dapat menyadarinya.


Sebelumnya pria itu telah bersembunyi di bayangan istri ketujuh Jianxa lalu berpindah ke penjaga Asosiasi. Dilihat dari kemampuannya sepertinya pria tua itu sudah lama memata-matai Kaisar Naga di balik bayangan.


Jian Chen bukan pertama kali melihat bayangan jadi tempat persembunyian seorang pendekar namun dapat melakukannya bukanlah hal yang biasa.


Jian Chen kemudian menatap pria tua itu yang kini sedang mengeluarkan pisau dari kedua tangannya.


Melihat ada yang berhasil membongkar rahasianya pria tua itu tidak membiarkan Jian Chen dan Miou Lin hidup lagi atau semua persembunyiannya selama ini akan sia-sia.