
Jian Chen pergi ke tempat markas faksi Dua Pedang untuk menemui Miou Yue, tiba disana ia dikejutkan dengan banyaknya orang yang mengantri.
Antrian tersebut mengarah pada satu meja yang berada di depan bangunan faksi Dua Pedang, ada seseorang yang duduk disana sambil sibuk mengurusi orang-orang yang ada diantrian.
Jian Chen ingin langsung masuk ke markas faksi saat tiba-tiba ada orang yang menghentikannya.
“Hei-! Kau harus mengantri dulu jika mau gabung ke faksi Dua Pedang! Kau pikir kau saja yang ingin segera cepat-cepat kesana!” Orang itu berasal dari antrian, mengomel pada Jian Chen yang hendak menerobos.
“Gabung faksi?”
“Ya, kami disini mau gabung ke faksi Dua Pedang, sama dengan mereka.” Orang itu menunjuk antrian didepannya yang masih panjang. “Melihat kau datang kesini berarti kau memiliki niat yang sama, bukan? Kau juga ingin Cincin Ruang.”
“Cincin Ruang, kalian kesini hanya ingin Cincin Ruang?”
“Kau tidak tahu?” Orang itu sedikit terkejut. “Katanya siapapun yang gabung ke faksi Dua Pedang akan diberikan Cincin Ruang gratis. Belum lagi aku memang benar-benar ingin gabung kesini, kau tahu, faksi Dua Pedang telah memenangkan kompetisi dengan skor pantastis yaitu 2000 poin.”
Orang itu begitu bangga ketika bercerita seolah skor 2000 poin ditoreh olehnya, dia sudah tak sabar ingin menjadi anggota faksi Dua Pedang secepatnya.
Jian Chen bisa merasakan rasa kagum dari orang itu, ia tidak menyangka gara-gara kompetisi ini akan mengubah pengaruh faksi Dua Pedang jadi lebih tinggi. Dia melirik antrian panjang didepannya sambil membayangkan faksi Miou Yue yang sepi berubah jadi faksi yang besar.
Hal yang tak diduga adalah Miou Yue akan memberikan Cincin Ruang pada mereka yang mau bergabung, Jian Chen tak bisa membayangkan berapa jumlah uang yang akan dikeluarkan Miou Yue.
‘Sepertinya kekayaan klan Miou memang tak dapat diremehkan, jika Miou Yue saja sudah sekaya ini apalagi keluarga inti dari klan tersebut…”
Di Provinsi Naga Petir terdapat 10 klan besar yang memiliki pengaruh serta kekuatan paling tinggi, 10 klan ini mempunyai banyak pendekar kuat didalamnya, pengaruh yang luas, juga jumlah kekayaan klan yang tak terbatas.
Jika diurutkan dari segi kekuatan, klan tertinggi jatuh pada klan Chu, yang sekarang ini pemimpin klannya menjadi Kepala Provinsi Naga Petir. Kedua adalah klan Liu, seterusnya klan Niu, klan Wuming, klan Zhu, klan Yun, Klan Miou, klan Xia, klan Ye, terkahir klan Lian.
Klan Miou memang berada diurutan kelima namun dari segi kekayaan klan Miou berada diurutan pertama. Ini karena klan Miou merupakan klan pebisnis dimana mereka membentuk asosiasi perdagangan yang cukup besar.
Sebenarnya banyak klan yang membentuk asosiasi serupa hanya saja asosiasi dari klan Miou adalah yang paling terkenal.
Tidak mengherankan kekayaan besar mereka tak dapat disusul bahkan klan Chu saja membeli sumber daya pada klan Miou.
Setahu Jian Chen, Miou Yue merupakan puteri dari salah satu tetua klan Miou, meski bukan dari keluarga inti klannya Miou Yue sudah mendapatkan kekayaan sebesar ini.
Alasan ini juga yang membuat Jian Chen membutuhkan sosok Miou Yue untuk rencananya dimasa depan.
“Aku kesini bukan untuk mendaftar tetapi bertemu ketua faksinya.” Jian Chen memperlihatkan plat nama pada orang itu, tertera nama faksi Dua Pedang ditulisannya.
“Oh, kau sudah bergabung, kenapa tidak bilang sejak awal.” Orang itu menggaruk kepalanya, sedikit merasa bersalah karena menahan Jian Chen. “Kalau begitu kenapa kau kesini jika sudah bergabung?”
Jian Chen mengerutkan alis. “Bukankah ini markas faksi Dua Pedang?”
“Sebelumnya iya namun sekarang berbeda lagi, faksi Dua Pedang telah pindah markas ke bangunan yang lebih besar. Disini hanya tempat untuk pendaftaran saja. Seharusnya kau tau hal itu daripada aku.”
Perpindahan markas di Akademi adalah hal umum terjadi ketika rangking faksi telah naik. Tetua Akademi pasti menyediakan markas faksi Dua Pedang ke tempat lebih besar lagi setelah faksinya memenangkan kompetisi.
‘Mungkin sekarang impian Miou Yue sudah terwujud, setidaknya faksinya telah bersinar lagi kejenjang lebih tinggi.’
Tujuan Jian Chen adalah membantu perkembangan faksi Dua Pedang menjadi faksi lebih baik lagi. Setelah merasa tujuannya telah selesai mungkin ia tidak akan banyak berkontribusi lagi pada faksinya.
Jian Chen kemudian pergi dari sana setelah bertanya tempat kediaman faksi Dua Pedang yang baru, tidak sulit mencarinya karena markasnya tidak jauh dari markas awal berdiri.
Kedatangan Jian Chen kesana cukup membuat anggota-anggota faksi terkejut terutama mereka yang sudah mengenalinya. Kabar Jian Chen tak lama terdengar oleh Miou Yue yang sedang berada dalam markas, ia segera berlari untuk bertemu Jian Chen yang sedang menunggunya.
“Saudara Jian, kalau anda sudah kembali mungkin aku yang akan pergi ke penginapanmu, kau tak usah repot-repot kesini.” Miou Yue mengajak Jian Chen masuk, keduanya duduk di salah satu meja.
“Tidak mengapa, aku baru tiba beberapa jam lalu ke akademi dan langsung kesini ingin menemuimu.” Jian Chen tersenyum lalu menoleh kesekililing ruangan, “Sepertinya faksi kita banyak mengalami kemajuan beberapa hari ini, Ketua Yue memang luar biasa.”
Miou Yue senang ketika Jian Chen masih menganggap dirinya ketua faksinya mengingat kekuatan Jian Chen berada diatasnya namun disisi lain ia tidak bisa menerima pujian itu karena semua hasil ini disebabkan Jian Chen seorang.
Miou Yue mengeluarkan sesutu dari cincin ruangnya lalu meletakkannya di meja.
“Saudara Jian, ini adalah hadiah dari kompetisi tersebut, air Tetesan Embun Langit.” Miou Yue menyerahkan gelas kecil itu pada Jian Chen.
Jian Chen menaikan satu alisnya, pikirnya Miou Yue sudah mengonsumsi air tersebut setelah melihat kultivasinya yang telah meningkat menjadi alam Jiwa Tahap 2. Tak disangka gadis itu masih belum menggunakannya.
Jian Chen menolak menerimanya. “Nona Yue ini adalah milikmu, sebagai ketua faksi kau adalah orang yang berhak menerimannya.”
“Tidak Saudara Jian, semua permata ini diperoleh darimu, sudah seharusnya ini diberikan padamu.” Miou Yue menggeleng keras. “Lagian, aku berniat memundurkan diri menjadi Ketua faksi dan memilihmu menjadi pengganti selanjutnya. Faksi Dua Pedang lebih baik dipimpin oleh orang kuat sepertimu.”
Jian Chen sedikit terkejut dengan keputusan Miou Yue. “Nona Yue, dari awal aku kesini hanya ingin berkontribusi dengan faksimu, berjuang bersama agar faksi kita jadi lebih bersinar. Lagian menurutku, kau lebih ahli menjadi Ketua faksi dibanding diriku.” Jian Chen mengutarakan rasa keberatannya.
Miou Yue tidak bisa membantah kalau Jian Chen tidak menginginkan posisinya, ia kemudian mengeluarkan kantong kulit berisi koin emas lalu menyodorkannya pada Jian Chen. Miou Yue memberikan ini sebagai rasa terimakasihnya pada Jian Chen yang telah berjasa pada faksi Dua Pedang.
Lagi-lagi Jian Chen menolak hal tersebut, “Aku membantu karena kewajibanku sebagai bagian dari anggota faksi Dua Pedang, tidak lebih, dan untuk ini…” Jian Chen mengembalikan air Tetesan Embun Langit. “Aku tidak membutuhkannya.”
“Saudara Jian, ini adalah sumber daya amat berharga, meminumnya bisa menaikan satu tahap kultivasi. Anda tidak boleh menolaknya.”
Jian Chen tertawa kecil sebelum menjelaskan bahwa ia memang tidak butuh barang itu. Jian Chen tidak membual, Kultivasi Dewa Cahaya tidak memerlukan sumber daya apapun bahkan kalau meminumnya pun tak akan membawa efek pada kultivasinya.
Miou Yue akhirnya menyerah membujuk Jian Chen, ia berulang-ulang mengucapkan terimakasih pada Jian Chen karena telah memberikan hadiah kompetisi ini padanya.
Setelah pembicaraan tersebut Jian Chen mengutarakan alasannya datang kesini, dia bertanya apakah Miou Yue punya tungku alkimia, Jian Chen membutuhkan itu untuk pembuatan pil.
“Aku punya tetapi tidak disini, tungkuku berada dikediaman luar Akademi, kalau Saudara Jian butuh aku tak keberatan meminjamkannya.”
Mendengar Jian Chen membutuhkan bantuannya, Miou Yue tidak melepaskan peluang ini, dia berjanji apapun yang dibutuhkan Jian Chen dimasa depan ia akan berusaha memenuhi permintaannya sekuat yang ia bisa.