Pendekar Tiga Dunia

Pendekar Tiga Dunia
057: Pertolongan Huang Lun


Saat terjadi pertarungan antara Qin Yun dan Yu Lian, Shin Mu dan Shin Lung memanfaatkan kesempatan itu untuk melarikan diri. Para anggota sekte Lembah Iblis Neraka yang tersisa pun segera mengikuti pemimpin mereka.


Namun mereka tidak menduga bahwa pertarungan Yu Lian dan Qin Yun berlangsung dalam sekejap saja. Sehingga Roh Dewa Naga Api yang merasuki tubuh Yu Lian, menyadari dan segera memburu mereka yang melarikan diri.


Shin Mu dan Shin Lung terkejut saat tiba-tiba sosok Yu Lian menghadang mereka. Padahal jarak keduanya tadi terpaut hampir seribu meter. Tanpa berkata apapun sosok Yu Lian yang dirasuki Roh Dewa Naga Api menyerang keduanya dengan ganas dan cepat.


Mendapat serangan yang mendadak dan begitu cepat, membuat Shin Mu dan Shin Lung hampir saja terlambat menghindarinya. Namun hawa panas dari Cambuk Naga Api, berhasil membakar lengan jubah mereka dan mementalkan mereka ke belakang beberapa meter.


Shin Lung kembali mengalirkan tenaga dalam ke pedang ditangannya, sementara Shin Mu segera mengalirkan tenaga dan bersiap menggunakan jurus terkuatnya.


Serangan kedua dari Roh Dewa Naga Api kembali datang, keduanya berhasil menghindari serangan yang jauh lebih cepat dan kuat dari sebelumnya itu. Namun sosok Yu Lian tidak memberi kesempatan mereka, serangan susulan dari Sosok Yu Lian membuat kedua orang pemimpin Sekte Lembah Iblis Neraka itu ke posisi terdesak.


Shin Lung dan Shin Mu mengumpat di dalam hati mereka. Telah puluhan tahun mereka malang melintang di dunia persilatan. Menghadapi banyak musuh yang jauh lebih kuat dari mereka namun mereka tidak pernah merasakan jerih seperti saat ini.


Seandainya mereka menyadari bahwa yang mereka lawan adalah Roh Dewa Naga Api, mungkin akan pasrah menerima kematian mereka. Namun sayangnya mereka tidak memahami apa yang terjadi dengan Yu Lian.


Saat pertarungan memasuki belasan jurus, sebuah serangan sosok Yu Lian, Gagal di hindari oleh Shin Mu yang bertarung dengan menggunakan tangan kosong.Shin Mu pun nekad menghadang serangan cambuk Yu Lian dengan Tinju Api nya.


BLAAAAR


AAARRGGGGH!!


Dua energi tenaga dalam pun bertemu di udara. Sosok Yu Lian hanya terjajar mundur dua langkah saja, sementara Shin Mu terpental belasan meter dengan tangan kanannya yang hancur dengan daging yang hangus terbakar.


"Kakak..!!!" Shin Lung terkejut dengan apa yang terjadi terhadap kakaknya. Sepengetahuannya, Jurus Tinju Api adalah jurus terkuat sang Kakak yang dapat menghancurkan batu sebesar rumah sekalipun.


Shin Lung segera melesat untuk menolong Shin Mu. Namun serangan Yu Lian kembali datang dan mengarah ke bagian perutnya. Shin Lung tak berani gegabah menahan serangan itu dengan pedangnya, walau ia telah mengalirkan sejumlah besar tenaga dalamnya kedalam pedang.


Shin Mu berhasil menghindari sabetan Cambuk Naga Api namun dirinya tidak siap dengan tendangan yang di arahkan Yu Lian pada dadanya.


BUUUK!


ARRRGGHHHH!


Shin Lung menjerit kesakitan, darah segar menyembur dari mulutnya. Dadanya seolah tertimpa sebongkah batu yang membuatnya kesulitan untuk bernafas.


Tubuh Shin Lung terpental kesamping Shin Mu yang masih terduduk dan baru saja memuntahkan darah segar dari mulutnya. Wajah Shin Mu menjadi pucat saat melihat sang adik tergeletak tak jauh darinya dalam keadaan tak sadarkan diri.


"Aadiiik!"


Shin Mu berusaha bangkit, namun karena luka yang dialaminya cukup parah, Shin Mu tak menyadari Sosok Yu Lian telah bersiap kembali dengan serangan yang tak kalah kuat dari sebelumnya.


Saat dirinya telah berada di samping Shin Lung, serangan Cambuk Api Yu Lian datang menderu kearah mereka berdua. Shin Mu yang terlambat menyadari serangan itu hanya terlihat pasrah.


Dua Jengkal lagi cambuk api Yu Lian akan menghantam mereka berdua. Sebuah tombak yang diselimuti cahaya merah kehitaman, melesat menghadang cambuk tersebut.


BLAAAAR


**


Huang Lun yang saat itu sedang dilatih oleh Roh Iblis Merah merasakan kemampuannya kini telah meningkat pesat. Dalam dua hari saja kemampuannya telah meningkat di Tingkat Pendekar Suci tahap Menengah.


Saat hendak beristirahat sejenak, tiba-tiba Roh Iblis Merah yang menghuni Tombak Iblis ditangannya, merasuki tubuh Huang Lun. Asap merah kehitaman terlihat memasuki tubuh Huang Lun. Bola mata Huang Lun pun berubah menjadi merah kehitaman.


Sesaat kemudian Tubuh Huang Lun melesat ke udara, melayang mendaki Jurang Neraka yang dalamnya lebih dari seribu meter.


"Ada apa, kenapa kau mengambil alih tubuhku?" pikiran Huang Lun bertanya kepada Roh Iblis Merah saat tubuh Huang Lun melayang dengan sangat cepat.


"Huuh...Diamlah jangan protes saja!, Aku merasakan kehadiran Saudaraku Iblis Biru. Sepertinya dia sudah menemukan wadah bagi rohnya hahahaha!"


Suara Roh Iblis Merah tertawa keras. Suaranya saat itu terdengar berat dan menyeramkan.


Roh Iblis Merah jauh lebih kuat dari saudaranya Roh Iblis Biru. Sehingga dirinya mampu mendeteksi keberadaan Iblis Biru yang saat sedang merasuki Tubuh Qin Yun.


Roh Iblis Merah di dalam tubuh Huang Lun segera mempercepat terbangnya, karena dia merasakan kekuatan jauh lebih besar dari kekuatan Iblis biru.


Dirinya terkejut dan berhenti sesaat setelah menyadari hawa energi yang besar tersebut, bukan berasal dari bangsanya, yaitu bangsa Iblis. Hatinya bergetar saat menyadari bahwa hawa itu adalah hawa roh dewa.


Dengan kekuatan tubuh Huang Lun saat ini, mustahil baginya untuk menang menghadapi Roh Dewa tersebut. Dari hal ini dirinya sadar bahwa para dewa mengejar mereka ke Dunia manusia dengan merasuki tubuh manusia yang di pilihnya.


Roh Iblis Merah akhirnya kembali melesat ke arah hawa energi Iblis Biru. namun saat dirinya semakin mendekati tempat dimana Iblis Biru berada, tiba-tiba hawa energinya melemah dan tak lama kemudian menghilang.


Dengan Rasa khawatir yang besar, Roh Iblis Merah mempercepat laju terbangnya. Dalam waktu kurang dari lima menit, dirinya tiba di sebuah tempat dimana terjadi pertempuran dalam skala besar.


Saat itulah dirinya melihat dua orang kakek sedang bertarung melawan seorang gadis yang memancarkan hawa energi Dewa. Melihat Gurunya sedang dalam keadaan kritis, Huang Lun meminta Roh Iblis Merah untuk menyelamatkan guru yang pernah berniat membunuhnya itu.


Roh Iblis Merah Segera melesat, saat melihat Yu Lian akan melakukan serangan terakhinya untuk membunuh Shin Mu dan Shin Lung yang sudah terluka parah.;Roh Iblis Merah, menahan laju serangan Cambuk Naga Api Yu Lian dengan Tongkat pusakanya.


**


Shin Mu jatuh tak sadarkan diri akibat dari benturan kedua senjata sakti tersebut. Dirinya tak melihat bahwa sosok murid yang dibunuhnya di jurang neraka beberapa hari lalu, ternyata masih hidup dan kini menolongnya.


Melihat Yu Lian sedang terkejut dengan apa yang baru saja terjadi, Huang Lun pun segera mengarahkan Tombak Iblis Merah kearah gurunya. Sebuah sinar keluar dari ujung tombak dan membelit tubuh Shin Mu serta Shin Lung.


Sesaat kemudian Huang Lun pun melompat ke udara dan melesat sangat cepat sambil membawa kedua tubuh tersebut meninggalkan gerbang kota Xinan.


Roh Dewa Naga Api berniat hendak mengejar Huang Lun, namun dirinya menyadari bahwa Tubuh Yu Lian telah mencapai batas maksimalnya. Tubuh Yu terkulai lemas saat Roh Dewa Naga Api kembali bersemayam di dalam Cambuk Naga Api.


...*****...