
Lima belas Tahun telah berlalu sejak Yao Chan diangkat menjadi Dewa Penjaga bagi ketiga Dunia di Alam Semesta Pertama, nama alam semesta yang baru Yao Chan ketahui beberapa waktu lalu.
Semenjak itu pula, ketiga dunia berada dalam kehidupan yang damai. Namun itu hanya terlihat sementara di mata Yao Chan. Hal itu pun diperkuat dengan berita dari Dewa tertinggi.
Melalui telepati, Dewa Tertinggi telah memberitahu Yao Chan dan Dewa Naga, bahwa Alam Semesta Kedua dan ke tiga telah dikuasai oleh Iblis Sejati dan Anak buah mereka.
Sepengetahuan Dewa Tertinggi dari dua Alam Semesta yang lain, Dua Iblis Sejati di Alam Semesta mereka berdua, berencana melepaskan Sosok Makhluk yang dijuluki Dewa Penghancur yang telah disegel sejak puluhan ribu tahun lalu.
Entah bagaimana cara mereka melepaskan Segel Langit itu. Sepengetahuan tiga Dewa Tertinggi, segel tersebut hanya bisa di buka oleh energi dari Tujuh Pusaka Inti Elemen.
Ke tujuh Pusaka Inti Elemen itu, kini berada di Dunia Kultiva. Karena itulah, Dua Iblis Sejati di dua alam semesta lainnya, mengutus masing-masing tujuh orang untuk mengambil Ketujuh Pusaka itu.
Ketujuh orang itu, masing-masing memiliki tubuh yang elemennya berbeda. Jadi ada empat belas orang yang akan memasuki Dunia Kultiva dalam waktu dekat ini.
Dewa Tertinggi memberitahu Yao Chan agar ketujuh puteranya bersegera mendapatkan Ketujuh Pusaka Elemen itu, demi mencegah mereka mendapatkannya terlebih dahulu.
Saat Yao Chan bertanya, sekuat apakah mereka bertujuh, Dewa Tertinggi memberi jawaban yang membuat Dewa Naga dan Yao Chan cukup terkejut mendengarnya.
Empat belas orang itu, tidak lebih kuat dari Yao Chan, namun Dewa Naga sekalipun tidak akan bisa membunuh mereka dengan mudah.
Hal itu karena keistimewaan tubuh mereka yang berjenis Tubuh Elemen Sejati. Dan hanya mereka yang memiliki Elemen Sejati juga yang mampu untuk membunuhnya.
Ketujuh Putera Yao Chan adalah orang- orang yang mengemban Takdir Semesta, untuk menentukan kelangsungan hidup ketiga Alam Semesta yang berada di jagad raya yang maha luas ini.
Tentu saja Yao Chan dan Dewa Naga menjadi khawatir mendengar hal itu. Namun pengalaman Dewa Naga yang telah ribuan tahun menjadi Dewa, membuat Yao Chan menjadi tenang.
Dewa Naga segera memberi arahan kepada Yao Chan agar Ia terus memantau ke tujuh puteranya itu hingga mereka berhasil mendapatkan ke tujuh Pusaka Inti Elemen.
Yao Chan pun segera menemui ke tujuh puteranya. Yang pertama Yao Chan temui adalah Yao Shen dan Yao Xian Li.
Keduanya kini telah menjadi pemuda dan gadis yang sangat cantik. Yao Shen dan Yao Xian Li, keduanya kini telah berusia delapan belas tahun.
Dan mereka adalah dua anak Yao Chan yang memiliki kemampuan terkuat dari ke lima adik mereka yang usianya terpaut tiga tahun lebih muda dari mereka.
Yao Shen adalah putera Yao Chan dengan Isteri pertamanya, Gong Li. Yao Shen memiliki elemen petir pada tubuhnya.
Kekuatan Yao Shen Saat ini, telah berada di Tahap awal Tingkat Pendekar Dewa Sejati. Satu Tingkat di bawah kekuatan Yao Chan Tingkat Pendekar Dewa Abadi.
Sedangkan Yao Xian Li, adalah puteri Yao Chan dengan Xian Mey. Yao Xian Li memiliki tubuh dengan jenis Elemen Api.
Kekuatan Yao Xian Li setara dengan Yao Shen, namun Ia memiliki kelebihan dalam hal mengubah ukuran tubuhnya. Hal itu Ia dapatkan karena sang Ibu adalah Bangsa Peri dari Dunia Moxian.
Kedua adiknya yang memiliki ibu dari bangsa yang sama adalah Yao Xian Yi dan Yao Xian Long.
Yao Xian Yi adalah Puteri Yao Chan dari Xian Chi yang juga memiliki tubuh dengan elemen yang sama dengan sang Ibu yaitu Elemen Air.
Sementara Yao Xian Long adalah putera Yao Chan dari Xian Shi. Seperti halnya kedua saudaranya yang keturunan Bangsa Peri, Yao Xian Long juga memiliki elemen yang sama dengan Ibunya, Elemen Angin.
Elemen Es adalah elemen yang dimiliki oleh Yao Ling, karakter Yao Ling yang pendiam dan dingin dalam sikapnya, selaras dengan elemen es dalam tubuhnya.
Sementara dari Zhu Yin dan Qing Mi, Yao Chan memiliki dua putera yang sering membuat Yao Chan pusing sendiri.
Yao Fan adalah puteranya dari Qing Mi, yang memiliki elemen Logam pada tubuhnya.
Yao Fan berwajah sangat tampan dan melebihi ketampanan Yao Chan sendiri. Setidaknya itulah yang dikatakan oleh ketujuh isteri Yao Chan.
Bukan ketampanan Yao Fan yang membuat Yao Chan pusing, namun karena sikapnya yang boleh dibilang warisan darinya.
Yao Fan seringkali membuat gadis-gadis menangis dan patah hati karena sikapnya yang suka mempermainkan perasaan gadis yang Ia temui saat mengunjungi Kakek mereka di Kekaisaran Liu.
Sementara Yao Zhun adalah putera Yao Chan dari Zhu Yin. Kenakalan Yao Zhun yang memiliki elemen tanah, adalah hal lain yang membuat Yao Chan pusing.
Saat Yao Zhun berada di Kekaisaran Liu, Ia menghasut Yao Fan dan Yao Xian Long untuk meminum arak, hingga keduanya menjadi mabuk dan berbuat keributan.
Beruntung Yao Shen segera membuat pingsan ketiga adik lelakinya itu. Namun akibat ulah mereka, Kedai tempat mereka minum telah rata dengan tanah.
Beruntungnya, paman mereka adalah seorang Kaisar. Sehingga masalah itu bisa diredam dengan membangun kembali Kedai besar itu.
Yao Chan menghukum ketiga puteranya setelah mereka kembali ke Alam Kristal Dewa.
Yao Chan menghukum ketiga puteranya dengan berdiri satu kaki selama satu bulan penuh. Lagi-lagi Yao Zhun membuat ulah.
Dengan kemampuannya, Yao Zhun membuat duplikat dirinya dari tanah. Dan Ia bersantai di sebuah tempat tersembunyi menunggu masa hukumannya berakhir.
Yao Chan akhirnya menyerahkan urusan hukuman itu kepada Qing Mi. Tentu saja hukuman dari sang ibu tidaklah seberat dari Ayahnya. Dan Yao Zhun pun sangat patuh akan perintah dari Ibunya.
“Shen’er … Panggilah kelima adikmu pulang, ayah menunggu kalian di rumah.” Yao Shen menganggukkan kepalanya dan segera melesat menemui kelima adiknya yang lain bersama Yao Xian Li.
Setelah berkata demikian Yao Chan pun menghilang dari pandangan mata. Beberapa saat kemudian, Ia telah berada di Istana kecilnya di alam Kristal Dewa.
Ketujuh Isterinya segera menyambut kedatangan Yao Chan, mereka bertujuh tampak penasaran akan berita yang dibawa oleh suami mereka.
“Bersabarlah hingga ketujuh anak kita tiba, karena hal ini berkaitan dengan mereka.” Yao Chan menjawab pertanyaan Gong Li yang sangat penasaran.
Beberapa saat kemudian, ketujuh anak Yao Chan pun datang. Wajah mereka dipenuhi dengan berbagai pertanyaan.
Yao Fan yang tampak berkeringat bertanya kepada Yao Zhun, kira-kira apa sebabnya mereka dikumpulkan oleh Ayah mereka.
“Mungkin Kau mau dinikahkan.”
Yao Zhun pun menjawab semaunya. Karena Ia tidak tahu sama sekali ada apa mereka dikumpulkan.
*****