Pendekar Tiga Dunia

Pendekar Tiga Dunia
292: Bertemu Sisi Gelap


Kota Xinan adalah kota yang cukup besar dan paling dekat jaraknya dengan Sekte Lembah Dewa.


Warga Kota Xinan sangat menghormati para pendekar dari sekte tersebut karena jasa-jasanya yang selama ini melindungi rakyat dari kejahatan para perampok.


Nama Yao Zhi tetap mengharum dalam ingatan para warga Kota Xinan, karena sikap Heroik yang Ia tunjukan selama hidupnya.


Beberapa kali Ayah Yao Chan itu telah menyelamatkan kota Xinan dari amukan para perampok.


Maka saat mendengar adanya kehancuran beberapa kota dan juga Ibukota kekaisaran oleh putera Yao Zhi itu, sebagian besar warga Kota Xinan tidak mempercayainya.


Namun hari ini, mereka mau tidak mau harus mempercayai hal tersebut. Sebuah ledakan yang menggelegar. Mengejutkan warga kota Xinan.


Warga kota Xinan segera berlari keluar rumah mereka untuk melihat apa yang sedang terjadi.


Mata warga kota itu melotot lebar saat melihat di udara setinggi lima puluh meter, seorang pemuda tampan dengan raut wajah yang terlihat sangat marah sedang menatap mereka semua.


“Yao Chan keluar dari persembunyianmu! Atau akan ku hancurkan kota ini!”


Suara menggelegar mengejutkan seluruh warga kota. Para prajurit pun segera bersiaga melihat hal itu.


Puluhan prajurit yang membawa panah segera dalam posisi menyerang. Setelah mendapat aba-aba, mereka pun segera melepaskan anak panah ke arah sosok yang melayang di udara.


Setidaknya ada empat puluh anak panah yang melesat sangat cepat ke arahnya. Namun sosok itu terlihat santai saat mengibaskan tangannya.


Puluhan anak panah itu seketika berbalik menyerang ke arah para prajurit yang tadi melepaskan anak panah tersebut.


Beberapa orang tewas dengan dada tertembus anak panah yang melesat tiga kali lebih cepat dari sebelumnya. Puluhan orang lainnya pun, mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh mereka.


“Keluarlah! Atau kubunuh semua orang di Kota ini!” Suara teriakan Yuan Long yang mirip Yao Chan itu, berteriak kembali.


Namun setelah beberapa saat, Ia tidak mendapat jawaban. Yuan Long merasa sangat marah.


Ia pun segera mengerahkan energi qi nya untuk membunuh warga kota Xinan dan menghancurkan kota itu.


Dari sepasang tangan Yuan Long segera terbentuk sebuah kepala ular Naga yang sangat besar dengan mulut yang terbuka lebar. Jurus Tangan Seribu Naga.


Sesaat kemudian melesatlah seribu Ular Naga kecil yang tercipta dari energi itu. Ular-ular Naga kecil itu segera melesat untuk membunuhi warga yang berteriak ketakutan dan lari menyelamkan diri.


Namun, tiba-tiba saja muncul delapan orang tepat di atas mereka. Yao Chan dan ketujuh isterinya.


Yao Chan segera membuat sebuah perisai pelindung yang menghadang ribuan ular tersebut.


Ledakan beruntun yang sangat banyak di berbagai tempat, terdengar beberapa saat kemudian.


Ular-ular kecil itu meledak ketika tubuh mereka menyentuh dinding perisai yang dibuat oleh Yao Chan.


“Hentikan seranganmu!! Aku yang kau cari!” Yao Chan yang sudah sangat marah dengan apa yang dilakukan sisi gelap dirinya itu, berteriak dengan kerasnya.


Yao Chan lalu melesat ke hadapan Sisi gelapnya yang menyeringai melihat kedatangan Yao Chan.


“Huh!! Kemana saja dirimu selama ini?” Aku hampir lelah mencarimu!” Yuan Long berkata demikian kepada Yao Chan yang tertegun melihat sisi gelap dirinya itu.


Wajah mereka berdua sangatlah mirip satu sama lainnya. Hanya saja rambut Yao Chan terikat di bagian belakang sementara Yuan Long tergerai lepas.


“Mengapa Kau mencariku?” Yao Chan mengerutkan dahinya mendengar perkataan Yuan Long sisi gelap dari dirinya.


“Apakah kau bodoh atau kau benar-benar lupa? Tentu saja untuk mengajakmu menguasai tiga dunia, seperti cita-cita kita dulu.”


Wajah Yuan Long seketika memerah mendengar perkataan Yao Chan. Ia merasa Sisi Baik dirinya itu sedang merendahkan dirinya.


“Huh percuma bicara denganmu. Sebaiknya aku segera mengambil alih tubuhmu dan membuatmu tertidur lagi alam bawah sadarku seperti dulu!”


Sosok Yuan Long Akan bergerak menyerang Yao Chan, Namun Ia tertahan oleh gerakan tangan Yao Chan kepadanya.


“Tunggu dulu … Ada seseorang yang ingin bicara denganmu. Sayang-sayangku kemarilah.” Yao Chan segera memanggil ketujuh isterinya dengan mesra.


Yuan Long terbengong mendengar ucapan Yao Chan. Ia pun mengalihkan pandangannya ke arah tujuh perempuan muda yang beberapa diantaranya Ia kenali terutama Gong Li.


“Li’er … Kenapa Kau bersamanya?”


“Tentu saja aku bersamanya, karena Ia adalah suamiku.” Gong Li berkata dengan tatapan yang menunjukkan keheranan.


Wajah Yuan Long seketika berubah. Ia sangat terkejut jika kekasihnya itu telah mengkhianati dirinya.


“Kenapa … Kenapa Kau mengkhianati diriku? Kenapa!?” Yuan Long membentak Gong Li.


“Mengkhianati dirimu? Apa Kau telah pikun atau kau benar-benar lupa jika sosok yang aku cintai adalah sisi baik dirimu. Bukan dirimu yang selalu berbuat kejahatan dimana pun kamu berada. Apa Kau Lupa Hal itu Hah!!”


Bukannya takut, Gong Li malah balik membentak Yuan Long yang kini terlihat sangat marah kepadanya.


Yao Chan segera menarik tangan Gong Li untuk segera berada di belakangnya. Hal itu membuat kecemburuan Yuan Long semakin menjadi-jadi.


Yuan Long segera mengerahkan seluruh energinya, membuat udara seketika menjadi bergetar hebat Akibat Pancaran Energi Pendekar Dewa Sejati Level tujuh yang ia miliki.


“Hentikan! Jika Kau ingin bertarung dengan ku, Aku akan membawamu ke sebuah tempat yang tepat. Bagaimana?”


Yap Chan mencoba mengendalikan situasi yang semakin tidak menentu akibat pancaran energi Yuan Long.


“Baiklah … Jika itu mau mu! Di mana kita akan bertarung untuk menjadi tuan atas jasadmu itu.”


“Baiklah mari kita kesana.”


Setelah berkata demikian Yao Chan segera menggunakan jurus berpindah tempat dalam sekejap untuk membawa mereka ke Alam Dimensi Buatan yang diciptakan oleh Dewa Naga.


Sembilan orang tersebut menghilang dari pandangan mata penduduk Kota Xinan yang kini merasa lega atas kepergian sosok yang berniat membunuh dan menghancurkan Kota mereka.


Yao Chan bersama ke tujuh isterinya dan sosok Yuan Long, kini telah berada di Alam Dimensi Buatan.


“ Disinilah kita akan bertarung. Ingat jangan sampai kau membunuhku. Karena jika aku mati, maka kau pun akan mati bukan?”


Yao Chan mengingatkan Yuan Long ketika Ia melihat sisi Gelap dirinya itu telah kembali bersiap mengerahkan energi qi nya.


Sementara ketujuh Isteri Yao Chan segera, melesat menyebar ke tujuh arah yang berbeda. Jarak mereka bertujuh, setidaknya berada dua ratus meter dari Yao Chan dan Yuan Long.


Hal itu membuat Yuan Long mengerutkan dahinya. Ia menjadi waspada saat melihat Yao Chan terlihat tenang-tenang saja.


“Mengapa mereka berada di tujuh tempat yang berbeda? Apa yang telah kalian rencanakan?!” Yuan Long membentak Yao Chan karena tidak menduga apa yang akan dilakukan oleh Gong Li dan yang lainnya.


“Tenanglah, mereka hanya berjaga-jaga agar kau tidak kabur dari pertarungan kita.”


*****