Pendekar Tiga Dunia

Pendekar Tiga Dunia
054: Kemelut Kota Xinan IV


Shin Mu menyeka darah di sela bibirnya, lalu mengerahkan hawa tenaga dalam panas untuk mengusir hawa dingin di dadanya. Matanya melotot memandang Yao Chan dengan rasa tidak percaya, bahwa dirinya terpukul mundur oleh seorang pemuda yang berusia dua puluhan tahun.


Mungkin Shin Mu akan muntah darah jika mengetahui bahwa usia Yao Chan yang sebenarnya baru tujuh belas tahun.


"Bagaimana bisa anak semuda ini memiliki kemampuan yang begitu hebat, teknik bertarungnya sangat tinggi, belum pernah aku melihat teknik sehebat ini." Shin Mu berbicara dalam benaknya sambil menunggu nafasnya kembali normal.


Shin Mu dan Yao Chan masih terdiam mematung di ketinggian belasan meter dari tanah. Yao Chan menghela nafas melihat dampak dari serangan Yu Lian yang mengerikan. Jarak Yu Lian dan Yao Chan kini terpaut puluhan meter.


Sesaat kemudian Shin Lung melompat ke udara sambil menghunuskan senjata pusaka ke arah Yu Lian. Senjata itu berupa Golok yang tidak begitu besar, panjangnya pun kurang dari satu meter.


Namun senjata yang bernama Golok Raja Api itu bukanlah senjata pusaka biasa. Golok itu merupakan Pusaka Bumi yang puluhan tahun silam menggetarkan Dunia Persilatan saat masih di tangan gurunya yang terkenal dengan julukan Pendekar Golok Api.


Dengan golok yang telah diselimuti bara api, Shin Lung menangkis serangan cambuk Naga Api yang kembali di lecutkan oleh Yu Lian.


DUUUAAR ... Whuus BLAAAAR.


Golok dan tali cambuk yang berbentuk seekor naga dari api yang panjangnya ratusan meter itu bertemu di udara. Suara menggelegar akibat benturan kedua senjata pusaka itu terdengar hingga ratusan meter.


Shin Lung yang telah mengerahkan tujuh puluh persen tenaganya, terkejut saat dirinya diterpa gelombang energi akibat benturan kedua senjata itu. Tubuhnya terpelanting jatuh menghantam tanah dengan keras.


Shin Lung bangkit lalu berusaha berdiri, saat itulah sesuatu mendesak keluar dari dalam tubuhnya. Shin Lung pun memuntahkan darah segar akibat dari terpaan tenaga dalam sesaat setelah dirinya menahan serangan Yu Lian.


Yu Lian sendiri tersurut beberapa meter kebelakang. Namun dirinya tidak mengalami luka dalam seperti Shin Lung. Tali cambuk Naga Api kembali ke panjangnya semula dan tak ada lagi api yang berbentuk seekor naga disepanjang tali tersebut.


Ratusan Anggota Sekte Lembah Iblis Neraka yang sebelumnya berada di belakang Shin Lung, kembali menjadi korban kedahsyatan Cambuk Naga Api Yu Lian.


Mereka yang tewas mengenaskan itu adalah para pendekar bergelar yang tidak menyangka bahwa pimpinan mereka gagal menahan serangan berupa Api yang berbentuk naga itu.


Yu Lian kembali mengerahkan tenaga dalamnya sebanyak sembilan puluh persen. Tubuhnya kini diselimuti oleh api yang menyala-nyala. Sementara Tali Cambuk Naga Api kembali memanjang dan mengeluarkan api yang membentuk seekor Naga dengan ukuran dua kali lipat dari sebelumnya.


Para Anggota Sekte Lembah Iblis Neraka bergidik ngeri melihat apa yang dilakukan Yu Lian. Mereka segera melompat menjauhi arena pertempuran, berusaha menyelamatkan diri masing-masing.


Shin Lung yang belum pulih dari luka dalamnya hanya mematung melihat api berbentuk seekor naga sedang meliuk-liuk di angkasa. Dirinya merasakan kengerian yang sama dengan para anggotanya yang dilihatnya telah kocar-kacir melarikan diri.


Melihat lawan-lawannya hendak melarikan diri, Yu Lian segera melesat dengan kecepatan yang tidak terduga. Dalam Sekejap dirinya telah berada di hadapan para anggota sekte Lembah Iblis Neraka yang hendak melarikan diri.


Yu Lian mendarat kembali di tanah, lalu Cambuk Naga Api di lecutkan dari samping kanan menuju ke kiri secara mendatar, gerakan yang dilakukan itu seperti menebaskan pedang kesamping.


Para Anggota Sekte Lembah Iblis Neraka terkejut saat tiba-tiba Yu Lian telah berada di hadapan mereka dan langsung menyerang dengan serangan yang sangat kuat.


Mereka yang berada di barisan depan tak sempat lagi menghindari serangan Yu Lian. Tubuh mereka hangus terbakar dan hancur berkeping-keping.


Api berbentuk ular naga yang kini ukurannya dua kali lebih panjang dan lebih besar dari sebelumnya, menghantam ribuan anggota sekte Lembah Iblis tanpa ampun.


Namun kekuatan Cambuk Naga Api yang sekarang, berbeda dengan sebelumnya. Mereka yang tinggi lompatannya kurang dari sepuluh meter, harus menerima nasib sial. Tubuh mereka meregang melepas nyawa, dengan tubuh hangus dan menghitam karena diterpa hawa panas yang begitu tinggi.


Sedang bagi mereka yang melompat lebih dari sepuluh meter, masih harus merelakan kaki mereka mengalami luka bakar yang tidak ringan. Hal ini membuat mereka mendarat di tanah dengan tidak sempurna, sebagian jatuh terduduk saat kembali mendarat dan tak mampu lagi untuk berdiri.


Hampir seribu orang tewas dalam satu serangan Yu Lian. Gadis tersebut melepaskan seluruh kekuatannya karena rasa kesal dan marah yang ditahannya beberapa hari ini kepada Zhu Yin.


Api cemburu terhadap Zhu Yin yang membakar hati Yu Lian sungguh berbahaya. Yu Lian membunuh tanpa rasa segan sama sekali karena ingin melampiaskan kemarahannya kepada Zhu Yin.


Kemarahan Yu Lian ini, membuatnya tak menyadari batas kemampuan yang dimilikinya. Tenaga dalamnya sudah berkurang lebih dari separuhnya. Namun Yu Lian kembali melepaskan serangan yang dahsyat untuk kedua kalinya.


Serangan yang tak kalah kuat dari serangan sebelumnya kembali menghajar kelompok Sekte Lembah Iblis Neraka.


Ratusan orang yang sebelumnya berhasil menghindari serangan ganas Yu Lian dan mengalami luka bakar yang parah di kakinya, hanya terdiam pasrah melihat datangnya serangan mematikan tersebut.


WHUUUSSS


BLAAAAAR


Api berbentuk naga tersebut kembali menghantam kelompok Sekte Lembah Iblis Neraka. Serangan kali ini menyebabkan kematian yang lebih banyak. Sekitar seribu orang lebih, tewas dengan sebagian besar tubuh hancur terbakar, sebagian lagi tewas dengan tubuh hangus menghitam.


Aroma daging yang terbakar kembali menusuk hidung mereka yang masih bisa bernafas. Kengerian jelas melanda hati mereka, tak terkecuali para prajurit kota Xinan.


Mereka tak menduga bahwa gadis cantik bak Dewi dari kahyangan yang mereka lihat sejak beberapa hari lalu mampu membunuh ribuan orang dengan cara yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.


Guo Jin, tetua Ma Hua, para tetua dan anggota sekte Lembah Dewa lainnya yang sedang bertarung dengan lawan masing-masing, juga teralihkan perhatiannya dengan apa yang dilakukan oleh Yu Lian. Mereka merasa takjub dan kagum dengan kekuatan yang dimiliki oleh Yu Lian.


Hanya satu orang yang berpikir lain, yaitu Yao Chan. Dirinya yang telah ratusan jurus bertarung melawan Shin Mu, berhasil mendominasi pertarungan. Belasan pukulan Yao Chan bersarang di tubuh Shin Mu. Hal ini membuat Shin Mu mengalami luka dalam yang cukup parah. Sementara Yao Chan merasa khawatir melihat kondisi Yu Lian.


Yao Chan dapat melihat bahwa Yu Lian sudah akan kehabisan tenaga dalamnya. Hal ini membuat Yao Chan menjadi khawatir.


Jika Yu Lian telah kehabisan tenaga dalam dan dirinya masih memegang Cambuk Naga Api, hal ini akan menjadi situasi yang sangat berbahaya bagi semua orang yang ada di depan Gerbang Kota.


Saat Yao Chan berpikir untuk segera menghentikan Yu Lian dan mengakhiri pertarungannya melawan Shin Mu yang sudah sulit mempertahankan posisi melayangnya, tiba-tiba dirinya merasakan Aura Kematian yang sangat mencekam menghimpit tubuhnya dengar kuat.


...*****...


Hari ini genap Dua Bulan Pendekar Tiga Dunia rilis di Noveltoon. Selama dua bulan ini, hanya berhasil meriliskan 54 Chapter dengan jumlah Like dan Viewer yang jauh dari harapan.


Namun Author memutuskan untuk tetap bertahan hingga satu bulan lagi, semoga ada kenaikan yang signifikan dari jumlah like dan Viewernya.