Pendekar Tiga Dunia

Pendekar Tiga Dunia
243: Tiba Di Dunia Kultiva


Setelah berhasil menenangkan Zhu Yin dan Qing Mi dengan menceritakan informasi yang diperolehnya dari Dewa Tertinggi, Yao Chan segera kembali bersama kedua gadisnya ke Ruang Aula Istana Peri.


Setelah duduk kembali ditempatnya, Yao Chan segera menceritakan ulang informasi yang ia sampaikan kepada Zhu Yin dan Qing Mi tadi.


Setelah Yao Chan menyelesaikan ceritanya, seluruh mereka yang berada di ruangan Aula itu menjadi terdiam.


Terlihat wajah-wajah yang dipenuhi bahagia yang berselimutkan rasa khawatir saat mengetahui apa yang akan terjadi.


Berita tentang Yao Chan akan menjadi Dewa Penjaga Tiga Dunia menggantikan Dewa Naga, adalah Informasi yang sangat membahagiakan.


Namun akan munculnya Tiga sosok Iblis Sejati, menjadi ketakutan yang menjadikan rasa bahagia itu terselimuti kekhawatiran.


Yao Chan tertegun saat memandang wajah-wajah dihadapannya. Ia sebenarnya tak ingin menceritakan hal ini.


Namun tidak menemukan jalan lain untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Ia pun terpaksa harus mengungkap rahasia ini, mengingat Dewa Tertinggi tidak melarang dirinya untuk menceritakan hal tersebut.


Yao Chan pun menjelaskan lebih lanjut, bahwa Ia akan pergi ke Dunia Kultiva hanya dengan Gong Li dan Yao Shen saja. Serigala Angin pun akan ikut serta bersama mereka.


Mulanya Zhu Yin, Qing Mi dan Xian Mey memprotes hal tersebut, Xian Chi dan Xian Shi yang kini telah resmi menjadi kekasih Yao Chan, hanya terdiam saja walau ingin menyuarakan keinginan yang sama.


Mereka semua terdiam saat Yao Chan menjelaskan bahwa Dunia Kultiva adalah Dunia yang sangat kejam.


Di sana berlaku hukum “Senggol Bacok” yang bermakna sebuah masalah kecil, dapat menyebabkan seseorang kehilangan nyawanya.


Selain itu Dunia Kultiva memiliki banyak pendekar yang berkemampuan tinggi. Sosok di Tingkat Pendekar Dewa, bukanlah hal yang sulit untuk ditemui di dunia itu.


Setiap Klan di Dunia Kultiva memiliki Ketua Klan yang berada di Tingkat Pendekar Dewa. Dan Tetua Klannya setidaknya berada pada Tingkat Pendekar Roh Tahap Awal.


Sebenarnya Xian Mey yang telah mencapai Tingkat Pendekar Roh Tahap Akhir, bisa saja ikut. Namun Yao Xian Li tidak diizinkan untuk ikut serta oleh Kakek dan Neneknya.


Selain itu, Xian Mey juga di minta Yao Chan untuk meningkatkan kekuatan kedua adiknya serta Zhu Yin dan Qing Mi.


Hal itu untuk lebih memudahkan mereka mencapai Tingkat Pendekar Dewa Sejati yang dapat memiliki usia hingga sepuluh Ribu Tahun ke depan.


Akhirnya Xian Mey dan Empat gadis Yao Chan menyetujui hal tersebut. Raja dan Ratu Peri Xian Xing merasa sangat gembira mendengarnya.


Setelah mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk mengembalikan ukuran tubuh Gong Li keukuran umumnya manusia di Dunia Kultiva.


Hanya Yao Shen yang dibiarkan dengan ukuran tubuhnya saat ini. Tinggi tubuh Yao Shen telah mencapai satu meter di usianya yang baru menginjak dua tahun itu.


Sebenarnya Yao Chan bisa saja membuat Gerbang Dimensi ke Dunia Kultiva dengan Kekuatannya saat ini.


Namun karena Yao Chan ingin mengunjugi Klan Naga Hitam dan membubarkannya, Ia menggunakan Giok Ruang Dimensi milik Ketua Zeng Hu.Giok itu telah terkunci untuk muncul di langit Klan Naga Hitam.


Sehingga saat mereka melewati Gerbang Dimensi yang telah terbuka itu, Mereka telah berada diatas langit Klan Naga Hitam dan mendapati situasi yang menegangkan.


Kedatangan mereka berempat, membuat para kultivator yang sedang bertempur di atas Alun-alun Klan itu terkejut.


Pertempuran dalam skala besar itu, seketika terhenti saat aura kekuatan yang sangat besar dari Serigala Angin memenuhi udara.


Ribuan kultivator saling memisahkan diri, saat Yao Chan melayang turun, sementara Gong Li dan Yao Shen serta Serigala Angin tetap di berada tempat mereka semula.


Seraya melayang turun, Yao Chan mengamati kelompok yang menyerang Klan Naga Hitam.


Ia pun tersenyum saat berhasil mengingat nama klan tersebut. Klan Naga Bumi, salah satu Klan Aliran Putih di Benua Awan Hitam.


Yao Chan mengedarkan pandangannya dan mendapati sesosok Kakek berjanggut putih sepanjang satu jengkal, tengah menatapnya tajam.


“Apakah anda Ketua Qin Long yang berjuluk Kesatria Naga Bumi?”


“Benar … Siapakah Kau? Dan apa tujuan mu mendatangi tempat ini?”


Sosok Kakek yang bernama Qin Long itu, menjawab dengan tegas dan menatap Yao Chan dengan tajam.


Ia merasa tidak mengenali Pemuda yang mengetahui nama dan julukannya tersebut. Membuatnya menjadi waspada saat pemuda itu mengetahuinya.


Yao Chan bukannya tidak mengetahui hal tersebut, Ia hanya ingin memastikan saja ingatan masa lalunya.


“Namaku Yao Chan, Aku kesini dengan sebuah tujuan untuk membubarkan Klan Naga Hitam. Karena Ketua Zeng Hu dan dua Tetuanya telah tewas di Dunia Moxian.”


Yao Chan sengaja menggunakan energinya saat berbicara demikian. Hal itu membuat Para anggota Klan Naga Hitam dan Dua tetuanya terkejut.


“Anak Muda jaga bicara mu! Ketua Klan Kami adalah orang terkuat ke tiga di Benua Awan Hitam ini. Tidak mungkin Ia bisa terbunuh di Dunia Moxian yang para pendekarnya lemah itu!”


Yao Chan membalikan badannya, Ia melihat seorang Kakek lain yang sepertinya adalah seorang Tetua di Klan Naga Hitam. Karena memiliki kemampuan mendekati Tingkat Pendekar Dewa Level satu.


Yao tersenyum tipis, Ia pun mengeluarkan sebuah Giok berukir Naga berwarna hitam yang merupakan tanda jabatan Ketua Klan Naga Hitam.


Mata Kakek itu seketika melotot lebar, Ia tak ingin dengan percaya apa yang Ia dengar sebelumnya dari Yao Chan.


Namun melihat Tablet Giok Naga Hitam berada di tangan pemuda itu, mau tak mau, Ia pun mempercayainya.


“Katakan Siapa yang membunuhnya?”


Kakek itu kembali bertanya dengan wajah yang terlihat marah.


“Yang membunuhnya tentu saja Aku, jika bukan Aku, darimana Aku mendapatkan Giok ini? Apa Kau telah Pikun hahaha”


Yao Chan berkata demikian untuk memancing kemarahan Kakek tersebut. Namun harapan Yao Chan belum terwujud.


Kakek tersebut terdiam dan menatap tajam kearah Yao Chan, Ia merasa pernah melihat wajah itu namun Ia terlupa dimana dan kapan hal itu terjadi.


“Kakek pikun, Aku minta kau membubarkan Klan Naga Hitam dan menghancurkan kultivasi kalian jika tidak … Jangan salahkan Aku jika menghapus keberadaan kalian dari dunia ini!”


“Apa ….”


“Sombong ...”


“Sembarangan ….”


”Pemuda Bodoh …”


Berbagai suara terdengar dari arah belakang kakek itu, mengatai Yao Chan dengan kata-kata kasar dan menghina. Yao Chan hanya tersenyum saja mendengarnya.


Yao Chan lalu mengedipkan matanya, belasan energi Pedang tak kasat mata, melesat menyerang beberapa orang yang tadi menghinanya.


“Apa ..”


Beberapa teriakan tertahan terdengar bersahutan, saat mereka menyadari apa yang telah terjadi.


Empat Orang yang mengatai Yao Chan tadi, kini tubuh mereka jatuh ke tanah dengan kepala yang telah terpisah dari tubuhnya.


*****


Legenda Zhu San udah Rilis 13 Chapter dengan hari ini.. Mohon Dukungan dan Likenya ya🙏🙏