Pendekar Tiga Dunia

Pendekar Tiga Dunia
293: Pertarungan Dua Sisi Berbeda


Walau yang berkata adalah Sisi Baik dirinya, Namun Yuan Long tidak mempercayai begitu saja perkataan Yao Chan.


“Kau pikir aku percaya begitu saja, Kau terkadang suka berbohong.” Yuan Long mendengus kesal kepada Yao Chan setelah berkata seperti itu.


“Ya Aku memang kadang berbohong dan guruku adalah kau, pembohong terbaik yang pernah kutemui. Hahahaha.”


Yuan Long menjadi geram ketika Yao Chan membalikan kata-katanya.


Ia pun segera mengerahkan seluruh energinya karena merasa percuma saja berbicara lebih banyak dengan Yao Chan.


Hanya saja ada sedikit yang mengganjal di pikiran Yuan Long. Sisi Baik dirinya ini, entah kenapa begitu tenang menghadapi dirinya.


Sejauh ini, dirinya yang adalah sisi jahat, selalu berkuasa atas tidak tanduk tubuh mereka sebelum Ia terpisah dan disegel oleh Dewa Naga.


Sisi baik dirinya adalah sosok yang sama kuatnya dengan dirinya, namun selalu kalah karena keinginannya untuk berbuat baik.


Masih teringat jelas olehnya, ketika Ia berhasil mengalahkan Sisi Baiknya itu di masa ratusan tahun silam. Saat dimana Kedua orang tua mereka terbunuh.


Sisi Baiknya itu, tak bisa lagi berkata-kata saat Ia menghancurkan dan membunuh ribuan orang Kekaisaran Yuan di Benua Awan Merah.


Dengan berkuasanya Sisi Jahat di dalam tubuh, maka pandangan dan sikap hidup manusia akan selalu berpedoman pada Nilai dan Norma-norma kejahatan itu sendiri.


Hal itulah yang terjadi pada sosok manusia bernama Yuan Long, di kehidupannya yang pertama.


Walau Ia harus berakhir buruk karena kejahatannya, namun saat ini Ia tidak jera karena hal tersebut.


Sehingga Ia berusaha mengalahkan Yao Chan yang kini telah mengerahkan energi yang kekuatannya, setara dengan dirinya.


Dua aura Pendekar Sejati Level Tujuh segera memenuhi udara Alam Dimensi Buatan itu, udara pun menjadi bergetar hebat karena hal itu.


Namun dinding Alam dimensi itu, telah diperkuat oleh Dewa Naga sebelumnya, sehingga tidak lagi akan mengalami kerusakan.


Yuan long segera menggunakan teknik Tangan Seribu Naganya. Teknik yang membuatnya terkenal dengan julukan Si Tangan Seribu Naga.


Yao Chan yang sudah mempersiapkan diri untuk bertarung dengan Sisi Jahatnya itu, tak mau kalah.


Ia pun segera menggunakan teknik yang sama dengan Yuan Long. Yuan Long pun mendengus meremehkannya.


Lalu Ia mengangkat kedua tangannya dan segera melesatkan energi berbentuk ribuan Ular Naga ke arah Yao Chan.


Yao Chan pun melakukan hal yang sama, hanya saja yang keluar dari mulut Ular Naga di tangannya, tidak berbentuk ular naga kecil seperti jurus Yuan Long.


Yao Chan telah berlatih untuk membuat pedang energi dengan teknik Tangan seribu Naga.


Jurus Pedang Mata Dewa ia gabungkan dengan Teknik Tangan Seribu Naga, membuat jurus tersebut menjadi dua kali lebih kuat dari sebelumnya.


Mata Yuan Lon melotot lebar saat melihat ribuan ularnya meledak terkena tebasan pedang energi Yao Chan yang berjumlah sama dengan ular dari energinya.


Ia pun terkesiap saat seribu pedang energi bergerak cepat melakukan tusukan pada dirinya. Ia pun melompat lebih tinggi ke udara.


Namun Ia kembali dikejutkan seribuan pedang energi yang mengejarnya bagaikan lebah memburu musuh yang mengusik sarangnya.


Yuan Long yang kesal segera membuat lapisan pelindung pada tubuhnya, Ia pun berbalik dan menyerang dengan melepaskan energi berupa sebuah kepalan tinju raksasa berhawa dingin.


Kini Yao Chan yang terkesiap melihat jurus Tinju Es dari Teknik Elemen Naga yang Ia kuasai juga dikuasai oleh Yuan Long.


Kepalan Tinju Raksasa itu segera melesat dan menghadang ribuan Pedang energi dari serangan Yao Chan.


BLAAMMM


Gong Li dan keenam isteri Yao Chan lainnya sempat bergeser beberapa meter dari posisi mereka, akibat hembusan angin energi itu.


Mereka bertujuh memandang kagum pada pertempuran tingkat tinggi tersebut. Hanya saja hati mereka berdebar-debar melihat kekuatan yang Yuan Long tunjukan.


Mereka memang telah memiliki sebuah teknik untuk menyegel Sisi Gelap suami mereka, namun melihat kekuatannya yang sangat besar, mereka menjadi khawatir.


Teknik Penyegelan itu, hanya dapat dilakukan satu kali dan jika gagal, maka mereka harus menunggu waktu selama tujuh hari lagi untuk melakukannya.


Teknik penyegelan itu terbilang rumit, mereka harus menyegel Yuan Long dengan kekuatan dari Mutiara Dewi Surgawi yang merupakan Tujuh Jiwa Elemen Murni.


Kerumitan terjadi pada urutan elemen saat melakukan proses penyegelan tersebut. Dan setiap tahap penyegelan itu akan memerlukan waktu yang tidak sebentar.


Urutan penyegelan akan diawali dengan Jiwa Elemen Api Murni yang berasal dari energi mutiara di dalam tubuh Xian Mey.


Sebagaimana diketahui, Mutiara Dewi Surgawi milik Xian Mey dan Gong Li, telah jauh lebih kuat dari yang lainnya karena telah menyerap Energi Bintang Naga dari pusaka Yao Chan.


Proses penyegelan yang dilakukan oleh Xian Mey membutuhkan waktu setidaknya dua menit.


Urutan kedua adalah Xian Shi yang memiliki elemen Angin. Yang dilanjutkan oleh Gong Li dengan elemen petir dan Zhu Yin di urutan berikutnya dengan elemen tanah.


Setelah Zhu Yin adalah Qing Mi dengan elemen logamnya. Lalu dilanjutkan oleh Xian Chi yang berelemen Air.


Ji Xia mendapat urutan terakhir dan akan menyegel Yuan Long dengan elemen Es sekaligus membekukan segel tersebut.


Namun kini wajah ketujuh isteri Yao Chan itu terlihat gamang saat mengetahui bahwa Yuan Long juga memiliki teknik bertarung yang Yao Chan miliki.


Yao Chan yang terkejut karena Yuan Long juga memiliki teknik bertarungnya, segera di hampiri oleh sosok sisi gelapnya itu.


“Kenapa wajahmu seperti itu? Kau terkejut karena aku juga menguasai teknikmu?” Yuan Long berkata setengah mencibir kepada Yao Chan.


“Benar … Dari mana kau bisa menguasai teknikku itu?” Tanya Yao Chan dengan rasa mendongkol di hatinya.


“Kau benar-benar semakin pikun, seperti orang tua yang telah punya anak tujuh saja. Hahahaha …” Yuan Long mentertawakan Yao Chan yang dianggapnya telah pikun.


“Dari mana Kau tahu aku telah memiliki anak tujuh? Memangnya orang akan pikun kalau telah punya anak tujuh sepertiku?”


Yuan Long yang terkejut jika Gong Li telah memiliki anak dari Yao Chan menjadi sangat marah.


Ia tidak memperdulikan pertanyaan Yao Chan apalagi menjelaskan tentang hal-hal yang menyebabkan manusia menjadi pikun.


Ia melesat menerjang Yao Chan setelah menciptakan Pedang Energi di tangannya. Dengan pedang energi itu, Yuan Long segera menerjang Yao Chan dengan Jurus Murka Jiwa Pedang.


Yao Chan tak ingin gegabah, walau pertarungan ini bukan pertarungan hidup dan mati, namun Ia tak ingin dirinya kalah untuk yang kedua kalinya.


Ia pun mengeluarkan pedang Dewa Perang dan menggunakan jurus yang sama untuk menghadapi Sisi Jahatnya itu.


Dalam pertarungan ini, Yao Chan hanya bertugas untuk membuat Yuan Long kehabisan energinya.


Dengan begitu, maka proses penyegelan akan dapat dengan mudah dilakukan oleh ketujuh isterinya.


Ia telah memiliki satu jurus baru yang Ia ciptakan khusus untuk pertarungan melawan Yuan Long.


Dengan jurus barunya yang hanya bisa bekerja pada Yuan Long, Yao Chan terlihat tenang saat menghadapi Sisi Jahat dirinya itu.


*****