
Yao Chan mengalahkan Dewa Iblis Han Mo dengan membunuh juga rohnya. Membuat iblis itu, tidak bisa bereinkarnasi lagi untuk selamanya.
Semua orang yang kini telah berkumpul di Istana Peri, terlihat sangat gembira saat mengetahui hal tersebut dari Yao Chan.
Kegembiraan mereka berubah menjadi kesedihan, saat Yao Chan berkata bahawa mereka akan segera pergi ke Dunia Kultiva.
Kesedihan terlihat pada Ratu Peri Xian Xing dan juga dua peri legendaris lainnya. Ketiganya merasa belum ingin berpisah dengan Yao Xian Li.
Raja Peri Xian Bun, merasakan hal yang sama. Namun sebagai Raja Peri, Ia tak ingin menunjukan perasaan melo dihatinya.
Bocah peri perempuan bertubuh dan bersayap keemasan itu, terlihat sangat menggemaskan dimata mereka.
Pertanyaan-pertanyaannya yang lucu seringkali membuat Ratu Peri Xian Xing, Xian Chi dan Xian Shi tertawa lebar.
Hal itu membuat Ratu Peri Xian Xing, berkata kepada Yao Chan yang membuat Yao Chan terdiam bimbang mendengarnya.
“Chan’er … Apakah kau tidak bisa membiarkan Peri tua ini lebih lama lagi bersama cucu yang telah ribuan tahun Ia nantikan?”
Kesedihan tergurat jelas pada suara Ratu Peri Xian Xing yang berkata dengan mata yang berkaca-kaca.
Perkataan Ratu Peri berikutnya, membuat Yao Chan tersedak dan melihat ke arah Zhu Yin yang telah memutih rambutnya itu.
“Chan’er … Apakah Kau sudi memberi kami dua cucu lagi dengan menikahi Chi’er dan Shi’er?”
Qing Mi dan Zhu Yin sangat terkejut, keduanya bagaikan mendengar petir di siang bolong saat Ratu Peri Xian Xing berkata demikian.
Xian Mey dan Gong Li pun tak kalah terkejutnya mendengar hal itu. Sementara wajah Xian Chi dan Xian Shi, seketika berubah menjadi merah.
Kedua Peri Legendaris itu menjadi jengah, namun hati keduanya berharap bahwa Yao Chan mau menuruti keinginan Ibu mereka.
Sementara Gong Li, Zhu Yin dan Qing Mi memandang kearah Yao Chan dengan tatapan membunuh, membuat Yao Chan semakin galau dengan situasinya tersebut.
Ia tidak bisa menuruti begitu saja perkataan Ibu Mertuanya itu. Namun menolaknya juga akan menyakiti mereka dan dia tidak ingin melakukan hal itu.
Apalagi setelah Ia mengingat bahwa Peri Pejantan yang seharusnya membuahi Xian Chi dan Xian Shi, telah meninggal puluhan tahun lalu.
Peri Pejantan itu menyisakan dua ratus gadis peri yang satu generasi dengannya. Sementara lima ratus gadis peri lainnya telah Ia buahi.
Karena hal itulah Ia kehabisan Cakranya, yang membuat tubuhnya menjadi sakit dan akhirnya meninggal dunia.
Tiga Peri Legendaris adalah tiga oranng dari seratus Gadis Peri yang masih suci, hingga akhirnya Yao Chan menikahi Xian Mey.
Suasana Ruangan Istana itu menjadi hening dan tegang. Semua mata memandang ke arah yang sama, yaitu Yao Chan.
Keheningan itu seketika pecah saat suara Tabib Xian Niu terdengar bagaikan bulan jatuh bagi Yao Chan. Namun tidak bagi Gong Li, Zhu Yin dan Qing Mi.
Ketiga memandang marah kepada Kakek Tabib Xian Niu yang telah mengutarakan pendapatnya itu.
“Menurutku dengan menobatkan Chan’er sebagai Peri Pejantan, maka Ia bisa menikahi Chi’er dan Shi’er bukan? Apalagi Cakranya empat kali Lebih ku …”
Kata-kata Tabib Xian Niu terhenti saat melihat tatapan membunuh dari Ratu Peri, ketika dirinya ingin mengatakan tentang besarnya energi Cakra yang Yao Chan miliki.
Yao Chan terlihat tersenyum yang membuat jantung Zhu Yin dan Qing Mi berdebar keras. Keduanya tidak bisa lagi menahan kekecewaan dalam hatinya.
Dua orang gadis itu segera melesat meninggalkan Ruangan Aula Istana Peri.
Yao Chan sangat terkejut mendapati hal tersebut,Ia memandang Gong Li yang segera menggerakan dagunya.
Yao Chan segera melesat mengejar kedua gadisnya itu. Dalam beberapa detik Ia telah berhasil menyusul keduanya yang kini telah menangis itu.
Yao Chan segera meraih kedua pinggang gadis yang tengah melesat tanpa tahu kemana tujuan mereka.
Yang ingin dan Zhu Yin dan Qing Mi lakukan hanya pergi sejauh mungkin dari tempat itu. Meredam rasa sakit di hati mereka berdua, karena mendengar Yao Chan akan menjadi Peri Pejantan.
Keduanya mungkin bisa menerima Jika Yao Chan akan menikahi dua atau tiga gadis lagi, namun tidak jika harus lebih dari itu.
Apalagi menjadi Peri Pejantan, Yao Chan akan memiliki setidaknya seratus gadis lain sebagai isterinya.
Pelukan Yao Chan di pinggang mereka membuat kedua gadis itu meronta ingin melepaskan diri.
Namun tentu saja tenaga keduanya tidak bisa mengalahkan kekuatan lengan Yao Chan di pinggangnya.
Kedua gadis yang sedang marah itu, akhirnya menyerah pada pelukan kekasih mereka.
Mereka berdua hanya pasrah saat Yao Chan semakin erat memeluk pinggang keduanya. Tubuh mereka tiba-tiba saja menjadi hangat oleh energi yang sama saat mereka melihat isi Kitab 101 Teknik Surgawi.
Yao Chan sempat tertegun merasakan besarnya energi Cakra milik Zhu Yin dan Qing Mi.
Energi Cakra keduanya hampir seimbang dan jauh diatas energi Cakra milik Gong Li apalagi Xian Mey.
Memikirkan hal tersebut Pusaka Ajaib Yao Chan segera saja berubah mode menjadi Benda Teringan Di Dunia.
Dengan jurus berpindah dalam sekejap, Ia telah berada di ruangan Xian Mey.
Di dalam kamar Xian Mey ada dua ranjang besar tempat Zhu Yin dan Qing Mi tidur berempat dengan Gong Li dan Xian Mey.
“Chan Gege … kenapa kau mengajak kami kesini?”Zhu Yin tidak bisa menahan rasa penasarannya.
Yao Chan tidak menjawab pertanyaan Zhu Yin. Ia segera menggerakan tangannya membuat formasi yang meredam energi dan suara mereka.
“Yin’er … Mi’er Aku ingin berbicara kepada kalian berdua. Kalian pasti telah tahu alasan mengapa kami menikah secara tiba-tiba dan tidak memberitahu kalian berdua.”
Zhu Yin dan Qing Mi menganggukan kepala mereka dengan cepat. Kini ketiganya duduk di sebuah ranjang dengan Zhu Yin di sebelah kanan Yao Chan dan Qing Mi di sebelah kirinya.
Yao Chan lalu menjelaskan sebuah rahasia yang Gong Li dan Xian Mey pun belum mengetahuinya.
Apa yang baru saja terjadi tadi merupakan bagian dari skenario dari Dewa Tertinggi.
Yao Chan mengatakan bahwa dirinya ditunjuk oleh Dewa Tertinggi untuk menggantikan Dewa Naga menjadi Dewa Penjaga Kedamaian dari Tiga Dunia di alam semesta yang saat ini di jaga olehnya.
Sementara Dewa Naga saat ini tengah di latih olehnya untuk menjadi Dewa Tertinggi menggantikan dirinya yang akan segera kembali Ke Istana Jagad Raya, Tempat dimana Dewa Tertingi saat ini berasal.
Dewa Tertinggi Juga mengatakan bahwa setelah dirinya kembali ke istana Jagad Raya, maka Kedamaian di Tiga Alam Semesta, Akan terganggu.
Hal Ini karena adanya Tiga Iblis Sejati yang dapat bertemu kembali setelah Ia dan Dua Saudaranya, kembali ke Istana Jagad Raya.
Dengan bertemunya ketiga Iblis Itu dan lalu mereka menyatukan kekuatannya, maka Ia dan dua saudaranya akan mendapat kesulitan yang besar untuk mengalahkannya.
Untuk itulah Yao Chan diminta melatih Tujuh Manusia dari Tiga Dunia yang ditakdirkan untuk menyegel Ketiga Iblis Sejati itu.
Ha itu Yao Chan ketahui saat Dewa Tertinggi yang menemui dirinya sehari sebelum Ia keluar dari Alam Kristal Dewa.
Mulut Zhu Yin dan Qing Mi terbuka lebar mendengar penjelasan Yao Chan yang belum selesai itu.
Yao Chan pun melanjutkan penjelasannya setelah menutup mulut Zhu Yin dan Qing Mi yang terbuka itu dengan mengecupnya secara bergantian.
Ketujuh Manusia terpilih itu, harus sudah berada di Alam Kristal Dewa, sejak mereka akan terbentuk sebagai janin di Alam Rahim hingga lahir ke Alam dunia.
Alam Rahim adalah Alam terkuat dan termurni yang ada di dunia selain Alam Kristal Dewa.
Di Dua Alam itulah nantinya ketujuh manusia itu akan berkultivasi secara ajaib, sehingga saat lahir nanti, telah memiliki Kekuatan di tingkat Pendekar Dewa Level satu.
Untuk melahirkan ketujuh manusia itu, dibutuhkan rahim tujuh orang perempuan yang berbeda dengan elemen yang berbeda pula.
Selain itu, Rahim yang telah digunakan untuk berkultivasi secara ajaib itu, akan habis energi murninya sehingga tidak akan bisa memiliki keturunan lagi.
Yao Chan juga mengatakan bahwa ketujuh manusia itu akan dilahirkan dengan elemen yang berbeda-beda pula.
Gabungan dari ketujuh elemen itu lah yang pada seratus tahun yang akan datang menentukan kelangsungan hidup Tiga Alam Semesta di jagad raya ini.
Yao Chan juga menjelaskan bahwa Tujuh manusia itu akan memiliki satu jenis darah yang sama.
Hanya laki-laki yang memiliki Mutiara Jiwa Naga yang terpilih untuk menjadi Ayah dari tujuh manusia terpilih itu.
Sekaligus menjadi Suami bagi tujuh gadis terpilih yang memiliki Rahim Istimewa.
Yao Chan juga menjelaskan bahwa selain mereka berenam, masih ada satu lagi gadis berrahim istemewa yang memiliki rahim berelemen Es Abadi.
Gadis tersebut, saat ini masih berada di Dunia Kultiva. Untuk itulah Yao Chan ingin segera menuju ke dunia itu.
Yao Chan telah menyelesaikan penjelasannya namun Zhu Yin dan Qing Mi masih saja terbengong dengan mulut terbuka.
Yao Chan ingin segera menutup mulut mereka dengan cara yang sama dengan sebelumnya.
Namun Ia kalah cepat dengan kesadaran kedua gadisnya itu yang segera menutup mulut mereka, ketika menyadari Yao Chan mulai menundukan kepala kearah Zhu Yin.
Yao Chan mengumpat kesal, membuatnya berpikir untuk segera menikahi ke empat gadis itu dan secepatnya membawa mereka Ke Alam Kristal Dewa.
******