
“Qin Long!! … Serahkan Tetua Klan mu yang telah membunuh adik ku Lin Shen Atau akan ratakan Klan Naga Bumi ini!!’
Suara menggelegar memenuhi Udara dalam radius satu kilometer, saat sosok yang berada di atas burung Elang raksasa itu berbicara kepada Qin Long.
Kini jarak kelompok Elang Petir itu dengan Ketua qin Long dan Yao Chan hanya terpaut lima puluh meter saja.
Mendengar suara yang menggelegar itu ribuan Anggota Klan Naga Bumi yang telah berada ditingkat Pendekar Suci keatas, segera melesat ke udara diatas alun-alun.
Gong Li, Yao Shen dan Serigala Angin pun telah berada di samping Yao Chan, ketiganya memutuskan untuk ikut dalam pertempuran itu.
Serigala Angin terlihat senang saat melihat burung Elang yang bentangan kedua sayapnya mencapai lima puluh meter itu.
“Bos Muda, Elang jelek itu bagian ku ya ..”
Serigala Angin berkata kepada Yao Chan dengan air liur yang telah menetes.
Ia teringat akan lezatnya daging burung Elang Ketua Zeng Hu yang disantapnya saat masih berada di Dunia Moxian.
Yao Chan tersenyum tipis mendengarnya, Ia akan berkata sesuatu namun tiba-tiba, Seorang Tetua Klan Naga Hitam datang menemui Qin Long.
“Ketua … Izinkan aku menghadapi Ketua Lin Shan. Semua ini salahku, hanya dengan kematian ku saja maka Klan Kita ini akan terselamatkan.”
Qin Long memandang takjub kepada Tetua I Klan Naga Bumi itu. Sikapnya itu membuat dirinya merasa bangga kepadanya.
“Tetua Yehlu … Ini bukan salahmu. Kau sudah seperti adikku sendiri, masalahmu adalah masalahku, kita hadapi semua ini bersama-sama.”
Mata Tetua Yehlu terlihat berkaca-kaca dengan hati yang menghangat, mendengar Ketua Klan-nya itu berkata seperti itu.
Plok-plok-plok
Suara tepukan tangan terdengar dari atas Burung Elang dihadapan mereka.
“Bagus … Persaudaraan kalian itu, akan membuat Klan kalian musnah dari Benua Awan Hitam ini. Hahahaha …”
Sosok yang berdiri di atas Burung Elang itu tertawa sombong seraya mengerahkan energinya.
Sesaat kemudian udara terasa berat saat aura kekuatan Pendekar Dewa Level lima memancar dari tubuhnya.
Qin Long menelan ludahnya, Ia tidak menduga jika dalam waktu kurang dari satu tahun, kekuatan Lin Shan telah meningkat tiga level diatasnya.
Tetua Yehlu menjadi pucat saat mengetahui besarnya kekuatan yang ditunjukan oleh Ketua Klan Elang Petir itu.
Rasa sesal memeluk dirinya, saat menyadari bahwa Klan yang menaungi dirinya selama seratus tahun lebih, akan binasa hari ini dan itu karena kesalahannya.
“Tetua Yehlu … Tenanglah semua akan baik-baik saja. Aku yang menghabisi Lin Shan itu. Anda dan Ketua Qin sebaiknya melindungi anggota lainnya.”
Sesaat setelah berkata demikian, Yao Chan segera melesat dengan cepat sehingga tubuhnya terlihat seperti menghilang.
Kwwaaaakkkk
Sekejap kemudian, tubuh Yao Chan telah berada tiga meter dihadapan Lin Shan.
Elang Raksasa yang bernama Elang Petir Itu memekik karena terkejut melihat Yao Chan yang muncul secara tiba-tiba dihadapannya.
Raut wajah Lin Shan seketika berubah, Kesombongan yang tadi Ia tunjukan, kini berganti dengan wajah takjub.
Ia terlihat kagum akan kecepatan pemuda yang kini sedang tersenyum tipis padanya.
“Anak Muda … Siapa kau dan mengapa kau mencampuri urusan kami?”
Lin Shan berkata dengan suara datar, hal itu karena Ia tidak bisa mengetahui kekuatan yang dimiliki pemuda itu.
“Nama ku Yao Chan, aku sebenarnya tak ingin mencampuri urusan kalian, tapi aku sangat menginginkan Mutiara Inti Petir yang berada di tubuh Elang Petir milikmu ini.”
Yao Chan tersenyum saat melihat wajah Lin Shan terkejut dan terlihat marah sesaat kemudian.
“Kurang Ajar … jaga mulut mu!”
Lin Shan tiba-tiba menerjang Yao Chan dengan sangat cepat dan melepaskan tendangan yang kuat ke arah dada.
Yao Chan hanya menggeser tubuhnya kesamping dan segera saja memberikan tendangan kuat yang dengan telak menghantam punggung Lin Shan.
Tubuh Lin Shan terpental hingga puluhan meter dan menjerit keras karena merasakan rasa sakit luar biasa pada punggungnya.
Mata Qin Long dan Tetua Yeh Lu melotot lebar melihat apa yang terjadi dihadapan mereka.
Yao Chan bukan hanya mampu menghindari serangan yang sangat cepat dari jarak sedekat itu.
Ia bahkan mampu membuat Lin Shan terpental puluhan meter dengan tendangan yang sekilas terlihat lemah.
Sementara Lin Shan memandang kesal kearah Yao Chan seraya menyeka darah yang menetes dari sudut bibirnya.
Lalu Lin Shan kembali melesat di depan Yao Chan dan membelakangi Elang Petir.
“Elang Petir, aku akan menghadapi pemuda ini. Kau bunuh semua orang Klan Naga Bumi itu.”
“Kwaaakk!!”
Elang Petir memekik keras lalu terbang keatas menjauhi keduanya. Ia berencana menyerang mereka dengan petir yang Ia keluarkan dari kepakan sayapnya.
Serigala Angin segera saja membesarkan tubuhnya menjadi setinggi tiga puluh meter, setelah menerima pesan telepatis dari Yao Chan untuk menghadapinya.
Mata Ketua Qin dan Tetua Yehlu serta seluruh Anggota Klan Naga Bumi seketika melebar melihat apa yang Serigala Angin lakukan.
Sementara firasat buruk merasuki pikiran Lin Shan saat melihat serigala itu mampu membesar dalamnya sekejap saja.
“Hewan Dewa??!! … Apakah mungkin serigala itu adalah Hewan Dewa?”
Lin Shan berkata demikian dalam benaknya yang kini diselimuti berbagai pikiran yang membuatnya menjadi khawatir.
JDAR!! JDAR!! JDAR!!
Suara puluhan petir terdengar bersahutan saat Elang Petir mengepakan sayapnya. Serigala Angin terlihat kesal melihat puluhan petir itu menyerang dirinya dengan bertubi-tubi.
Apa yang terjadi kemudian membuat Burung Elang itu memekik ketakutan.
Puluhan Petir Besar yang Ia ciptakan, berhasil menghantam serigala besar itu.
Namun bukannya jatuh dan tewas dengan tubuh yang hangus, Serigala Angin justru membesarkan tubuhnya hingga memiliki tinggi seratus meter.
Melihat makhluk yang lima kali lipat lebih besar darinya, Elang itu menjerit ketakutan dan melesat dengan sangat cepat meninggalkan tempat itu.
Dalam satu detik saja, Burung Elang yang merupakan Hewan Roh tercepat di Dunia Kultiva itu , telah berada satu kilometer dari tempat itu.
Serigala Angin menggeram sesaat kemudian Ia melesat mengejar Elang Petir itu.
Semua Mata kini kembali terbelalak lebar dengan rahang yang terbuka lebar.
Tubuh Serigala Angin itu telah berada di hadapan Elang Petir yang kini berjarak dua kilometer dari mereka.
Tubuh Lin Shan seketika bergetar saat meyakini bahwa serigala tersebut adalah Hewan Dewa.
Ia pun menatap Yao Chan dengan keraguan melanda hatinya. Namun Ia menyadari bahwa dirinya tidak bisa mundur begitu saja.
Saat akan memberi perintah kepada seribu lima ratus Anggota Klan yang Ia bawa saat ini, Tiba-tiba Ia merasakan ikatan bathinnya dengan Elang petir telah terputus.
Tubuhnya gemetar menahan rasa marah yang besar, saat menyadari bahwa Elang Petir telah tewas oleh Serigala itu.
Ia pun melepaskan seluruh Energi yang Ia miliki sehingga menimbulkan Fluktuasi udara yang hebat.
“Pendekar Dewa Level Enam … Jadi ini sebenarnya kekuatan yang Ia miliki?”
Yao Chan bertanya dalam benaknya. Saat Ia merasakan tekanan udara yang besar dan membuat Yao Shen dan Gong Li sekalipun terlihat kesulitan bernafas.
Yao Chan segera mengerahkan kekuatannya di Level yang sama untuk menekan Aura kekuatan Lin Shan.
*****
Legenda Zhu San Juga Rilis ya. Like nya jangan lupa guys. Terimakasih🙏🙏🙏