BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 126. My World 8


Tiga bulan kemudian, semua dana investasi  sudah masuk. Dengan investasi yang dibawa oleh kolega Artur Jovovich, seharusnya nilai valuasi gabungan perusahaanku di USA bahkan sudah melampaui nilai gabungan perusahaan Sergie di Eropa Barat. 


Aku tak tahu apa perasaaanku benar, laporan akhir tahun belum keluar, ini baru awal tahun, mungkin baru bisa diketahui pertengahan February, yang jelas sebelum Malesnitsa, semua perusahaan sudah menyelesaikan laporan tahunan mereka. 


"Kau mendapatkan investor dari Artur Jovovich?" Aku memberi Ayah kejutan saat dia mendapat laporan peningkatan valuasi besar dari Paman yang mengawasi perusahaan di luar Rusia, dia langsung meneleponku setelah laporan itu sampai ke tangannya. 


"Iya." 


"Caranya?" 


"Dia membayarku untuk menutup mulut atas peristiwa yang diakibatkan sepupu Sergie." 


"Membayarmu untuk tutup mulut?" Kuceritakan apa yang dia lakukan karena aku mendekat dengan lawan politiknya. Sekarang dia tak perlu khawatir lagi aku membocorkan "dosa-nya". 


Mau tak mau Ayah tertawa. 


"Kau memang pandai memanfaatkan situasi." 


"Dia tidak mengatakannya padamu." 


"Tidak, mungkin dia memang ingin menutup mulutmu. Itu urusan kalian berdua." 


Aku berpikir bagaimana perasaan Sergie yang tahu bahwa aku bisa mengalahkannya karena Pamannya yang memberi uang padaku. 


Dan akhirnya February ini kami sekeluarga berkumpul lagi. Sergie masih mengira dia menang dariku tentu saja, kali ini dia mengajak kekasihnya seperti aku mengajak Monica tahun lalu.


"Ohh Candice, aku dan Monica akan menikah musim semi ini di Montreal jika kalian punya waktu datanglah. Monica akan meneleponnu secara pribadi untuk mengundang kalian." Aku mengundangnya secara pribadi, dengan mengundang Candice juga berarti mengundang Sergie.


"Benarkah? Musim semi, itu sekarang bukan?"


"Bulan depan sebenarnya, kami akan punya bayi di akhir musim panas."


"Astaga benarkah, kalian akan punya bayi, selamat. Kau pasti sangat menantikannya."


"Kalian sudah tahu jenis kelaminnya?" Sekarang Margarita ikut dalam pembicaraan dia berlaku supportive sekarang, sepertinya dia tak ingin mencari masalah lagi. Dia sudah memberi selamat padaku sebelumnya.


"Belum, kurasa bulan depan baru akan diketahui."


"Selamat untuk kalian." Kali ini Sergie yang memberi selamat. Semua orang berusaha bersikap baik di makan malam ini.


"Terima kasih."


Semua orang bersikap baik hati malam ini tapi besok adalah rapat keluarga. Penentuan siapa yang akan memenangkan mayoritas saham Ayah di masa depan.


"Aku tak akan iri padamu. Aku punya investor paling baik hati sedunia." Sergie bicara sedikit denganku saat kami menyelesaikan makan malam.


"Bisa kulihat, kau memang punya investor paling baik hati. Itu keberuntungan untukmu."


"Dan jika diperhatikan aku mengelola group perusahaan yang jauh lebih besar darimu. Jadi aku tak akan iri padamu walaupun kau memenangkan pertandingan ini." Dia juga benar tahun lalu sebelum aku merger dan mendapat investor yang sangat murah hati dari Artur Jovovich, nilai valuasinya masih lebih besar hampir setengahnya dariku.


"Hmm...ya kau benar." Aku tak membantah untuk Bagaimanapun tiga tahun lalu nilai valuasi group perusahaan US hanya 17%, tapi tahun ini aku tak sabar melihat laporan terakhir angka hasil kerja kerasku.


"Kau nampaknya tak terganggu dengan itu, kenapa? Kau tak masalah memegang nilai terkecil terus menerus, atau kau lebih tertarik dengan kehidupan berkeluarga sekarang? Ingin hidup damai rupanya." Dia masih berusaha memanasiku walaupun dia tahu aku pasti memenangkan pertaruhan kepemilikan saham Ayah.


"Kau benar, sedikit banyak fokusku berubah, tapi soal yang terkecil. Mungkin tidak juga." Sergie langsung melihatku dengan ekspresi penasaran.


"Kau bukan yang terkecil? Kau bercanda? Kau tahu berapa kenaikanku."


"Ya aku tahu." Aku memasang ekspresi yakin dengan perkataanku membuat Sergie bertanya-tanya sekarang.


"Istrimu menyuntikkan modal juga?" Aku langsung tertawa.


"Istriku tidak sekaya istrimu, dia tidak punya uang menganggur begitu banyak di tangannya walaupun dia punya background keluarga luar biasa."