BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 36. New Order 1


Beberapa ini tampaknya suasana camp lebih kondusif setelah para anggota geng yang tak tahu aturan itu diatasi.  Tapi entah kenapa aku punya kekhawatiran tetap  mereka akan membuat masalah. Bagaimanapun mereka punya bakat membangkang dari otoritas. Mereka tak perduli   kepentingan orang lain.


Tapi masalah zombie ini masih jauh dari selesai, dunia masih berjuang mengatasi wabah, dinding-dinding shelter zona  aman dibangun diseluruh dunia dalam dua bulan setelah ledakan wabah. Yang bisa dilakukan sekarang karena ledakan masih tidak terkendali adalah dengan cepat membangun zona aman untuk perlindungan seperti yang  kami lakukan dengan tempat ini, menjadikannya zona aman  di wilayah tengah. Tapi siapapun tahu akibat yang diakibatkan wabah ini sudah sangat menghancurkan.


Aku mendengar berita dari briefirng harian dengan penuh rasa khawatir dari Dokter Xavier yang memimpin semua satuan medis di wilayah ini.


“Kita mungkin masih harus menunggu, CDC Headquarter dalam dua bulan ini belum memperoleh kemajuan. Pun ahli-ahli diseluruh dunia. Sebelum kehilangan kesadaran mungkin masih bisa diselamatkan,dan ini bervariasi antara 24 sampai dengan 60 jam. Satu-satunya cara masih tourniquet dan amputasi.”  Kami mendengar semua itu dengan lemas, jika keajaiban itu ada mungkin saatnya ini muncul, atau ini adalah cara alam mengembalikan keseimbangan ekosistem yang dirusak manusia.


“Apapun ini, kita harus masih tetap punya harapan melakukan yang terbaik.” James memberi semangat pada kami. Demi keluarga kami yang masih ada  kami memang harus bertahan.


“Supply makanan terbatas sekarang, sekarang pengungsi shelter harus berhemat makanan. Tapi untuk petugas kesehatan masih diprioritaskan, dan nampaknya semua zona aman di USA sekarang harus berusaha memenuhi kebutuhan makanannya sendiri, ada tindakan drastis soal ini. Dalam sebulan kedepan kemungkinan suplly makanan akan berhenti dari pusat.”


“Kita akan menumbuhkan makanan kita sendiri untuk menyuplai kebutuhan, dan mendirikan perternakan didekat sini ada sebuah pertanian yang ditinggalkan, daerahnya akan dibersihkan dan para laki-laki akan bekerja menumbuhkan bahan pangan. Akan banyak pengungsi datang lagi, kita harus menambah besar shelter dan jika keadaaan ini  terus berlangsung  kita tak tahu kapan supply makanan bisa dipertahankan. Setiap shelter harus segera mandiri, punya zona aman, itu perintah pusat.” Komandan Shelter kami Donovan Maxwell mengumpulkan penghuni  shelter dan memberikan briefing.



“Jadi pertama kita akan mengakuisisi perternakan dan pertanian yang berada 3 km dari sini mendirikan daerah pagar listrik untuk mengaman rumah pertanian dan ranch tempat para pekerja berlindung dalam sehari,Engineer Batalyon akan mengkoordinasikan pekerjaan kalian, lalu kalian para pengungsi akan bekerja di pertanian dan perternakan yang sudah diamankan saat siang dan malam hari kembali ke dalam rumah pertanian yang sudah aman ini. Ini sangat penting tanpa dukungan makanan kita semua akan mati, sementara itu beberapa  group akan menyisir kota terdekat dan mencari persediaan makanan yang bisa kita dapatkan untuk dapur umum.”


“Ini seperti permainan video game, tapi  kali ini taruhannya adalah nyawa kalian sendiri. Kita semua harus bekerja sama atau kita mati karena perebutan makanan atau mati digigit zombie. Kalian mengerti?! Kalian semua dari kalian sekarang berada dibawah komando militer khusus.” Semua orang menjawab Yes Sir!