
Tidak ada hubungan romantis antara kami, Anna bilang dia bersyukur bisa punya gaji yang sangat bagus menjadi assistenku. Dia sangat menyukai pekerjaannya. Aku tak mau terlibat hubungan romantis dengan seseorang dalam lingkungan kerja, akan sulit bersikap objektif, dan dia juga tak ingin terlibat denganku.
Dia pintar, sering menjadi tempatku bertukar pikiran. Dia bukan blonde assisten untuk menggodaku, dia berpakaian elegan murni karena dia punya taste fashion yang bagus dan karena sekarang gajinya bagus.
Dia sangat senang melihat wanita-wanita golddigger yang mengejarku mundur begitu melihat siapa yang berdiri di sampingku, merasa menang bersaing dengan wanita lain itu memuaskan, begitu katanya, wanita tidak berdandan untuk pria tapi untuk mengalahkan wanita lainnya. Dan aku membiarkannya tentu saja, lagipula dia semacam kebanggan bagiku, kolega-kolegaku sering iri dengan assistenku yang cantik ini.
Dan jelas aku merasa terbantu karena banyak gangguan drama yang tak perlu mundur sendiri. Di usia yg ke 35 tahun ini wanita-wanita menatapku sebagai calon mangsa yang harus digoda sebagai jaminan masa depan mereka.
Anna memberi tahu jadwal pertemuan CSL Group, dimana semua CEO GSL Group akan berkumpul, juga pertaruhan laporan 3 group perusahaan dibawah CSL.
Aku memegang investasi terkecil, wilayah Amerika dan dua group lainnya di pegang Sergie dan Leo, masing-masing memegang wilayah Eropa Barat dan Rusia adik tiri kembarku yang hanya berbeda 2 tahun darinya.
"Aku akan jadi bulan-bulanan di pertemuan ini. Ular itu pasti senang melihat kerugianku dan memgumumkannya ke semua orang. Kudengar neraca perusahaan wilayah yang dipegang Sergie dan Leo berkembang bagus semester ini."
"Kau jangan lupa, bahwa kebanyakan kau memonitor sendiri perusahaan baru di wilayah ini, sedang di Eropa dan Russia kebanyakan sudah mempunyai banyak profesional kompeten di bawah Ayahmu sebelumnya. Itu sesuatu yang tidak bisa dibandingkan, baik proses maupun kapitalisasinya. Kau tidak boleh merasa terprovokasi Alexsey." Dia tahu bagaimana sakit kepalanya saat aku tahu aku harus merelakan labku di US.
"Aku tahu, aku hanya muak membayangkan wajahnya."
"Kau tahu di Mexico juga ada survivor, jika kita bisa membayar subjek penelitian yang lain."
"Aku memang mempertimbangkan itu. Tim Holmes sedang mencari kemungkinan mereka menemukan subjek penelitian di Mexico, kali ini aku tak akan membiarkan mereka mengulang kesalahan yang sama yang kita lakukan di Kanada."
"Ohh ya aku juga sudah mendapat undangan dari Tuan Bassette, dia bilang sangat menghargai sumbanganmu untuk partai, aku mendapatkan undangan bulanan untuk hadir di makan malam donatur dan kolega partai untukmu."
"Ohh bagus. Mungkin di sana ada Svetluny juga." Svetluny, aku menyelidiki latar belakangnya, ternyata dia model, tapi sementara ini dia mengelola bisnis fashion karena pekerjaan model merk-merk high end nampaknya belum pulih sepenuhnya.
"Dia gadis kecil tercantik dan paling berani yang pernah kutemui...." Kuceritakan sedikit siapa Monica yang kukenal dua puluh tahun yang lalu.
"Dan kau hampir menjadikannya kelinci percobaan?!" Anna tercengang dengan ceritaku. Cara aku bertemu kembali dengan Svetluny jelas tidak termasuk dalam rencanaku.
"Iya, dia sangat membenciku. Ironis, tapi itulah yang terjadi. Seharusnya aku sangat berterima kasih padanya, tapi yang terjadi di pertemuan kedua kami dia mencaci makiku. Itu memang dia, gadis yang sangat berani."
"Lalu... apa yang akan kau lalukan. Bagaimana hal seperti ini bisa terjadi."
"Entahlah, apapun kurasa untuk meminta maaf darinya. Walaupun itu tidak akan mudah, harus diusahakan."
"Dia nampaknya sangat berarti bagimu sampai kau menjulukinya moonlight."
"Saat itu aku malu pada keberanian gadis kecil itu, aku cuma meringkuk dan menunggu di pukuli, tapi dia anak perempuan kecil berani bertarung demi membelaku. Itu mungkin bisa dibilang titik balikku. Aku malu bahkan tak punya kemauan untuk hidup karena hanya meratapi kemalangan karena diasingkan ke Canada dan saat itu aku hidup dengan mengasihi diri sendiri. Aku yang sekarang ada karena bertemu dengannya."
"Rupanya ada cerita seperti itu. Berjuanglah untuk Svetluny-mu Boss."
"Aku tak beruntung, dia membenciku sekarang."
"Kau bisa mengusahakan maafnya, bersemangatlah."
Iya, aku harus minta maaf. Aku tak ingin dibenci selamanya oleh Svetluny.
Catatan : Svetluny bacanya "sietluni."
\=\=\=\=\=\=\=\=