BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 89. Get Away From Us 3


Mata Kylie berkilat melihat Adrian dan Mark Humphrey mendekati kami. Apa mereka sengaja muncul di sini. Aku punya pikiran orang yang di suruh mengawasiku mungkin entah bagaimana melihat kami masuk ke restoran ini.


Adrian nampak mengabaikanku, perhatiannya sepenuhnya tertuju ke Kylie sementara Mark Humphrey Humphrey memperhatikanku sekilas. Apa dia ingin bicara denganku saat datang ke sini.


"Apa yang kau inginkan Adrian? Kenapa kau kesini?" Aku yang bicara duluan karena dia sudah sampai di depanku.


"Aku hanya ingin bicara dengan Kylie bukan denganmu?" Dia mengabaikanku. Dan duduk di samping Kylie, Kylie menatapnya dengan sengit.


"Mau apa kau?" Ini mungkin ini terkait perjodohan mereka, aku akan menonton saja pertunjukan ini.


"Kylie, kenapa kau tak ingin bicara denganku? Bulan depan sudah penentuan CEO, kita harus menentukan tanggal pernikahan segera." Nampaknya Kylie benar-benar tak ingin menemuinya sama sekali.


"Bermimpilah aku menyerah ke pengaturanmu. Aku tak menikah dengan bajin*gan seperti kau. Lagipula itu perusahaan utama kami tak akan menyerahkannya padamu."


"Jadi apa yang akan kau lakukan? Aku pasti akan mengganti CEO jika kau menolak menikah denganku." Bangsat yang satu ini sama sekali tak perduli jika aku mendengar urusannya.


"Kakakku masih mempunyai pengaruh besar di perusahaan. Dia tak mungkin kalah dengan ancamanmu." Dan Kylie tak keberatan mendebatnya di depanku.


"Sudah dipastikan orangku mengalahkan Kakakmu, kau kupastikan tidak punya kesempatan jika tidak menerima kesepakatan ini."


"Aku tak percaya Kakakku akan kalah oleh orang sepertimu. Meyingkirlah, kau jangan berisik di depanku, kau juga hanya mengandalkan orang lain. Bisa kau pergi saja dari sini. Kenapa kau harus menggangu makan siangku."


"Kau baru akan percaya jika sudah kehilangan nanti."


"Kerjamu hanya berkoar saja Adrian. Memaksa orang lain menikah denganmu. Katamu kau pria TOP 2000 apa tak ada yang mau menikah denganmu. TOP 2000 yang hanya bisa memaksa mengajak menikah wanita yang tak mau menikahinya. Kau manusia gagal." Aku tertawa sekalian di depannya, benar-benar malas mendengar pria ini memohon Kylie menikah dengannya.


"Kata siapa aku mau ikut denganmu." Wajah Adrian mengeras. Dia tidak berkata apapun dan berbalik pergi dengan marah.


Dan Mark Humphrey melihatku dengan pandangan rumit. Uangnya ada padaku, dan dia masih mengirim pengacara untuk bernegosiasi denganku. Belum menampakkan dirinya sebenarnya. Tapi masalah dia bisa memanggil Adrian ke sini pasti karna orangnya yang mengikutiku.


"Bangsat yang selalu mencoba."


"Aku menolak menerima teleponnya maupun permintaannya bertemu berminggu-minggu. Nampaknya dia putus asa sekarang. Yang aku heran adalah bagaimana dia bisa menemukanku di sini."


"Ohh ada orang yang mengikutiku. Makanya dia tahu kau di sini."


"Maksudmu orangnya Mark?"


"Iya, aku sedang diawasi."


"Begitu rupanya, pantas saja." Kylie melihat ke arah Adrian yang hampir tak terlihat dari t00empat kami duduk. "Ya baiklah, aku kesini untuk mengatakan keluarga kami ingin mengundangmu dalam makan malam keluarga akhir minggu depan, Ayahku mengundang Ayahmu, dan Kakakku telah mengundang Kakakmu. Kami ingin berterima kasih atas bantuan kalian."


"Ohh baiklah, tentu saja. Aku akan datang."


"Itu saja, aku kembali saja sekarang."


"Kau parkir dimana? Apa kau menyetir sendiri?"