BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 122. My World 4


"Anda pernah mendengar nama saya. Rupanya saya cukup mudah diingat. Jika boleh saya tahu jika mendengar nama saya apakah itu membawa efek positif atau negatif kepada Anda."


"Saya rasa semua orang yang punya kepentingan sama akan menjadi hal yang positive." Tentu saja musuh dari musuhku adalah temanku. Semua orang tahu hal ini, kurasa entah bagaimana dia tahu bahwa aku dan Artur Jovovich tidak mempunyai hubungan baik.


"Tentu saja apa yang Anda katakan benar. Saya dengar Anda di sini, ini kesempatan langka, jadi saya ingin mengundang Anda dan Tuan Vladimir ke pesta khusus yang di isi olèh orang-orang politik terkenal dan pengusaha terkenal Rusia, ini hanya kumpulan kolega. Saya sangat terhormat jika Anda bisa meluangkan waktu."


"Hmm... boleh tentu saja, selalu menyenangkan bertemu orang baru."


Dengan menerima undangan ini aku berada di sisi berseberangan dengan Artur Jovovich, itu cukup jelas. Aku akan menyinggungnya, tapi dia juga tidak menempatkanku di matanya. Buat apa aku menempatkan kepentingannya di mataku.


Aku dengan unitku sendiri jelas berbeda dengan kepentingan Ayah.


Keesokan harinya aku dan Vladimir bergabung ke makan malam yang diadakan oleh Anton Kotyakov. Tentu saja makan malam itu dipublikasikan di media sosial Anton Kotyakov. Beberapa orang terus terang bertanya saat makan malam itu dan kujawab terus terang aku tak punya hubungan baik dengan Jovovich.


Banyak yang menanggapi dengan alis terangkat setelah sedikit mengetahui itu, walaupun aku belum mengatakan kenapa, jelas itu akan jadi sebuah pembicaraan di antara mereka. Jika satu orang bertanya kenapa itu terjadi, jika aku memberitahunya, jelas itu akan berbahaya bagi Artur Jovovich.


Dalam dua hari setelah itu dia meneleponku. Saat itu aku sudah berada di Montreal.


"Kau benar-benar membawa ini sampai ke sini."


"Apa maksudmu Tuan Artur?"


"Kau mau menghancurkan peluangku?" Aku terkekeh.


"Apa yang kulakukan adalah urusanku, yang kalian lakukan adalah urusan kalian. Jika memang kita tak di jalur yang sama kenapa harus dipaksakan. Apa perkataanmu artinya kau boleh menyinggungku tapi aku tak boleh menyinggungmu. Yang benar saja Tuan Artur Jovovich yang terhormat"


"Kemarin Sergie keponakanmu marah-marah padaku karena kau memintanya untuk minta maaf padaku. Jadi kita memang tak bisa didamaikan, kenapa kau datang padaku dan meminta hal yang absurd. Kurasa otak kalian sudah lama tumpul karena terlalu banyak yang memuji kalian di atas. Jika kau mau membunuhku apa aku tak boleh mengatakan itu ke semua ke orang?"


"Kau tak usah melakukan itu, aku akan membayarmu.


"Ohh dengan apa kau menbayarku? Permintaan maaf? Aku tak tertarik dengan permintaan maafmu."


"Aku akan menawarkan keuntungan padamu. Bukan meminta dukungan gratis padamu. Aku akan membayar untuk itu..." Hal yang aku tunggu-tunggu akhirnya datang.


"Sekarang kau bicara masuk akal, keuntungan apa yang kau tawarkan, aku akan mempertimbangkan tawaranmu."


"Investor yang ingin bekerja sama denganmu di US, orang-orang kaya Rusia yang ingin menanamkan modalnya padamu karena kau keluargaku. Aku akan membawa mereka sendiri mengunjungimu di Montreal, mereka tahu kau punya perusahaan investasi, jaringan lab, farmasi, dan bisnis restoran di US. Orang yang kubawa jelas punya banyak uang menganggur."


"Sekarang kau tahu membayar harga, jadi apa yang kau inginkan?"


"Tidak banyak hanya beberapa foto dari acara itu dan kau tidak menyebutkan kasus Sergie. Tapi soal Sergie atau Margarita aku memang tak bisa memaksa mereka meminta maaf padamu."


"Memang tidak. Aku setuju, kau bisa membawa mereka. Berapa orang yang kau akan bawa..."


"Cukup untuk menghapus sakit hatimu."


Aku meringis lebar, Paman yang baik hati ini akhir tahu bagaimana membayar kelakuan keponakannya.