BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 149. Encouraging Speech 2


"Para prajurit, aku seorang perawat, wanita, mungkin aku tak seperti kalian terlibat setiap pertempuran, tapi semua dari kami petugas medis, adalah keluarga yang tidak ingin kehilangan satupun dari kalian, kami adalah saudara seperjuangan kalian yang menjaga kalian agar kembali ke rumah. Obat telah ditemukan, tak ada yang perlu kita takutkan lagi.


Harga kebebasan tidak murah. Kita para prajurit garis depan berdiri paling depan membayar harganya untuk mereka. Mereka menunggu kita pulang, orang tua, adik, keluarga, teman kita, dan kehidupan normal kita kembali.


Kita akan menyelesaikan ini teman-teman prajurit. Medan di depan mungkin berat, tapi kita akan pasti membersihkan semua dari mereka hingga tak tersisa. 10.000, 100.000! Mereka hanya harus dibersihkan! Dan setelah ini, tinggal sisa terakhir dari mereka yang akan kita buang ke ujung Cape Sable.


Mari kita selesaikan ini, tumbangkan infected terakhir dari Florida. Dan beberapa bulan ke depan kita akan merayakannya bersama sunset dan sunrise di pesisir green zone Florida. Marine! Army! Troops! Fight! Kill them All !Oorah!"


"Fight!Kill Them All! Oorah!" Yel-yel itu otomatis diteriakkan waktu aku mengangkat tangan. Dan gemanya luar biasa, ketika sang Komandan juga memimpin pasukan meneriakkan yel-yel itu tiga kali.


Aku mundur, rasanya luar biasa lega bisa menyelesaikan ini.


"Pergilah prajurit, dan klaim zona kalian! Fight! Kill Them All! Oorah!"


Satu kali lagi yel-yel itu diteriakkan, sebelum mereka berjalan menurut grup mereka menuju ke Cocoa Beach lalu menyapu setiap jengkal tanah di pesisir Central East. Dan diawasi kontrol misi yang akan menghubungkan setiap group dari Orlando.


"Good Job." Aku menerima salute dari Komandan. Aku tersenyum lega ini akhirnya bisa kulewati dengan baik. "Dokter James, terima kasih sudah meminjamkan Jen."


"Prajurit-prajurit mengenalnya sebagai malaikat sekaligus prajurit perawat. Dia memang sudah jadi contoh terbaik. Tak heran kau juga ingin membuatnya jadi contoh untuk menghadapi bagian terakhir ini. Kurasa bagian terberat kita."


"Semoga tak ada kejadian yang mengakibatkan infeksi, kami sudah memberi panduan apa yang harus dilakukan sesuai arahan kalian. Infected cukuplah cerita masa lalu."


Semoga akhir tahun ini kami akan membuat seluruh Florida menjadi zona hijau.


\=\=\=\=\=\=


Populasi Orlando sekarang hanya tinggal pasukan penjaga keamanan, Orlando tidak menerima pengungsi banyak, mereka fokus ke Operasi dan menyokong pasukan dalam operasi ke depan, semua pengungsi yang ditemukan akan dikirim ke Kota aman Kissimmee untuk sementara.


Karena padatnya infected, kami sudah merawat beberapa korban yang terinfeksi dari awal misi di gedung isolasi, group kami memang hanya akan fokus ke korban infected, jika ada ada kecelakan umum akan ditangani oleh gedung sebelah, tapi sekarang karena sudah pengalaman kami tidak terlalu tegang lagi.


Obat yang dikirimkan ke kami bekerja baik dan mengalami beberapa perbaikan, berdasarkan data yang di dapatkan dari beberapa pasien di seluruh negeri.


Kali ini kami merawat 5 orang yang masuk hampir bersamaan setelah seminggu berjalan.


"Nona Jen, bagaimana keadaan korban." Ternyata Komandan Gillian yang mengunjungi korban.


"Mereka stabil Komandan. Anda kesini rupanya. Saya panggilkan dokter James? Dia sedang membantu di klinik umum, ada salah satu pasien jantung di antara pengungsi membutuhkan bantuannya. Dokter lain sedang membantu emergency prajurit non infeksi Sir."