BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 94. Jacob Russel 1


Mark masih buron, jika tak ada sebuah usaha dari keluarga mereka untuk menyelesaikan masalah ini maka kami akan meneruskan sampai ke pemberi perintah.


"Jika tak ada satupun dari keluarga Russel minta berdamai, lanjutkan penyelidikan sampai pemberi perintah asli, kita angkut Adrian ke penjara juga." George, kakakku bicara setelah aku bercerita aku bertemu dengan Jacob Russel.


"Aku juga berpikir begitu. Dia tak boleh menginjak keluarga kita. Jika kita membiarkannya kita akan ditertawakan dan diremehkan."


"Kau benar berikan mereka waktu seminggu, lewat dari itu persulit mereka. Suruh Jacob bicara denganku. Dan jika dia menekanmu dengan pengacara dan membuat perundingan sulit kirim juga dia padaku. Jangan kembalikan uang mereka, itu setidaknya membuat laporan keuangan tahun pertamamu terlihat jauh lebih bagus, mereka harus membayar mahal untuk percobaan pembunuhan. Jika sampai padaku aku akan membuat mereka membayar lebih banyak lagi, jika tidak adiknya itu akan kubuat jadi kriminal."


"Akan kulakuan seperti yang kau minta."


Jadi aku menunggu itikad baik mereka, sementara polisi masih tetap mencari di mana Mark Humphrey berada.


"Sir, ada permintaan pertemuan dari Jacob Russel besok." Akhirnya di hari ketiga ada yang menelepon kami meminta pertemuan.


"Baik, jadwalkan di akhir hari, setelah semua jadwalku selesai. Bilang pada pengacara untuk ikut dalam pertemuan kami."


Kupikir dia akan membawa seorang pengacara seperti adiknya dan akan menekanku habis-habisan sebelum kami tiba di kesepakatan. Tapi ternyata sore itu dia datang sendiri tanpa seorangpun mendampinginya.


"Gilbert, terima kasih sudah menerima permintaan pertemuanku saat pertama."


"Kita memang perlu menyelesaikan ini bukan, lebih cepat lebih baik kurasa. Adrian tidak datang?"


"Tidak, pengacau itu sumber masalah dari awal, aku yang harus menyelesaikan masalah yang dia buat. Kesayangan Ibu." Jadi nampaknya Ibunya yang menekannya untuk meminta damai padaku.


"Kami minta maaf Adrian telah menyulitkanmu sedemikian rupa. Baiklah Mark akan menyerahkan diri, tapi kuminta nanti kau tak memperberat dakwaannya, dia orang yang penting bagiku, aku akan berusaha agar hukumannya minimal, kami tak akan meminta uang sewa kasus kami di Local Market, kami akan membayar semua biaya padamu pengobatan Kylie dan biaya kerusakan mobilmu." Itu syarat yang aku dan George bisa terima karena dia menyetujui syarat itu.


"Kau setuju tanpa banyak pertanyaan dengan semua syaratku, tadinya aku pikir kau lebih sulit dari Adrian."


"Aku punya banyak hal yang harus kuurus, dia membayar sendiri 10 juta dollarnya dari uangnya, aku membenci harus mengurus masalah yang selalu ditimbulkannya, yang penting dia tak masuk penjara seperti permintaan Ibuku dan masalah ini tak sampai ke Ayahku. Dan permintaanmu juga masih wajar bagiku. Aku tak ingin mendapat masalah dengan Kakakmu. Jadi buat apa aku menyusahkan diriku, aku di posisi yang salah, jika aku bersikap sulit akan lebih banyak lagi kesulitan yang kudapat lain ceritanya jika aku benar akan kupertahankan posisiku tanpa mengalah padamu." Akhirnya aku mengerti kenapa dia tidak membuat perundingan berjalan alot tapi mengiyakan semuanya.


"Yah alasanmu cukup masuk akal."


"Kenapa Kakakmu tidak mengatakan sesuatu apapun padaku saat pertemuan kami beberapa saat yang lalu."


"Ohh kami tak ingin kalian mengantisipasi bahwa kami sudah tahu dari awal siapa yang menabrak kami dan sedang mencari mobil itu di lingkaran orang Mark, bahkan terakhir mungkin dia mau menyerangku lagi karena orang yang mengikutiku di tambah. Jika sampai dia menyerangku dua kali, kasus ini tak akan selesai begini mudah."


"Begitu rupanya. Aku tak tahu apa aku harus tertawa atau marah kurasa." Dia menghela napas panjang. Punya adik yang bersikap seenaknya seperti Adrian nampaknya tak pernah mudah.


"Baiklah, nanti aku akan bicara kepada Kakakmu dan keluarga Kylie untuk minta maaf, terima kasih untuk tak membuat ini lebih sulit bagiku."


"Well, aku juga tak ingin berlarut-larut lebih cepat selesai juga lebih baik bagiku."


Jacob pergi, ternyata ini jauh lebih mudah daripada yang aku kira. Setelah ini aku punya banyak waktu untuk fokus ke pekerjaanku dan memikirkan bagaimana bicara kepada keluarga Eliza tentang hubungan kami.


\=\=\=\=\=