BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 63. Margarita Jovovich 13


Moskow terlihat meriah saat Malesnitsa, festival ini adalah saat yang menyenangkan dan penuh semangat dengan berbagai permainan outdoor, nyanyian, tarian, bermain kereta luncur, perang bola salju serta jamuan makan dan minum. Perayaan Maslenitsa diadakan di setiap rumah dan di setiap keluarga tanpa memandang status, agama, atau usia.


Orang Rusia menyukai musim dingin mereka, tapi tentu mereka lebih suka kalau musim itu sudah lewat. Berakhirnya musim dingin dianggap patut dirayakan.



Tapi, seperti kata orang kami, Russian tak pernah mengangap musim dingin sebuah masalah. Beberapa kota paling utara kami bisa dikatakan berada di musim dingin sepanjang tahun. Seperti di Yakutia, salah satu kota terdingin disana Yakutsk bisa berada di minus 70. Di udara semacam itu bahkan kau hanya diperbolehkan keluar lima menit atau kulitmu akan terkena radand dingin.


Kami mencintai musim dingin, anak-anak masuk sekolah seperti biasa di musim dingin, bisnis berjalan seperti biasa, kalau Anda melihat orang memakai t-shirt di musim dingin itu mungkin Russian dan bahkan ada festifal di mana kami beramai-ramai berenang di sungai di kala musim dingin saat suhu menyentuh minus 30°C .



(kalo gambar ini komedi hiperbola aja soal Rusia😁)


Kadang kami mengalami musim dingin panjang bertahun-tahun, kami sudah berdamai dengan musim dingin kami. Kami menganggap musim dingin berkah bukan hal yang menggangu.


Malesnitsa semua anak keluarga Mashkov kembali ke Moskow, itu tidak bisa dibantah. Dan setiap tahun aku melihat ular itu bermain drama di depanku. Jika aku bisa tinggal di hotel maka akan kulakukan.


"Kurasa dia tidak akan berani berusaha meracuniku saat makan malam." Aku bercanda ke Bibi saat aku bertemu dulu dengannya untuk bersama-sama bertemu CEO pilihannya yang akan mengurus perusahaan farmasiku di Russia. Siapa yang tidak berpikir begitu dia telah berusaha membunuhku sebelumnya.


"Dia tak akan berani berbuat di sini. Ini semua memang kelewatan, penyihir itu sangat berani."


"Dia melakukan semuanya untuk membuat anaknya bisa duduk di singgasana tertinggi dari dulu, apa yang tidak bisa untuk anaknya.


"Dia tidak akan berani lagi. Kuberitahu kau apa yang akan dilakukan Ayahmu setelah tahu nomor orang yang memberikan perintah itu dari Rusia."


"Tentu saja. Itu nomor Rusia, siapa lagi kalau bukan dia. Sergie, ...dia tidak akan bertindak sejauh itu. Anak itu disayang dan dimanja, anak baik, tak punya nyali, bahkan dia tidak membencimu kurasa." Tetap saja mereka gerombolan, sangat mungkin dia juga mengetahui rencana Ibunya, aku tak percaya dia senaif itu.


"Lalu apa yang akan dilakukannya."


"Dengarkan ini . Sekali lagi peristiwa seperti itu terjadi, Ayahmu akan langsung menetapkan kau sebagai pewaris dan menyiapkan pengalihan wewenang segera plus bagian saham Sergie di surat warisan diberikan 50% padamu, jabatan CEO akan ditangani oleh Pamanmu dan tidak bisa diteruskan pada Sergie seumur hidupnya. Itu nanti akan di katakan langsung di depan ular itu nanti."


"Ohh begitu? Sekali lagi kejadian maka anaknya akan di tendang keluar. Benarkah, diteruskan kepada Paman?"


"Ayahmu serius, dia tak akan meneruskannya kepada Sergie. Sebenarnya kau sudah menang mutlak di depan matanya Hanya seperti kau bilang di juga memberikan kesempatan untuk Sergie serius membuktikan diri."


Dan sekarang aku tiba di rumah besar ini.


"Bagaimana kabarmu Sergie."


"Kakak aku sangat baik.Bisnis berjalan lancar aku juga senang."


"Bagus, kau kelihatan penuh semangat." Setelah berbasa-basi, aku menjalankan rencanaku untuk sedikit mengadu domba dia dengan keluarganya sendiri, Shasha.


"Kudengar dari seseorang kau punya bisnis di Kanada dan US." Dia diam, nampak terkejut aku mengetahuinya.


"Tidak, kau dengar dari mana. Eropa sudah membuatku sangat sibuk." Dia masih mencoba mengelak.


bersambung besok----