BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 37. New Order 2


Benar, rasanya  seperti kami akan hidup dalam area video game. Tak terbayangkan dua bulan lalu akan ada wabah seperti ini.


“Jadi kami perlu kalian yang memilih, jika kalian punya keahlian  menembak, mempertahankan diri kalian akan masuk tim pencari persediaan bersama para tentara melapor ke kiri, sementara yang lain akan bekerja di pertanian mendaftar di tengah. Bagi kalian yang benar-benar petani dan peternak tolong  melapor ke kanan, kami butuh keahlian kalian.” Kami para perawat yang duduk mendata sekarang, karena belum ada emergency.


Ratusan pengungsi langsung berbaris siang itu. Untuk sementara ini yang bisa kami lakukan, semua shelter dan kota-kota aman juga diperintahkan melakukan hal yang sama, secepat mungkin mandiri dan bisa memberi makan warganya sendiri. Pemerintah sipil dan militer bekerjasama dibawah komando militer dalam situasi darurat ini, sementara pemerintah federal mengupayakan penyediaan sumberdaya yang diperlukan untuk membentuk zona aman, mengamankan sumber makanan dan membersihkan wilayah lebih luas sampai ditemukan penyembuhan.


“Mam, ...” Kepala geng yang dihajar beberapa  hari lalu ternyata meminta tugas mencari persediaan daripada harus bekerja di pertanian. Dia sekarang tak berani macam-macam nampaknya.


“Sir, hidungmu ada keluhan.”


“Tidak, semua baik-baik saja.” Aku bersikap baik hati sekarang karena dia mau mengikuti aturan camp.


“Namamu...”


“Ikut berbaris kelompok sebelah sana.” Plus aku melihat beberapa orang yang ada dikelompoknya terdahulu juga memilih mencari makanan.


Tak lama setelah pendataan, bagian pekerja pertanian muali bergabung dengan korps engineer untuk mempersiapkan bahan bangunan untuk membuat pagar pengaman, dan bagian pencari makanan bergabung ketim Andrew dan beberapa tentara lainnya yang dibagi ke 8 group pencari, mereka akan diterjunkan dengan helikopter, kemudian menyebar,mengambil kendaraan apa saja yang  ada dikota itu dan kemudian menyebar melakukan operasi pencarian makanan, dan kembali dalam iringan ke shelter kami di Interstate 40 Harryetta pada malam hari, atau jika mereka masih mempunyai space di kendaraan mereka mereka akan tinggal dirumah aman.


Beberapa kendaraan militer langsung terlihat berangkat kesebuah daerah pertanian. Dan yang lainnya harus menunggu sehari, dan kesibukan terjadi dalam kamp dengan kesibukan group tentara dan engineer menyiapkan material pembangunan daerah aman yang harus fix dalam sehari besok, dan  daerah pertanian aman baru akan didirikan dan memastikan dapur umum berjalan dan kami tidak kelaparan disini. Kami tenaga kesehatan akan tetap berada disini sebagai tenaga kesehatan militer yang tersedia di area Harryetta.


“Harryetta dan sekitarnya adalah daerah pertanian penting, para petani dan peternak akan diusahakan segera kembali bekerja agar daerah ini bisa mengirim supply makanan, tapi dengan perlindungan lebih banyak orang. Pemerintah federal berusaha setidaknya agar kita tak mati kelaparan setelah daerah aman ditetapkan. Dan kurasa disini setidaknya kita cukup makan.” Dokter Xavier bicara pada kami. Semuanya bekerja sekarang. Karena semua orang ingin hidup dan bisa berkumpul dengan keluarga mereka lagi.


“Kau  benar setidaknya, kita bisa menangkapi sapi-sapi itu dan memasaknya dengan well done, kalau perlu di rebus satu jam dan jadikan cream soup.” Susan membuat semua dari kami bisa tertawa sekarang. Setelah hari-hari berat penuh ketidakpastian.


Dia benar, parasit itu dan memakannya. Umat manusia sedang menghadapi ujian,dan kami akan tetap beradaptasi dan memenangkan pertarungan dengan penyakit ini. Dan entah bagaimana kuharap Freddie ada di salah satu shelter aman. Ikut menjaga salah satu shelter. Tak apa  menunggu bertemu dia, asal dia selamat.