BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 68. Theranos 1


Kembali ke Montreal, setelah menyeret diriku melalui Minggu yang berat dan membosankan rasanya pembebasan yang menyenangkan.


Margarita dan Sergie tidak mau mundur dan damai, tapi bahkan tidak berani bersaing denganku. Memintaku menyerah dengan syarat mereka? Itu tidak akan terjadi.



Anna yang melihat wajahku lagi setelah seminggu penuh menghilang mengucapkan selamat datang dan datang dengan jadwal dan rentetan dokumen yang harus kusetujui.


"Selamat datang Boss, senang melihatmu masih hidup." Dia meringis lebar dengan sapaannya.Aku meliriknya dengan sengit.


"Jika aku tak hidup siapa yang akan membayar gajimu." Dan sekarang dia tertawa sebelum mulai dengan pekerjaan yang harus kubereskan.


"Nilai penjualan kita sudah pulih 70% dari tahun lalu, kita punya banyak pelanggan baru beberapa bulan ini, tim marketing kita sudah bekerja dengan baik." Laporan yang cukup bagus di awal bulan ini. "Dan ini data yang kau inginkan tentang Jackson Addams dan Victor Conrad."


Aku membaca data-data itu.


"Mereka lebih banyak bermain di US dari Canada."


"Iya, Addams dan Conrad rekanan sejak lama."


"Mereka punya proyek baru yang memerlukan dana besar?"


"Ada laporannya di sana, sebenarnya itu sudah berjalan dari empat tahun yang lalu, mereka meluncurkan sebuah lab canggih portable yang hanya perlu dua tetes darah untuk mendeteksi semua penyakit, dan modal investor yang mereka kumpulkan meningkat pesat. Laporan terakhir mereka hampir mengumpulkan 4,5 millar dollar (90 Trilyun Rupiah)."


"4.5 milliar dollar? Kau serius? Itu luar biasa, perusahaan ini baru 2 tahun?"


"CEO mereka Elizabeth Holmes, tapi kau bisa lihat daftar direktur mereka yang pemain farmasi termasuk Addams dan Conrad, dan ada all-star director isinya orang militer dan politik."


Aku melihat laporan yang ditunjukkan Anna padaku director di "all-star board", yang terdiri dari  


Henry Kissinger (sebelumnya U.S. Secretary of State), 


Sam Nunn (sebelumnya U.S. Senator), Bill Frist (sebelumnya U.S. Senator, pimpinan senate dan dokter bedah jantung),  


Richard Kovacevich (sebelumnya Wells Fargo Chairman and CEO) and Riley P. Bechtel (chairman of the board and sebelumnya CEO at Bechtel Group.


"Astaga, berapa banyak uang untuk membayar director semacam ini?"


"Mereka punya banyak uang untuk dihabiskan, kau tak lihat perusahaan yang nilai awalnya hanya dua juta dollar berkembang ke 4.5 milliar dollar hanya dalam 4 tahun, iklan mereka sekarang sangat massive di televisi nasional, board advertising dan internet. Bahkan Elizabeth Holmes ini sering diundang ke talk show, perusahaan ini sekarang sedang booming di Silicon Valley."


Aku kagum dengan perusahaan yang luar biasa ini, Anna memperlihatkan padaku iklan mereka, sangat mengagumkan, Theranos Technology, Elizabeth Holmes, 28 tahun memulai bisnisnya walaupun drop out dari Stanford University, mengembangkan penelitian dengan nanotechnology untuk alat menakjubkan ini. Dua tetes darah untuk menganalisa semua penyakit. Ini terlalu canggih, hampir tak bisa dipercaya itu bisa ada.


"Dua tetes darah bisa mendeteksi semua penyakit? Apa bisa begitu? Maksudnya punya unit CPU lab di dalam alat ini?"


"Hmm...mereka bilang mereka punya semacam teknologi nano, analisanya di kirim ke komputer mereka, lalu diteruskan ke mesin lab portable itu. Hasil yang mereka berikan hanya dua jam." Anna menjelaskan dengan detail.


"Dua jam?! Semua tes? Nanotechnology..."


"Iklannya seperti itu yang aku lihat."


"Ajaib..." Satu kata yang bisa kuucapkan tentang semua ini.


"Iya kelihatannya ajaib, tapi itulah yang terjadi. Hmmm... Tapi sebenarnya begini, aku bicara dengan kepala unit riset kita, Mr. Alan, dia bilang juga hal yang sama soal ini, terobosan yang belum pernah ada, dan lebih ajaibnya lagi ini ditemukan oleh orang yang drop out kuliah di usia 19 tahun, tahun awal. Dia bilang dia tidak bisa mempercayai ini, ada banyak tes tertentu yang tidak bisa ditemukan hanya dengan dua tetes darah teknologi nano apapun dia tidak mempercayai terobosan ini, dia bilang ini mustahil, variable tes untui menganalisa banyak penyakit terlalu banyak dan kompleks. Dia bilang tesnya pasti tidak akurat. Bahkan dia berani bertaruh denganku."


"Aku lebih percaya apa yang dikatakan oleh Alan. Tapi jelas uang yang dikumpulkan perusahaan ini luar biasa." Kepala Researchku tentu saja seorang ahli, umurnya diatas lima puluh, dia dan timnya yang menemukan obat infected. Jika dia berkata itu mustahil, maka aku percaya itu mustahil.