
"Apa kita bisa berteman saja sekarang. Kau tak membenciku lagi soal kejadian penculikan itu bukan. Karena demi apapun aku bersumpah aku tak tahu mereka akan menculik orang." Kukirim pesan ke Svetluny dan menanti jawabannya dengan harap-harap cemas.
"Iya baiklah, kita bisa berteman sekarang." Pesan yang muncul kemudian membuatku menghela napas lega. Akhirnya langkah pertama berhasil, setidaknya kami bisa menjadi teman.
"Terima kasih untuk tak membenciku lagi. Sudah bisa menjadi temanmu itu sangat bagus."
"Itu tak berarti kau bisa merayuku." Aku meringis melihat deretan kata yang tiba kemudian, dari dulu dia tahu bagaimana membuat dirinya tidak terlihat kalah.
"Aku tak akan merayumu. Teman bukan untuk saling merayu." Aku tak perlu merayu temanku, aku hanya perlu memperhatikannya baik-baik dan membuatnya nyaman. Banyak jalan menuju ke Roma, banyak cara menuju ke hati Svetluny-ku.
"Aku akan ingat kata-katamu. Awas jika kau mengingkarinya. Hentikan kiriman bunga itu."
"Baik, apapun yang kau inginkan. Tapi jika kau mau bunga lagi jangan lupa memberitahu akan langsung kukirimkan."
"Kau bilang tak merayuku."
"Itu bukan rayuan tapi mengabulkan permintaan teman." Aku meringis membayangkan dia menggerutu panjang pendek di depan layar ponselnya, dia menggemaskan bukan. Dia tidak membalasku lagi kemudian, tapi aku cukup senang dengan kemajuan besar hubungan kami.
"Kau memang pintar bicara Tuan Mafia." Aku tersenyum lebar melihat kata-kata itu.
Dengan keyakinan itu aku mengakhiri pesanku
Sementara penelitian dengan subjek survivor telah berjalan lebih kurang tiga bulan. Laporan di mejaku mengatakan perumusan mereka sudah mencapai sekitar 70%.
"Mexico masih kacau. Temukan orang yang akan melakukan apapun untuk pengetesan. Mereka pasti butuh uang. Bayar mereka dengan pantas. Jangan sampai ada masalah hukum. Terangkan yang mereka akan dapat berserta resikonya. Dan aku tak ingin siapapun tahu apa yang kita lakukan di lab Mexico selain tim peneliti di dalam lab dan keamanan internal Holmes. Kita tidak akan lagi memakai nama CSL Technology America. Peluncuran obatnya sendiri nanti memakai nama baru yang tidak akan dihubungkan ke CSL Group."
"Sangat mengerti Boss, kita tak akan gagal untuk kedua kalinya. Saya mengerti kekhawatiran Anda."
Kanada belum berhasil dengan penelitian mereka. Itu berarti kami masih punya kesempatan untuk mengambil potongan kue kedua. Mematahkan monopoli US dengan obat mahalnya. Aku akan membuka perusahaan baru di bawah CSL group Rusia, tapi tidak secara resmi, tapi dengan memakai nama orang lain sehingga bisnis lain CSL Group tidak akan mendapatkan tekanan dari USA dan segera setelah pengumuman kami menemukan obatnya itu akan mengerek namaku di bursa calon pimpinan utama. Itu akan menjadi kredit poin tersendiri untukku, selain penambahan keuntungan signifikan dari penjualan obat itu dari seluruh dunia.
Aku belum memberitahu Ayah, segera setelah ujicoba tahap akhir berjalan aku akan memberitahumya sebagai kejutan yang menyenangkan.
Sementara aku masih mencoba mencari cara agar bisa menebus kembali pabrikku dengan harga murah dan mengusahakan kami bisa mendapatkan pelanggan baru untuk menormalkan volume penjualan kamì.
Aku tak repot-repot memikirkan bagaimana cara mengintimidasi Sergie. Pengawalku memikirkan banyak cara agar aku aman, Bibi datang dengan bantuan yang kuperlukan tak lama kemudian.
"Teman Bibi sudah menghubungi kepala tim pengawalmu. Dia akan datang dengan bantuan, untuk sementara kau harus mengikuti saran keamanan. Jangan memberikan celah untuk mencelakaimu."
"Baik Bibi. Aku akan hidup sampai pemilihan. Tapi jika dia memang punya rencana membunuhku, kukira lebih baik kita dorong sampai akhir."
"Bibi tak mengerti maksudmu rencana apa yang kau punya."
Sekarang aku menjelaskan rencana yang ada di benakku.