
"Kau perlu bantuan?" Gilbert bertanya. Aku binggung sesaat. Aku harus ke kantor polisi. Aku harus menelepon Paman David, memberiku dukungan pencarian. Polisi mungkin bisa mengakses kamera manapun di kota ini.
"Aku sama sekali tak punya mobil."
"Aku punya mobil." Aku melihatnya. Dia pimpinan delegasi. "Ayo, kutemani kau. Tinggal makan malam, delegasiku tinggal istirahat setelah ini. Besok kami akan kembali."
"Ya baiklah, boleh aku meminta kau yang menyetir?"
"Iya tentu saja, kita jalan ke parkiran."
Aku bergegas menelepon Paman David. Semoga dia tidak dalam rapat penting, ini sudah jam makan malam.
Assisten nya yang mengangkat.
"Sir Miller, aku harus bicara dengan Sir David, ini Elizabeth Dugard, adikku hilang di Ottawa dengan pengawalnya juga." Aku langsung ke point pembicaraan.
"Sebentar Nona Dugard. Saya berikan ke Tuan."
"Eliza, kenapa Monica bisa hilang." Paman David langsung bertanya. Aku menceritakan seluruh rentetan kejadian singkatnya.
"Aku akan menghubungi kepala polisi, seseorang penyidik akan langsung mendampingimu. Pergilah langsung ke kantor polisi pusat Ottawa kalau tidak salah di Daly Avenue. Aku akan meneleponmu lagi.
"Mengerti Paman." Aku menutup telepon. "Kau tahu Daly Avenue, Waller Street, kita kesana."
"Aku tahu." Dia mengemudi, aku harus menelepon Charles, apa dia bisa melacak dimana terakhir GPS bisa di temukan.
"Charles, kau sudah tahu dimana GPS mobil terakhir?"
"Saya baru menerimanya Nona, lokasinya di luar kota Ottawa. Tapi sudah diam mungkin dua jam yang lalu." Berarti apapun yang terjadi, itu terjadi tak lama setelah teleponku yang terakhir itu.
"Di luar kota, kirimkan padaku. Aku akan menyusulnya, dimanapun itu. Dan akan kukirimkan ke polisi."
Tapi aku harus menemukan lokasi mobil kami dahulu sekarang. Aku biarkan ponsel menentukan arah yang dikirimkan oleh Charles kepala keamanan kami segera.
"Kau tahu kira-kira ini masalah apa?"
"Aku tak tahu, demi Tuhan aku tak tahu. Kenapa Monica yang di culik, dia anak baik tak terlibat apapun. Saat pandemi kami berusaha membantu semuanya. Karyawan, komunitas kami yang terkena, pengungsian, kota aman. Albert sangat berusaha, bahkan Monica juga membantu. Kenapa bisa dia diculik, siapa yang ingin mencari masalah dengannya. Aku benar tak tahu."
Yang bisa kulakukan adalah menunggu hasil pelacakan GPS dan mengikutinya ke sana.
"Kita temukan dulu mobilnya, pasti ada sesuatu yang bisa kita temukan di depan. Tak mungkin tak ada. Tapi yang kuharap bukanlah soal menemukan sesuatu tapi Monica selamat. Ibu akan hancur jika menemukan putri kesayangannya celaka.
Aku juga berharap begitu. Tak lama hasil pelacakan dikirim kami mengikuti arahnya dengan cepat.
"Ini luar kota?"
"Map ini menunjukkan bahwa ini di samping Gatineau River." Ini daerah pinggiran sungai yang jarang perumahan penduduk. Aku melihat kondisi setelah kami berkendara kurang lebih 30 menit dengan cepat.
"Mereka meninggalkan mobilnya di sana. Berita buruknya mereka mematikan GPS mobil tanpa membuat tamper alert menyala, seharusnya keamanan kalian tahu." Sekarang Gilbert menangkap analisa awal semua kasus ini.
"Iya, itu juga yang kupikirkan dari tadi." Aku menyetujui kata-katanya. "Tampered alert tak menyala, bagaimana mereka mematikan tanpa membuat sinyal terkirim."
** Tampered alert adalah ketika tiba-tiba kau memutus GPS, maka ada tanda bahaya yang dikirim ke ponsel yang terdaftar.
"Jika itu yang terjadi, apa mereka meninggalkan GPS jammer. Jika iya ini sesuatu yang orang profesional lakukan. Mereka ingin membeli waktu. Jika mereka ingin membeli waktu, setidaknya adikmu pasti masih hidup." Gilbert membuat tebakannya hal ini membuatku semangkin khawatir.
"Kau berpikir begitu." Aku bukannya tenang malah semangkin kuatir. Kenapa bisa ada kejahatan terorganisir ingin menyerang Monica.
-----bersambung