
Farhan terlihat sangat bahagia karena malam ini ia bisa berkumpul dengan semua keluarganya. kepulangan Raka membuat senyum Farhan merekah sejak tadi. sungguh kakek tua itu yang dulu sangat disegani dan ditakuti keluarganya saat ini berubah menjadi seorang yang penyayang. Farhan mencoba menjadi seseorang yang lebih baik lagi karena ternyata apa yang ia lakukan selama ini adalah suatu kesalahan.
saat ini telah terhidang makanan yang lezat diatas meja panjang. Dulu Farhan hanya makan berdua bersama Vivian tapi sekarang kedua anaknya, menantunya, kedua cucunya dan juga cucu menantu beserta keluarga cucu besan ikut meramaikan acara makan malam ini.
"Hari ini Kakek sangat bahagia karena kita semua bisa makan malam bersama seperti malam ini. Apalagi Raka telah pulang dan juga cucu menantu saat ini sedang mengandung cicitku. ini adalah kebahagiaan yang sempurna bagi Kakek" ucap Farhan membuat mereka semua tersenyum. "Besok resepsi pernikahan Guna dan Ayunda. semoga semuanya berjalan dengan lancar dan meriah aminnn".
"Aminnn" ucap mereka semua.
"Gemal dan Vivian kapan kalian mengadakan resepsi pernikahan? Tadinya Kakek ingin acara resepsi kalian berbarengan dengan acara resepsi pernikahan Guna dan Ayunda. Tapi Guna menolaknya karena ada pertimbangan dan dia menginginkan acara resepsinya diadakan terpisah" jelas Farhan
Vivian menundukkan kepalanya dan saat ini ia benar-benar tidak memiliki kekuatan untuk membantah Gemal. ia ingin resepsi pernikahan bak putri raja yang ia impikan tapi apa boleh buat sepertinya Gemal tidak ingin mengadakan resepsi pernikahan mereka.
Gemal menghela napasnya "Kek, Gemal rasa Gemal tidak perlu mengadakan resepsi pernikahan. Kalau Kak Guna memang harus mengadakan resepsi karena dia adalah wajah perusahaan dan juga agar Ayunda tidak menjadi bahan gosip orang-orang jika pernikahan mereka disembunyikan" ucap Gemal.
"Tapi resepsi pernikahan kalian juga penting Gemal" ucap Ayunda karena sebagai seorang perempuan Vivian pasti ingin mengadakan resepsi pernikahan mereka.
"Tidak perlu karena sebaiknya uang yang kita keluarkan untuk resepsi lebih baik digunakan untuk membantu orang lain karena Vivian tidak pantas menghamburkan uang mengingat apa yang pernah dia lakukan dulu!" ucap Gemal.
Raka dan Guna memilih untuk tidak ikut campur karena mereka tahu siapa Gemal. Gemal keras kepala dan tegas, walaupun mereka berusaha membujuk Gemal tapi tentu saja Gemal tidak akan terpengaruh.
"Kek ini masakan Ayu dan Dinda Kek, mohon agar Kakek mencicipinya!" ucap Ayunda. sore tadi ia dan Adinda menyempatkan diri berkutat di dapur dan menyiapkan makanan kesukaan Farhan.
"Lumpianya enak terimakasih Ayu, Dinda" ucap Farhan. "Ayu kamu tidak boleh kelelahan, apalagi besok pasti akan sangat ramai. pokonya nanti kalau capek nggak usah berdiri ya cu!" ucap Farhan.
"Iya Kek" ucap Ayunda tersenyum bahagia membuat Ratna, Bagas dan Alfa tersenyum melihat sikap Farhan yang sepertinya telah menerima Ayunda sebagai cucu menantunya.
"Malam ini Kakek juga ingin membahas masalah perusahaan. Kakek akan menyerahkan perushaan yang berkaitan dibidang perhotelan dan juga beberapa taman bermain kepada Raka. Raka akan menjadi Ceo disana menggantikan Hima" jelas Farhan. Hima adalah salah satu orang kepercayaannya yang selama ini menjadi Ceo di beberapa perusahaan Farhan yang lain.
"Baik Pi" ucap Raka.
Aditya menatap adiknya itu dengan tatapan kerinduan. ia belum sempat berbicara bersama Raka karena ia baru saja datang bersama istri dan besannya yaitu keluarga besar Ayunda.
"Kalian semua menginap disini dan EO sudah menyiapkan semuanya untuk resepsi Ayunda dan Guna. Besok kita pergi bersama-sama ke hotel" ucap Farhan membuat mereka semua tersenyum.
Ayunda memeluk lengan Guna sambil terseyum senang. "Terimakasih!" bisik Ayunda membuat Guna terkekeh.
"Sampai bosan Mas hari ini dengar ucapan terimakasih dari kamu sayang" Guna menatap Ayunda dengan tatapan penuh cinta.