CEO-Ku, Suamiku

CEO-Ku, Suamiku
Teka-teki


Suasana makan malam keluarga sangat meriah, Gemal yang baru saja sampai membuat bebedapa lelucuan bersama Adinda hingga membuat suasana semakin meriah. Kakek Farhan juga ikut memberikan beberapa teka-teki dan siapa yang berhasil menjawabnya akan diberikan hadia. Semua keluarga Candrama hadir bersama pasangannya, termasuk Ratna dan Bagas yang ikut karena ajakan Elin. Elin dan Ratna selalu menjadi sahabat karib sejak dulu membuat Adinda dan Ayunda kagum.


Adinda makan dengan lahap karena Raka menyuapkan makanan miliknya dan mungkin karena keinginan sang baby yang ada didalam perut, Adinda tampak tidak terlihat mual. Raka yang selalu berpikir ilmiah sekarang percaya jika ternyata andilnya sebagai seorang Ayah sangat besar untuk kesehatan bayi dan ibunya. Buktinya Adinda semakin terilihat ceria jika ia memperhatikan kebutuhan Adinda dan juga Adinda pagi tadi mualnya berkurang jika ia memeluk Adinda dengan dan mengelus punggung istrinya itu.


"Kakek ada teka-teki untuk kalian semua, yang menang hadianya uang satu juta gimana?" tanya Farhan.


Gemal tersenyum dan kemudian ia sengaja ingin menggoda Farhan "Sejuta kecil banget Kek untuk seorang Farhan Candrama apalagi hadianya untuk anak dan cucu ckckckc... kalau harta jangan disimpan Kek. Apa jangan-jangan Kakekk punya anak diluar selain Papi dan Om Raka?" goda Gemal.


Guna tersenyum sinis karena hanya Gemal yang mampu berbicara seperti itu kepada Kakeknya. Gemal adiknya itu adalah orang yang tidak kenal takut bahkan dirinya saja akan sangat sulit untuk menasehati Gemal. Apalagi menyangkut urusan rumah tangga Gemal dan juga pekerjaan Gemal.


"Dasar bocah edan" teriak Farhan membuat Adinda yang biasanya tertawa sekarang tampak diam membuat Farhan melototkan matanya dan tiba-tuba ia mengubah raut wajah kesalnya.


"Yang edan itu Gemal, bukan Dinda!" ucap Farhan membuat Adinda menganggukkan kepalanya dan semuanya tertawa.


"Hahaha... " Suasana menjadi kembali menjadi riang.


"Oke, begini saja siapa yang berhasil jawab teka-teki Kakek hadianya mobil yang tahun kemarin Kakek beli bagaimana?" tanya Farhan.


"Yakin mau dikasih sama kita?" tanya Gemal karena Farhan merupakan salah satu kolektor mobil dan ia selalu merawat mobil-mobil kesayangannya.


"Iya Gemal," kesal Farhan. "Kamu ini beda sekali sama Aditya, Raka dan Guna. Elin kamu ngidam apa kok punya anak nakal sekali kayak gini. Sejak kecil sampai besar selalu saja menyela omongan Papi," kesal Farhan membuat Elin menahan tawanya.


"Maaf ya Pi, dulu Elin hamil hahaha... kan Elin jadi pengen ketawa terus kalau ingat" ucap Elin mengingat ia yang dulu saat hamil benci sekali jika melihat Farhan. "Elin dulu nggak suka ngeliat wajah Papi. Papi terlihat dangat menyebalkan dimata Elin. Sampai-sampai kalau Mas Adit ngajakin nginap di rumah Papi, Elin nggak mau" ucap Elin membuat Farhan menghela napasnya. Hubunganya dulu dengan menantunya ini memang sangat buruk.


"Jadi nggak teka-tekinya?" tanya Gemal.


"Jadi dong" ucap Farhan.


"Ayo mulai Pi, Dinda udah nggak sabar pengen menang" ucap Adinda.


"Pasti Gemal yang menang" ucap Gemal tak mau mengalah.


"Guna yang menang" ucap Guna sengaja ingin membuat Gemal dan Adinda kesal.


"Pasti Om juga akan menang" ucap Raka membuat mereka semua tertawa.


"Kalau begitu Papi juga ikutan" ucap Adit tidak mau kalah.


Ayunda menunjuk tangannya membuat Farhan tersenyum. "Apa jawabanya Ayu?" tanya Farhan.


"Bebek yang matanya juling Kek" ucap Ayunda membuat mereka semua tertawa terbahak-bahak.


"Hahaha."


"Salah" ucap Farhan.


"Gemal Kek" teriak Gemal.


"Apa jawabanya Gem?" tanya Farhan."


"Bebeknya stres Kek" ucap Gemal membuat mereka tertawa.


Adinda tersenyum dan ia berbisik ditinga Raka. "Dinda tahu kak jawabanya" bisik Dinda.


Raka mengangkat tangan Adind membuat Farhan tersenyum "Apa jawabanya Dinda?" tanya Farhan.


"Bebek dikunci stangnya" ucap Adinda membuat Farhan bertepuk tangan dan semua mata menatap ke arah Adinda.


"Memang itu jawabanya Kek?" tanya Gemal.


"Iya, Adinda benar" ucap Farhan.


"Apa? jadi itu jawabanya?" tanya Gemal kesal.


"Kek masa itu jawabanya, " kesal Ayunda.


"Motor bebek kan memanh gitu kalau dikunci stangbya didoring oasti jalannya ke kiri" ucap Adinda tersenyum senang dan Raka mengacak-acak rambut istrinya iti karena gemas.


"Teka-tekinya nggak keren banget sih Kek," protes Gemal.


"Keputusan Kakek tidak bisa diganggu gugat Adinda pemenangnya" ucap Farhan membuat mereka semua menatap tak percaya jika jawaban dari Dinda adalah jawaban yang benar.


tbc...