CEO-Ku, Suamiku

CEO-Ku, Suamiku
Nggak tahu malu


Andrea Queen memperhatikan penampilan Ayunda dan ia menyunggingkan senyumannya saat mengetahui jika seorang Ayunda ternyata tak secantik Vivian mantan tunangan Guna. Vivian adalah saingan terberatnya dari segi penampilan dan juga kepinbtarannya. Mudah baginya jika hanya bersaing dengan sosok Ayunda yang hanya memiliki kecantikan sederhana.


Ayunda mendekati Guna sambil tersenyum. "Perkenalkan dia istri saya Ayunda," ucap Guna memperkenalkan istrinya.


"Ayunda," ucap Ayunda mengulurkan tangannya kepada mereka sambil tersenyum ramah. Ayunda menjabat kedua orang laki-laki itu dan kemudian ia menjabat tangan Andrea.


"Andrea Queen," ucapnya dengan nada tinggi yang terlihat angkuh.


Ayunda melepaskan jabatan tangannya dan ia melangkahkan kakinya duduk disofa tepat berada disamping Guna.


"Istri saya sudah datang, ayo kita makan siang bersama!" ajak Guna membuat mereka semua berdirin. Adinda bisa melihar tatapan kesal dari wajah Andrea yang saat ini terlihat menunujukkan senyumannya kepasa Ayunda.


Nggak tahi diri banget, beraninya merayu suamiku didepanku.


Guna memegang tangannya dan menutinya agar melangkahkan kakinya bersama keluar dari ruangannya. Mereka masuk kedalam lift, Andrea sengaja mendekati Guna dengan berdiri disamping Guna. "Mas Guna udah lama ya kita nggak makan siang kayak gini," ucap Andrea.


Guna menaikan alisnya, ia kemudian memilih diam dan sengaja tidak menanggapi ucapan Andrea membuat Ayunda tersenyum. Ting pintu lift terbuka dan mereka segera krluar dari dalam lift dan menuju mobil yang telah siap berada didepan pintu masuk Candrama grup. Guna segera masuk sambil membantu istrinya dan tanpa mereka duga, Andrea ikut masuk kedalam mobil yang saat ini sedang ditumpangi Guna dan Ayunda.


"Mobilmu ada dibelakang Andrea, sebaikanya kau pergi dengan mobilmu!" ucap Guna.


"Saya hanya ingin berbincang bersama Mas Guna," ucap Andrea mencoba menantang Ayunda.


"Terserah Mbak, silahkan saja kalau mau disini bersama kita!" ucap Ayunda.


Nggak tahu malu banget sih... Jelas-jelas Mas Guna nggak tertarik sama tapi tetap aja dianya yang sengaja ingin dekat-dekat dengan Mas Guna. Pelakor zaman sekarang kayaknya nggak kenal takut. Jadi walaupun kita percaya sama suami kita jika dia tidak macam-macam, tapi tetap saja kita harus waspada.


"Mas perut Ayu gatal," ucap Ayunda sengaja ingin menunjukkan betapa perhatiannya Guna padanya. Guna meletakan tanganya diatas perut Ayunda dan ia menggaruk perut Ayunda dengan pelan.


Ayunda tersenyum sinis saat melihat wajah Andrea lagi-lagi terlihat kesal padanya. Ayunda memeluk lengan Guna membuat Andrea bertambah kesal. Dalam perjalanan menuju Restauran Ayunda bahkan selalu menunjukkan kemesraannya bersama Guna. Mereka sampai di Restauran dan Ayunda tersenyum melihat para karyawan lainnya ternyata telah berada disini. Guna memang sangat baik kepada para karyawanya.


Ayunda turun dari mobil bersama Guna dan juga Andrea. Kecantikan Andrea memang membuat beberapa kaum adam terlihat tersenyum padanya dan menunjukkan rasa ketertarikannya kepada sosok Andrea. Ayunda memutar bola matanya karena Andrea ternyata adalah sosok yang pintar bersandiwara. Itu terlihat saat senyum ramahnya itu ternyata palsu.


"Ayo duduk disana!" ucap Guna mengajak Ayunda duduk dikursi bersamanya. "Kalau kamu tidak suka kita disini, kita bisa makan ditempat lain dan hanya berdua saja!" ucap Guna.


"Tidak Mas kita makan disini saja. Hari ini kita kan merayakan iklan untuk produk baru. Lagian kalau kita pergi kasihan sama karyawan Mas Guna," ucap Ayunda tersenyum.