CEO-Ku, Suamiku

CEO-Ku, Suamiku
Air terjun


Saat ini mereka memasuki kawasan hutan melalui jalan setapak yang telah dibuat khusus untuk menuju ke air terjun. Ada beberapa pengunjung lainnya yang datang kemari dengan berjalan kaki tapi melewati jalan khusus pejalan kaki.


"Ini jalan pasti kamu yang bangun ya Jun?" tanya Guna melirik Arjuna yang saat ini berada disampingnya sambil menunggai kudanya.


"Iya Kak, soalnya akses jalanya susah jadi memang mesti dibuatkan jalan. Sekalian membantu penduduk sekitar mendapatkan pendapatan" ucap Arjun.


"Ide yang bagus, Jun" puji Guna


Mereka sampai di wisata air terjun dan dua orang laki-laki parubaya menyambut kedatangan mereka. Guna membantu Ayunda turun dan ia kemudian juga ikut turun. "Selamat datang Den Guna dan istri" ucapnya seolah telah mengenal Guna sejak lama.


"Terimakasih Pak" ucap Guna sopan membuat mereka tersenyum.


"Pak Ujang ini teman kecilnya Mami Elin kak" jelas Arjuna membuat Guna dan Ayunda segera mencium punggung tangan Pak Ujang.


"Jangan begini Den, Non!" tolak Pak Ujang.


"Pak Ujang teman Mami jadi Pak Ujang juga orang tua saya Pak!" ucap Guna membuat Pak Ujang tersenyum bahagia.


"Ayo Den silahkan masuk kudanya biar bapak yang jagain!" ucapnya membuat Guna tersenyum ramah dan menganggukkan kepalanya.


"Ayo Kala, Gia jangan berantem terus!" teriak Arjun karena melihat tingkah Kalandra yang jahil dan sengaja membuat Gia kesal.


Gia mempercepat langkahnya agar bisa berjalan sejajar dengan Arjun sedangkan Kalandra mengikuti mereka dari belakang. "Mbak ngeselin banget temannya Kak Arjun, udah numpang kudanya Dila belagu banget, nggak sadar diri dia" kesal Gia.


"Ngeselin? nanti kamu suka" goda Ayunda.


"Nggak Mbak, soalnya Gia udah ada yang Gia suka" ucap Gia membuat Guna mengacak-acak rambut Gia.


Mereka menuruni jalan setapak membuat Guna memegangi Ayunda agar tidak terjatuh dan setiap kali Ayunda terlihat susah menuruni bebatuan, Guna selalu mengangkat tubuh Ayunda membuat Ayunda malu karena Gia saja begitu mudah melewati jalan menurun yang berbatu.


"Nggak usah malu Mbak, Gia itu terbiasa melewati jalan seperri ini, tiap pulang pasti dia mandi disini minimal seminggu sekali" jelas Arjun.


"Iya Mbak soalnya kata orang-orang kalau sering cuci muka disini aura kecantikan kita akan terpancar" ucap Gia sambil menggerakan kedua tangannya memuji kecantikannya membuat gesturnya terlihat sangat lucu.


"Tapi wajah kamu biasa-biasa aja tidak cantik sama sekali, cantik Ayu dari pada kamu!" ucap Kalandra membuat Gia dan Guna kesal.


Ayunda memegang tangan Guna mencoba menenangkan suaminya itu "Nggak usah marah Mas Ayukan memang cantik, istrinya Guna sih..." ucap Ayunda membuat Guna tersenyum.


Kalandra udah tahu suamiku cemburu parah. Pakek bilang aku cantik lagi...


Mereka melangkahkan kakinya sambil mendengar keributan Kalandra dan Gia disepanjang jalan. Air terjun mulai terlihat membuat Ayunda menatap air terjun itu dengan takjub.


"Ya ampun Mas bagus banget... " Ayunda menghitung pancuran air terjun yang memiliki beberapa tingkatan. Sedangkan Guna memeluk Ayunda dari belakang dan menempelkan dagunya ke bahu istrinya itu.


"Suka?" tanya Guna.


"Suka banget Mas" ucap Ayunda. "Mas airnya pasti dingin banget, Ayu pengen main air tapi nggak bawa baju".


"Tenang aja Mbak, Gia bawa ini!" ucap Gia menunjuk tas yang ada dipungggung Arjuna.


"Mas, sudah mempersiapkan semuanya sayang!" ucap Guna membuat Ayunda membalikan tubuhnya dan memeluk Guna dengan erat membuat mereka bertiga iri melihat kemesraan Guna dan Ayunda.


"Lo beneran udah rela mantan gebetan waktu SMA dilepas begitu saja?" tanya Arjun.


"Ayunya udah cinta mati sama suaminya lagian saya belum sampai tahap cinta banget sama dia, hanya kagum" ucap Kalandra.


"Makanya jadi orang jangan sok ganteng" ucap Gia.


"Kayak udah punya pacar aja" ejek Kalandra.


"Gia punya kok, lebih ganteng dari kamu!" ucap Gia membuat Arjuna terkekeh.


"Mas Guna, Ayu laper kita makan dulu yuk terus baru main air!" ucap Ayunda.


"Asyik kita makan-makan" teriak Gia membuat beberapa pengunjung lainnya melihat kearah mereka.


"Norak banget ya Jun adik kamu!" ucap Kalandra.


"Hahaha...dia lucu kali Kal" ucap Arjun.


Mereka semua duduk dibebatuan yang berada didekat air terjun. Ayunda dan Gia membagi bekal mereka. Ayunda tersenyum penuh arti saat melihat suaminya itu mengunyah makanannya sambil menatap air terjun dihadapan mereka. "Mas lain kali kita kesini ajak Dinda, Vian dan Mbak Karin!" ucap Ayunda.


"Iya sayang" ucap Guna.


Setelah selesai makan, Guna mengumpulkan kertas pembungkus makanan mereka dan meletakanya kedalam sebuah kantung kresek dan meletakanya di tempat sampah yang telah tersedia. Guna melihat istrinya meminta Gia memotretnya. Ia segera mendekati Ayunda dan memeluk Ayunda membuat Ayunda tersenyum menatap wajah Guna klik... Gia berhasil mendapatkan foto romantis Ayunda dan Guna.


Arjun menarik tangan Guna hingga keduanya tercebur kedalam air membuat keduanya tertawa terebahak-bahak. Kalandra terlihat sedang menatap kesekelilingnya mereka membuat Guna dan Arjun saling bertatapan dan menyusun rencana. keduanya melangkahkan kakinya dengan cepat dan tiba-tiba memegang lengan Kalandra lalu menariknya. Guna dan Arjun berhasil membuat baju Kalandra basah membuat Kalandra kesal.


"Awas kalian!" teriak Kalandra membuat Ayunda dan Gia tertawa melihat Kalandra mengejar Guna dan Arjun.


"Hahaha... kayak anak kecil mereka Mbak" ucap Gia.


"Iya Gi lucu banget hahaha" tawa Ayunda.


Tanpa mereka sadari Guna dan Kalandra mendekati Gia dan Ayunda. Kalandra merebut kamera Gia dan memberikannya kepada Arjun. Ia menggendong Gia membuat Gia berteriak kencang. "Lepasin gue... Kalandra!" teriak Gia dan Kalandra menceburkan Gia kedalam air tepat dibawah air terjun.


"Awas kau Kalandra!" teriak Gia.


Sementara itu Guna menggendong Ayunda sambil memutarkan tubuhnya membuat Ayunda tertawa senang. Ayunda mengalungkan tangannya keleher Guna. Guna melangkahkan kakinya dengan pelan masuk kedalam air bersama Ayunda yang masih didalam gendongannya. perlahan-lahan tubuh keduanya basah membuat keduanya tersenyum senang.


"Dingin Mas" ucap Ayunda.


"Mandi air segar kayak gini lebih sehat yu" ucap Guna.


"Iya apalagi kalau mandinya sama Masku ini" ucap Ayunda membuat Guna tersenyum dan mengecup pipi Ayunda.


tbc...


makasi udah vote 🙏🙏🙏