
Semua karyawan di Candrama grup hebo karena mendapatkan undangan resepsi perinikahan Ayunda dan Guna. Apalagi yang mereka ketahui jika Vivian yang merupakan tunangan Guna, tapi yang menikah dengan Guna adalah Ayunda. Gosip pun tersebar dan banyak yang mengatakan jika Ayunda telah hamil dan berhasil menjebak Gunadarma Fernan Candrama untuk menikahianya. Beberapa wanita bahkan merasa kasihan dengan Dilara, apalagi Dilara sudah beberapa hari yang lalu tidak masuk ke kantor.
Guna memegang tangan Ayunda dan mengajak Ayunda masuk kedalam lift. Guna menyerahkan persiapan acara resepsi pernikahannya kepada Adinda dan juga EO yang telah ia sewa. Ia tidak Ingin istrinya kelelahan jika harus mengurus semua persiapan. Apalagi resepsi ini memang hanya memiliki beberapa hari untuk persiapannya. Resepsi kilat itu yang diucapkan Guna pada Ayunda. Walaupun kilat, tapi Guna akan membuktikan jika resepsi pernikahan mereka akan membuat istrinya bahagia.
Ting, lift terbuka dan keduanya segera keluar dari dalam lift menuju lobi kantor. Kali ini semua mata kembali menatap kearah Ayunda dan Guna. Ketika mereka melangkahkan kakinya, Guna dan Ayunda mendengar jika mereka sedang di gosipkan.
"Kalian tahu nggak gue, jijik banget tahu lihat tampang Ayunda istri pak Guna itu. pernikahan mereka aja tertutup kabarnya sih, Ayunda itu ngerayu Pak Guna hingga hamil. padahal Pak Guna kan tunangan Ibu Vivian," ucap salah satu dari mereka.
"Iya gue juga jijik ngelihat tampang polosnya nggak nyangka bengetkan. Ngerayu bos biar kecipratan kaya, kasihan ibu Vivian tersakiti gitu. pada hal kan Ibu Vivian lebih cantik kaya," ucap resepsionis yang saunya lagi.
"Udah gosip aja kalian ini!" ucap resepsionis yang berada ditengah.
Ucapan mereka membuat Ayunda merasa tidak nyaman. Guna menghela napasnya, ia mendekati ketiga resepsionis yang sepertinya sedang sibuk membicarakan gosip mengenai dirinya dan istrinya.
Ayunda menatap Guna dengan tatapan terkejut saat Guna mendekati ketiga resepsionis itu "Gosip apa yang membuat kalian tertarik untuk dibahas di jam sibuk begini?" tanya Guna ketiganya menundukan kepalanya. "Saya membayar kalian untuk bekerja di perusahaan, bukan untuk bergosip mengenai pernikahan saya dan kehidupan saya!" ucap Guna karena seperti yang ia bisa duga kalau resepsi pernikahaannya akan membuat gosip yang sepertinya tidak enak di dengar terutama untuk istrinya. ia berusaha melindungi perasaan istrinya saat ini.
"Maaf pak," ucap salah satu dari mereka.
"Ini Pak, maaf sebelumnya kami hanya mendengar jika ibu Ayunda sudah hamil duluan sebelum menikah dengan anda dan... " ucapnya terpotong karena takut Guna akan marah dan akhirnya memecat mereka.
"Dan apa? saya tidak akan memecat kalian jika kalian bicara jujur dan saya juga ingin meminta bantuan kalian sebagai para penggosip di perusahaan ini!" ucap Guna membuat ketiganya menelan ludahnya.
"Ibu Ayunda merebut Pak Guna dari Ibu Vivian" ucapnya. sebenarnya mereka tidak mengatakan semuanya karena jelas-jelas mereka mengatakan jijik melihat Ayunda yang tega merebut tunangan orang lain terlebih lagi atasan mereka yang kaya raya dan tampan.
"Sepertinya saya harus mengkonfirmasi semua gosip mengenai istri saya. yang pertama saya tidak pernah bertunangan kepada siapapun sebelumnya. Vivian adalah cucu angkat Kakek saya dan sekarang ia adalah istri dari Gemal Candrma adik saya. yang kedua istri saya Ayunda memang sudah hamil tapi kami menikah sudah beberapa bulan yang lalu. Karena kesibukan saya, saya menunda resepsi pernikahaan kami," jelas Guna membuat ketiganya terkejut.
"Mas Guna udah... " pinta Ayunda namun Guna hanya mengelus kepala istrinya itu dengan lembut lalu kembali menatap ketiga resepsionis itu.
"Tugas kalian sekarang adalah sebarkan apa yang saya katakan tadi dan bersihkan nama istri saya. Saya tahu gosip ini bukan kalian yang mulai tapi karena istri saya mendengarnya jadi kalian harus membersihkan nama istri saya sekarang juga!" ucap Guna membuat ketiganya mengangguk dan mengambil ponselnya membuat Ayunda tersenyum.
"Makasi Mas," bisik Ayunda membuat Guna tersenyum karena ekspresi sendu yang ditunjukan istrinya tadi berubah menjadi senyuman.
tbc...