
Suasana hangat membuat semua keluarga merasa akrab. Apalagi Farhan Candrama terlihat sangat royal dan kembali memberikan teka-teki untuk semua anak dan cucunya. "Kek, nggak adil teka-tekinya hanya satu, kita-kita juga mau dong dapat hadia" ucap Gemal membuat Elin, Adit, Guna dan Ayunda menganggukkan kepalanya menyetujui ucapan Gemal.
"Oke satu lagi teka-tekinya hadianya ponsel terbaru gimana? yang menang nggak boleh ikut lagi!" ucap Farhan.
"Oke, Pi" ucap Adinda. Ia kemudian berbisik ditelinga Raka. "Nanti kalau Dinda tahu jawabanya Dinda kasih tahu Kakak!" bisik Adinda. Ia tidak bisa ikut menebak teka-teki lagi, tapi suaminya kan bukan pemenang tentu saja Raka masih bisa ikut menebak teka-teki itu.
"Oke siap-siap ya dan dengarkan teka-tekinya. Buah apa yang dulu dipakai perang?" tanya Farhan.
Ayunda menghela napasnya "Pasti banyak Kek, soalnya prajurit kan lapar gitu. Di hutan ada duku mungkin, ada apel, ada anggur dan ada pisang" ucap Ayunda membuat Gemal terkekeh.
"Hehehe... Mbak Ayu kira perangnya di hutan saja?" ucap Gemal.
"Kebanyakn di Film kan gitu Gem, perangnya di hutan" ucap Adinda.
Adinda membisikan sesuatu ketelinga Raka membuat Gemal dan Guna waspada. Tiba-tiba Elin segera menunjukkan tangannya membuat tatapan mereka beralih kearah Elin.
"Apa jawabanya Elin?" tanya Farhan.
"Buah tangan kali ya Pi," ucap Elin membuat Farhan tertawa.
"Hahaha...salah," ucap Farhan membuat Elin menyebikan bibirnya dan memeluk manja lengan Aditya suaminya.
"Gemal Kek mau jawab" ucap Gemal.
"Apa jawabanya Gem?" tanya Farhan.
"Buah bibir" ucap Gemal membuat Vivian terbatuk mendengar ucapan suaminya.
"Hahahaha... lo kira oleh-oleh. Kak Elin sama Gemal ada-ada aja" tawa Adinda.
"Kakanda kasih tahu dong jawabanya!" pinta Adinda.
Raka tersenyum membuat mereka semua waspada dengan pasangan suami istri yang saat ini menunjukkan senyum manisnya. "Jambu runcing" ucap Raka membuat Farhan tertawa.
"Hahaha... kalian berdua hari ini sangat beruntung karena jawabanya benar," ucap Farhan membuat mereka semua melototkan matanya menatap Farhan kecuali Raka Adinda yang tersenyum penuh kemenangan.
"Jadi itu jawabanya?" tanya Guna.
"Iya jawabanya benar Hahaha... " ucap Farhan.
"Nggak Adil Kek, masa suami istri yang menang" kesal Gemal.
"Nggak pemarah? yakin? kemarin aja nangis kan karena dicuekin," ucap Gemal.
"Gemm..." tegur Raka membuat Gemal mengkerucutkan bibirnya.
"Udah...pemenangnya adalah Dinda dan Raka," ucap Farhan.
"Yey," Adinda bersorak dan hampir terjatuh dari kursinya jika Raka tidak merangkul pinggangnya.
"Dinda kamu lagi hamil jangan membahayakan diri kamu!" ucap Raka.
"Iya Kanda, Kakanda sayang hpnya buat Adinda ya!" ucap Adinda membuat Raka menganggukkan kepalanya.
"Jadi ingat deh masalah ponsel, ada seorang perempuan yang maunya dibayar demi membeli ponsel buat deketin Omnya kakak iparnya," ucap Ayunda membuat mereka semuanya tertawa.
"Iya dan ternyata si Om lebih tampan dari pada keponakannya," ucap Adinda membuat Ayunda menyebikkan bibirnya.
"Jauh banget tampan suamiku" ucap Ayunda membuat Elin tersenyum.
"Kalau menurut Vian siapa yang paling tampan?" tanya Elin kepada istri dari putra bungsunya.
Mereka semua menatap kearah Vivian dan menunggu ucapan Vivian. Vivian kemudian menujuk Farhan membuat mereka semua tertawa. "Hahaha..."
"Berarti Kakek lebih tampan dari suamimu Vian?" ucap Farhan.
"Iya," ucap Vivian membuat Gemal membuka mulutnya dan tidak terima dengan ucapan Vivian membuat mereka semua kembali tertawa.
Raka tiba-tiba berdiri "Setelah makan kita berkumpul diruang keluarga karena saya, Gemal dan Guna akan memberikan pertunjukan kepada keluarga kita semua," ucap Raka membuat Gemal dan Guna melototkan matanya karena rencana mereka bukan seperti ini.
**Makasi semuanya Ceoku bisa mendapatkan juara satu 🙏🙏🙏🙏
Mungkin masih banyak kekurangan dalam cara menulisku karena aku juga masih perlu banyak belajar. Masalah typo dan tanda baca akan aku perbaiki secara bertahap. Sekali lagi terimakasih semuanya.
Ceoku akan ada beberapa bab lagi dan kemudian menuju end. Mungkin kalian sudah bosan membaca novelku ini karena panjang banget hehehe... karena aku langsung menulis dua pasang tokoh pemeran utama dinovel ini. Tetap dukung aku ya teman-teman dengan vote dan likenya.
Baca juga novelku yang lainnya :
Karina dan Alfa
Mr. Arogan suamiku (Gemal dan Vivian)