CEO-Ku, Suamiku

CEO-Ku, Suamiku
Acara keluarga Candrama


Adinda terkejut saat melihat Ayunda dan Karina membawa sebuah kotak berisi gaun bewarna navy. "Apa ini?" tanya Adinda.


"Untuk kamu!" ucap Ayunda.


Melihat wajah Adinda dan penampilan Adinda yang mirip kunti membuat Karinda dan Ayunda tertawa terbahak-bahak. "Jadi tadi nyambut suami dengan penampilan begini Dinda? wah... wah...kamu memang luar biasa dek!" ucap Ayunda.


"Dinda kamu sengaja ngerjain suami kamu?" tanya Karina membuat Adinda kesal melihat Karina dan Ayunda.


"Mana ada Dinda sengaja Mbak, Dinda lupa bersihin makeup tahu-tahu bangun tidur udah begini," ucap Adinda.


"Kamu sih kebanyakkan nangis tadi, pura-pura sedih, padahal seneng banget jadi istri orang kaya..." ucap Ayunda membuat Adinda kesal.


"Itu bonus Mbak, biar kata si Om kesayangan Dinda itu kagak punya uang, Dinda masih sayang apa lagi wajahnya yang tampan mirip Hyun Bin pengen Dinda peluk sampai pagi!" ucap Adinda membuat Ayunda memutar bola matanya.


"Mbak nggak yakin kamu itu berani ngomong gini ke Om Raka, Ayo mandi atau mau kita panggilin Om Raka buat mandiin kamu!" goda Ayunda membuat Adinda semakin kesal.


"Jangan gila ya Mbak!" teriak Adinda.


"Bunda..." ucap Felisa tiba-tiba masuk kedalam kamar namun ketika melihat wajah Adinda, Felisa menundukkan kepalanya dan tidak berani menatap Adinda.


"Anak kamu aja takut ngeliatin kamu apa lagi suami kamu, Nyium kunti kayak kamu Din... ngenes banget ya Om Raka dihari pertama jadi suami, buka pintu kamar eh... ketemu kunti!" ejek Ayunda.


"Mama mandi dulu ya nak!" ucap Adinda sambil menatap Ayunda dengan sinis. Ia kemudian ia segera masuk kedalam kamar mandi.


Setelah mandi Adinda melihat kamarnya saat ini tiba-tiba menjadi ramai. Koper miliknyapun saat ini sedang disusun Ayunda dan Karina. "Loh kenapa dimasukin ke dalam koper pakaian Dinda? jadi Dinda langsung mau diusir nih? tanya Adinda membuat Ayunda menghela napasnya.


"Besok pagi mau langsung bulan madu kalian. Om Raka nggak bilang sama kamu?" tanya Ayunda.


"Belum" ucap Adinda.


"Sana makeup dulu dan pakai gaunnya!" ucap Ayunda.


Tanpa banyak bertanya Adinda segera memakai gaunnya dan mempersilahkan penata rias untuk mempercantik dirinya. Setelah itu giliran Ayunda yang juga memakai gaun dengan warna yang sama dengan Adinda tapi memiliki model yang berbeda.


"Ini mau ada cara lagi ya Mbak?" tanya Adinda kepada Karina.


"Iya, acara keluarga Din" jelas Karina.


"Gaun ini kayaknya mahal banget" ucap Adinda melihat detail gaun mewah yang ia dan Ayunda kenakan.


"Baguskan? gaun ini yang milih Mbak Karina!" jelas Ayunda.


"Bagus banget" ucap Adinda.


Pukul tujuh semua keluarga telah siap, Adinda menggandeng tangan Felisa dan ia tersenyum karena ternyata Felisa juga memakan gaun yang sama seperti dirinya. Raka dan Guna juga telihat tampan apalagi Ghavin membuat semua orang kagum dengan ketampanannya. semua keluarga perempuan Candrama termasuk Vivian juga mengenakan gaun yang sama seperti Adinda dan Ayunda.


"Ayo kita pergi!" ucap Guna.


Adinda menatap ruangan mewah ini dengan takjub. Hanya dua kali dalam hidupnya ia datang ke pesta yang diselenggarakan dihotel mewah seperti ini. Yang pertama saat pernikahan Ayunda dan yang kedua hari ini.


"Kak ngapain pesta lagi, pesta di rumah udah lebih cukup bagi Dinda!" bisik Adinda membuat Raka menaikan satu alisnya.


"Pesta ini Kakek yang minta, dia mau memperkenalkan semua keluarganya kepada kerabat keluarga dan juga seluruh kolega bisnisnya" jelas Raka.


Mereka semua menuju meja yang telah disiapkan, semua mata tertuju pada mereka. Gaun keluarga bewarna navy dipakai semua anggota keluarga perempuan Candrama. Adinda, Ayunda, Vivian, Elin dan Felisa. Haru tentu saja Adinda merasa haru apalagi Felisa saat ini berada disamping Farhan dan memegang tangan Farhan sejak tadi.


"Dinda nggak menyangka jika Papi menerima Felisa sebagai anggota keluarga Candrama" ucap Adinda.


Raka tersenyum "Papi berubah dan itu semua karena kamu dan Ayunda!" bisik Raka.


Farhan naik ke podium bersama Felisa, Guna dan Ayunda yang saat ini sedang menggendong Ghavin. wajah Farhan saat ini terlihat sangat bahagia, menatap semua tamu. Adinda menatap Ayunda yang saat ini terlihat ingin menangis sambil menggendong Ghavin. Adinda tahu jika dulu masalah yang dihadapin Ayunda dengan Farhan mungkin saat inu membuat Ayunda sangat haru.


Ayunda pernah begitu sangat sedih saat Farhan berdiri diatas podium membicarakan tentang Guna dan Vivian. Ayunda pernah merasa sangat kecil dan iri saat itu dengan Vivian. Namun buah dari kesabarannya membuatnya akhirnya benar-benar diterima oleh Farhan dan sekarang bahkan Farhan sangat menyayanginya sebagai cucu menantu. Hampir setiap hari Farhan menghubunginya hanya untuk menanyakan bagaimana kabarnya dan Ghavin cicitnya.


"Selamat malam semuanya, hari ini saya sangat bahagia karena putra bungsu saya akhirnya menikah dengan wanita yang dia cintai dan juga kelahiran cicit laki-laki pertama saya dari cucu saya Gunadarma dan Ayunda. Cicit laki-laki saya ini bernama Ghavin dan disamping saya ini cucu perempuan saya bernama Felisa. Felisa...bilang apa kabar sama semuanya!" pinta Farhan.


"Apa kabar semuanya?" ucap Felisa dengan suaranya menggemaskan membuat semuanya tersenyum melihatnya.


"Gemal juga sudah menikah dengan Vivian dan sekaligus saya ingin mengkonfirmasi mengenai gosip yang mengatakan tentang Ayunda yang merebut Guna dari Vivian tidaklah benar. Sebenarnya sudah dijelaskan Guna di media tapi sepertinya awak media masih belum puas," ucap Farhan.


Ayunda meneteskan air matanya mengingat netizen sering mengatakan hal buruk tentang dirinya. "Suami Vivian mungkin memang tidak seterkenal Guna dan Raka. Gemal, Vivian kemari!" panggil Farhan membuat Gemal dan Vivian melangkahkan kakinya menaiki podium.


"Gemal ini bukan pengusaha dia sama seperti Papanya, putra sulungku yang memilih menjadi dokter dibandingkan menjadi pengusaha," jelas Farhan. "Terimakasih atas kehadiran para Bapak, Ibu dan semua kolega bisnis dari Candrama grup yang telah menyempatkan hadir pada acara syukuran kelahiran Ghavin Candrama dan syukuran pernikahan Raka dan Adinda. Nikmati makanan yang telah kami sediakan berserta hiburan yang telah kami siapkan! Akan ada beberapa artis yang akan menghibur kita hari ini!" ucap Farhan membuat semua yang hadir bertepuk tangan.


Raka menarik tangan Adinda dan menunjuk pelaminan yang ada di sebelah kanan mereka, membuat Adinda tertawa. "Jadi mesti salaman lagi sama tamu?" tanya Adinda.


"Nggak usah, mau kabur?" tanya Raka membuat Adinda memutar bola matanya.


"Papi bakal marah Om kusayang!" ucap Adinda.


"Nggak akan!" ucap Raka.


"Nggak mau, Dinda nggak mau ngebuat Papi sedih!" ucap Adinda Membuat Raka menaikan alisnya.


"Sejak kapan kamu jadi baik hati begini?" tanya Raka.


Adinda tersenyum manis "Sejak dulu masa nggak tahu sih?".


"Jangan coba menggoda saya Dinda!" ucap Raka karena Adinda menunjukan senyum manisnya yang teramat manis bagi Raka.


Alfa mendekati Raka. "Semua sudah siap!" ucap Alfa membuat Adinda menatap Raka dan Alfa dengan tatapan penasaran.


Apa yang mereka rencanakan?