
Kandungan Ayunda sudah masuk usia sembilan bulan dan hari ini Ayunda akan menjalani operasi caesar. Operasi ini akan dilakukan oleh Gemal dan timnya. Ayunda berhasil menyingkirkan Andrea dan membuat Andrea akhirnya berhenti mengganggu suaminya. Apalagi ternyata Guna telah mengatakan kepada karyawanya, jika kontrak ini yang terakhir perusahaannya memakai Andrea sebagai model iklan mereka. Dua kontrak kosemetik milik perusahaan Candrama grup tidak diperpanjang oleh Guna membuat Andrea Queen murka namun ia tidak bisa berbuat apapun.
Guna memegang tangan Ayunda dan tersenyum melihat istrinya itu terlihat lebih tenang menghadapi kelahiran anak kedua mereka. "Mas Doain Ayu ya Mas!" ucap Ayunda membuat Guna menganggukkan kepalanya.
"Tentu saja sayang," ucap Guna.
Guna terlihat khawatir namun ia tidak menunjukkan raut wajah kahwatirnya kepada Ayunda. Guna bahkan selalu berbincang kepada Gemal sejak seminggu yang lalu mengenai kondisi Ayunda dan resiko yang akan dihadapi Ayunda. Guna meminta Gemal untuk bisa menyelamatkan Ayunda dan bayi mereka.
"Mas, cemas ya?" goda Ayunda. Guna menghela napasnya karena percuma saja ja menyembunyikan perasaannya saat ini.
"Enggak....hmmm iya," ucap Guna membuat Ayunda tersenyum.
Ayunda mengelus dagu Guna "Ya Ampun baby besarku yang tampan ini ngegemasin banget!" ucap Ayunda membuat Elin dan Ratna tersenyum.
Mama dan Mami mertua Ayunda sengaja datang untuk menunggu Ayunda yang akan segera dioperasi. Adinda yang khawatir diminta untuk menunggu di rumah sambil menjaga Ghavin dan Rayhan. Oma Mawar juga telah keluar dari rumah sakit dan saat ini tinggal di kediaman Elin dan Aditya.
"Ayu kalau suami kamu khawatir itu artinya dia sangat cinta sama kamu!" ucap Elin.
"Iya Mi, Ayu tahu Mi," ucap Ayunda menggenggam tangan Guna dengan erat. "Mas temenin Ayu ya di Ruang Operasi!" pinta Ayunda. Guna mencium tangan Ayunda dan kemudian meletakkan telapak tangan Ayunda ke pipinya.
"Kamu janji sama Mas akan menemani Mas sampai tua Ayu! Sampai gigi Mas copot semua dan kulit Mas bergelambir," ucap Guna membuat Ayunda terkekeh.
"Hehehe... Mas Guna ada-ada aja kalau gigi Mas ompong hahaha lucu banget ya Mas. Nggak bisa... " ucap Ayunda terhenti karena menyadari kehadiran Elin dan Ratna di Ruangan ini.
"Mama mau tahu aja urusan anak muda!" ucap Ayunda.
"Ayu Mama juga pernah muda bukan hanya kamu yang pernah muda," jelas Ratna membuat Ayunda terkekeh.
"Hehehe iya Mamaku." Ayunda berusaha mengalihkan pembicaraan membuat Guna menyunggingkan senyumannya.
Sebenarnya Ayunda juga merasa takut, namun ia berusaha untuk kuat karena tidak ingin keluarga besarnya khawatir. Gemal masuk kedalam ruang perawatan Ayunda bersama rekannya Gio Handoyo yang juga merupakan Dokter kandungan sama seperti dirinya.
"Wah rame yang nungguin kamu Mbak," ucap Gemal.
"Iya Gem, Mama dan Mami udah nggak sabar pengen peluk adeknya Ghavin," jelas Ayunda.
"Papa Guna nggak usah khawatir ya Pa, setelah adeknya Gahvin lahir akan ada adek yang ketiga" goda Gemal membuat Guna kesal dan menunjukkan tatapan lasernya kepada Gemal. "Wah Yu jangan sampai kebobolan lagi Yu," ucap Gemal membuat mereka semua tertawa.
"Ih Gemal kamu ini ada-ada aja!" ucap Ayunda.
Gio tersenyum mendengar Gemal yang jadi banyak bicara ketika bersama keluarganya berbeda dengan Gemal yang pendiam dan ditakuti bahkan disegenai rekan kerjanya.
"Nih dengar ya, jangan salahkan ibu mengandung salahkan bapak yang punya Bu-rung," ucap Gemal membuat mereka semua tertawa. "Nah gitu dong ketawa," ucal Gemal.
"Udah waktunya Gem," ucap Gio membuat Gemal menganggukkan kepalanya dan meminta Ayunda untuk bersiap menuju ruang operasi.