
Ayunda menyusun pakaiannya dan pakaian Guna di lemari pakaian. ia mendengar gemercik air dari dalam kamar mandi. Saat ini suaminya Guna sepertinya sedang mandi dan ia harus segera menghubungi resepsionis agar segera membawa kue ulang tahun untuk Guna ke kamar mereka. Bunyi ketukan pintu membuat Ayunda segera membuka pintunya dan melihat resepsionis membawa kue ulang tahun yang ia persiapkan untuk memberikan kejutan kecil pada suaminya. ketika ia baru saja sampai dari Bali ia segera menghubungi toko kue rekomendasi kedua sahabatnya dan meminta mereka mengantarkan kue ulang tahun ke Resort.
"Terimakasih ya!" ucap Ayunda ia meletakkan kue ulang tahun itu diatas meja dan ia segera menutup pintu kamarnya saat resepsionis itu pergi.
Ayunda tersenyum melihat kue ulang tahun yang masih berada didalam kotak. Ia memasukkan sesuatu kedalam kue itu dan kemudian meletakan kue ulang tahun itu kedalam lemari pakaian.
Ayunda sengaja tidak menyiapkan baju Guna seperti biasanya. Beberapa menit kemudian Guna keluar dari kamar dengan handuk yang melilit di pinggangnya dan ia menggosokkan handuk kecil dirambutnya. Guna melihat kearah ranjang dan terlihat Ayunda yang sedang terbaring diatas ranjang sambil memainkan ponselnya.
"Kamu nggak mandi?" tanya Guna.
"Lagi males Mas" ucap Ayunda.
Guna mengedarkan pandangannya mencari pakaian yang bisanya telah disiapkan oleh istrinya ketika ia selesai mandi. Ia tersenyum lalu duduk di ranjang tepat disebelah Ayunda. "Jadi ponsel lebih penting dari pada suami kamu?" tanya Guna membuat Ayunda melirik Guna dan kemudian kembali fokus dengan ponselnya.
"Kemarin Mas juga gitu main game sama Gemal sampai lupa istrinya lagi pengen makan bakso, untung saja Adinda dan Kak Alfa udah beliin bakso buat Ayu, Mas" jelas Ayunda sambil mengkerucutkan bibirnya membuat Guna merasa jika istrinya ini sangat lucu.
"Jadi ceritanya ini mau balas dendam nih sama suami?" tanya Guna menatap Ayunda dengan tatapan menyelidik.
"Mas pakai baju sana!" ucap Ayunda.
Guna menarik tangan Ayunda hingga tangan Ayunda menyetuh dadanya. "Maksud apa nih?" tanya Ayunda menatap suaminya dengan berpura-pura kesal.
"Nggak ada maksud apa-apa" goda Guna.
"Bohong kalau nggak maksud apa-apa Mas. Coba deh kalau Ayu yang kayak gitu sama Mas. pakek handuk dipinggang dan nggak pakek baju" ucap Ayunda kemudian ia merutuki kebodohannya saat melihat wajah Guna yang tersenyum padanya. "Nggak...maksud Ayu".
Ucapan Ayunda segera dipotong Guna "Kalau Mas ngeliatin kamu nggak pakai baju, Mas seranglah, kita war sampai kamu capek" ucap Guna membuat Ayunda membuka mulutnya.
P**embicaran apa ini kenapa suami gue jadi mesum kayak gini.
"Masku kalau ngomong nggak boleh kayak gitu didepan anak kecil!" ucap Ayunda menunjuk perutnya yang saat ini telah membuncit.
"Kamu tenang aja sayang dia pengertian kok sama Papanya. Soalnya ketika dia hadir dia nggak mau jauh dari Papanya" ucap Guna mengelus perut Ayunda membuat Ayunda memukul tangan Guna.
"Mas pakek baju sana nanti masuk angin!" kesal Ayunda karena ia memikirkan kejutan kecilnya yang berada didalam lemari.
Guna mendekati wajah cantik istrinya dan mencuri ciuman kilat dari bibir imut yang sejak tadi menggodanya cup... "Cap kasih sayang Papa ganteng" ucap Guna membuat Ayunda terkekeh.
"Mas kepedean banget sih hehehe" kekeh Ayunda.
Guna berdiri dan mendekati lemari pakaiannya. "Ayunda lupa menyiapkan pakaian suaminya dan sibuk bermain ponsel" ucap Guna sengaja mengucapkan kejanggalannya karena istrinya itu biasanya selalu menyiapkan pakaiannya jika sedang tidak tidur.
"Lupa Mas soalnya mau ngeliatin foto-foto di ponsel Mas kalau-kalau ada sesuatu yang mencurigakan. eh... nggak tahunya isinya foto aku semua" ucap Ayunda.
Guna membuka pintu lemari dan tersenyum melihat ucapan selamat ulang tahun yang tergantung disana dan ketika ia mencari pakaian yang digantung ada sebuak kotak kue dibawahnya. Guna mengambil pakaiannya dan segera memakainya. ia memakai kaos biru dan celana pendek bewarna hitam.
Guna berpura-pura tidak tahu dengan keberadaan kotak kue yang ada didalam lemari. ia segera menutup pintu lemari namun Ayunda telah berdiri dibelakangnya. "Mas yang ulang tahun kenapa Ayu yang mau dikerjain Mas. udah tahu ada kue ulang tahun tapi pura-pura nggak ngelihat!" kesal Ayunda membuat Guna tertawa.
"Nyanyi dong!" pinta Guna.
"Nggak" kesal Ayunda.
"Ya udah cium aja!" pinta Guna.
"Cup... " Ayunda menciup pipi Guna.
"Terimakasih kejutannya" ucap Guna. ia mengelus pipi istrinya itu dengan lembut.
"Maaf Ayu nggak kasih kejutan yang membuat Mas Guna terkejut!" ucap Ayunda.
"Siapa bilang nggak terkejut Mas tekejut kok" jujur Guna. Baginya kehadiran Ayunda adalah hal yang mengejutkan dan membahagiakan.
"Mas, Ayu lapar" rengek Ayunda
"Mau makan apa?" tanya Guna.
"Makan kue ulang tahun Mas, katanya sih kue ini enak" ucap Ayunda.
Guna membuka kue ulang tahun itu dan lagi-lagi ia tersenyum saat melihat chese cake bertuliskan I love u dan diatasnya ada foto Ayunda yang memonyongkan bibirnya seakan meminta Guna untuk menciumnya.
"Hahaha... oke sini dong bibirnya!" ucap Guna.
Ayunda memonyongkan bibirnya dan Guna menempelkan pipinya. "Kita foto ya!" ucap Guna dan ia segera mengambil ponselnya crek... Guna tersenyum saat melihat fotonya bersama istrinya. semenjak mengenal Ayunda ia banyak sekali melalukan hal-hal yang konyol yang tidak pernah ia lakukan sebelumnya.
"I love u" bisik Guna.
Ayunda memeluk Guna dengan erat "Aku cinta suamiku yang tampan ini!" ucap Ayunda. Ia kemudian melepaskan pelukannya dan menghidupkan lilin diatas kue. Guna mengambil foto istrinya yang berada diatas kue dan membersihkannya.
Ayunda menyanyikan lagu selamat ulang tahun dan Guna segera meniup lilinya. ia kemudian memotong kue dan meyuapkan kue itu kedalam mulut Ayunda.
"Ini untuk Mama" ucap Guna dan ia kembali menyuapkan kue itu kedalam mulut Ayunda "Ini untuk Kakak" ucap Guna.
"Kakak siapa?" tanya Ayunda.
"Itu diperut kamu kan si Kakak!" jelas Guna, ia kemudian kembali menyuapkan kue itu kedalam mulut istrinya. "Ini buat si adek, adek dan adek" ucap Guna membuat Ayunda mengerutkan dahinya "Nanti setelah melahirkan si Kakak insyallah bakalan ada adek-adeknya" ucapan Guna membuat Ayunda tersedak.
"Uhuk" Guna segera mengambil segelas air dan meminumkannya kepada Ayunda. "Yang ini aja belum lahir udah mikirin mau punya anak lagi" protes Ayunda.
"Kan kita hoby buat dedeknya sayang" ucap Guna membuat wajah Ayunda memerah. Untung saja Gunadarma yang seperti ini hanya akan ada khusus bersamanya saja karena ketika berkumpul bersama keluarganya atau di Kantor suaminya ini tidak akan mengatakan hal-hal yang pastinya akan membuatnya malu.
tbc...